Tips & Trik

Water Hammer: Pengertian, Efek dan Cara Mengatasinya

PUBLISHED DATE : 19 April 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/water_hammer_adalah.jpg

Mobil terendam banjir atau sering melewati area banjir akan mengalami water hammer. Kerusakan pada kendaraan akan terjadi ketika air masuk ke dalam mesin. Hal inilah yang perlu diwaspadai oleh semua pemilik mobil.

Terlebih bagi Anda yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, di mana ketika musim penghujan banjir kerap kali terjadi. Masih belum tahu bagaimana air bisa masuk ke dalam mesin dan bagaimana cara mengatasinya? Anda tak perlu khawatir, karena penjelasan lengkapnya bisa didapatkan di sini. 

Pengertian Water Hammer

Kendaraan akan mengalami mogok, baik saat menerjang atau sesudah melewati banjir. Penyebab utama mogoknya kendaraan tidak lain adalah karena water hammer. Istilah kerusakan ini tentu sudah sering didengar oleh para pemilik kendaraan. 

Baca Juga : Tidak Ribet, ini Biaya dan Cara Mutasi Motor Sendiri

Pengertian water hammer adalah kondisi saat air masuk ke ruang pembakaran, bisa juga masuk ke sistem pelumasan. Air bukanlah bahan yang dibutuhkan mesin untuk bekerja. Mesin justru membutuhkan udara untuk membantu sistem kompresi. 

Udara akan bekerja menekan piston, tapi jika air masuk maka tekanan justru berasal dari air. Tekanan yang dihasilkan dari air bisa lebih tinggi yang justru menimbulkan dorongan pada piston berlebihan. 

Akibat yang terjadi adalah setang piston akan bengkok. Air bisa masuk ke dalam mesin melalui berbagai celah seperti knalpot. Hal ini bisa terjadi ketika mobil melewati area banjir yang tingginya mencapai 50 cm atau lebih. 

Baca Juga : Belajar Motor Lebih Baik Pakai Motor Gigi daripada Matik, Benarkah?

Istilah ini disebut juga dengan hydrolocking, di mana air masuk melalui filter udara sehingga mesin mati mendadak. Masalah kedua juga bisa disebabkan oleh air yang masuk ke sistem pelumasan sehingga bercampur dengan oli. 

Air yang tercampur bersama oli akan menciptakan panas mesin mobil tidak stabil bahkan cenderung berlebih. Anda bisa mengeceknya dari indikator panas dan akibatnya juga membuat komponen mesin bengkok. 

Kerusakan yang terjadi akibat air tidak bisa dianggap remeh. Anda tetap harus berhati-hati saat mobil menerjang banjir karena efek kerusakannya bisa menghabiskan banyak biaya perbaikan. 

Baca Juga : Mudah, Ini Cara Mengurus STNK Hilang Bukan Atas Nama Sendiri

apa_itu_water_hammer

Efek Kendaraan Jika Mengalami Water Hammer

Dilihat dari apa itu water hammer, Anda tentu harus waspada sejak dini. Kerusakan yang akan dialami oleh mobil karena air tidak bisa dibiarkan begitu saja. Anda perlu tahu dampak buruk apa saja yang dialami serta cara mengatasinya. 

Soal dampak yang dihasilkan oleh water hammer ada beberapa macam. Berikut ini efek buruk yang perlu diperhatikan. 

  1. Kerusakan stang piston

Kerusakan yang paling sering terjadi adalah bengkoknya stang piston. Air yang masuk akan memberikan dorongan kuat berlawanan dari gerakan piston. Karena yang terkompresi adalah air bukan udara, maka stang piston mengalami bengkok. 

Pada kasus tertentu ketika mesin terus dinyalakan atau dibuat berjalan, stang piston justru bisa hancur. 

    2. Kebocoran pada mesin

Bukan hanya piston yang bengkok, namun air yang masuk dalam mesin bisa menimbulkan kebocoran. Pada bagian sambungan mesin terutama sangat rentan terhadap kebocoran. Kemunculan bocor tidak terjadi secara langsung, melainkan sedikit demi sedikit. 

Seiring berjalannya waktu, jika tidak segera ditangani kebocoran bisa menjadi besar. Tentu saja hal ini berpengaruh pada bagian lainnya yang terkena bocor. 

    3. Mobil tidak bisa menyala

Apabila sudah banyak komponen mesin yang rusak, maka sudah pasti mobil Anda tidak akan menyala atau mogok. Sistem pembakaran yang tidak berjalan dengan baik menjadi penyebab utamanya.  

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya