Tips & Trik

Awas, Trik Konvoi Salah Kaprah Ini Harus Kamu Hindari!

PUBLISHED DATE : 07 April 2019

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/Awas,_Trik_Konvoi_Salah_Kaprah_Ini_Harus_Kamu_Hindari.jpg

Konvoi kendaraan bermotor merupakan salah satu kegiatan yang banyak dilakukan komunitas tertentu. Selain sebagai ajang hiburan, tentu saja konvoi ini bertujuan untuk memperlihatkan kepada publik eksistensi mereka di dunia otomotif.

Tapi hati-hati, ternyata selama ini banyak trik konvoi yang justru salah kaprah dan cenderung membahayakan jika terus dilakukan. Apa sajakah itu?

Menyalakan Lampu Hazard

Baca Juga : Walau Kecil, Ini Fungsi Tutup Pentil Motor dan Mobil

Kini lampu hazard tidak hanya dipasang pada mobil, banyak sepeda motor yang mulai menggunakan lampu ini, baik hasil modifikasi ataupun fitur anyar langsung dari pabrikan.

Tapi ingat, jangan sekali-kali menggunakan lampu hazard untuk konvoi karena fungsinya bukan untuk itu, melainkan untuk emergency ketika Anda harus menepi karena beberapa faktor, termasuk saat motor mogok di tengah perjalanan.

Jarak Kendaraan Terlalu Dekat

Baca Juga : Penyebab Transmisi Matic Jadi Kasar Setelah Digunakan Perjalanan Jauh

Saat konvoi kecepatan motor memang cenderung lambat, dibawah 60 kpj. Tapi bukan berarti Anda bisa bebas berdempetan. Jarak ideal konvoi paling dekat 1 meter untuk masing-masing kendaraan.

Konvoi dengan jarak terlalu dekat sangat berbahaya karena siapapun tidak akan mampu memprediksi kapan kendaraan didepan akan melakukan pengereman mendadak. Dalam jarak yang terlalu dekat, kondisi ini sangat rentan menyebabkan tabrakan beruntun.

Konvoi Dengan Barisan Lurus

Baca Juga : Dongkrak Mobil: Fungsi, Jenis dan Cara Menggunakannya

Konvoi kendaraan tidak bisa disamakan dengan baris berbaris. Dalam dunia baris-berbaris, barisan yang lurus dan rapi akan terlihat lebih indah. Tapi saat konvoi, barisan yang lurus dan sejajar justru bisa sangat membahayakan, dan rentan menyebabkan kecelakaan beruntun.

Idealnya, cobalah untuk membentuk formasi zig-zag, yakni posisikan motor Anda berada diantara 2 motor yang berada di depan. Dengan cara ini, Anda punya banyak waktu untuk melakukan pengereman dan menghindar saat kendaraan paling depan melakukan pengereman mendadak.

Barisan Yang Terlalu Panjang

Barisan yang panjang dan berbaris rapi memang terlihat lebih indah, tapi hati-hati, makin banyak motor yang ikut dalam konvoi, semakin besar juga resiko kecelakaan yang mungkin terjadi. Selain itu, barisan yang terlalu panjang pun berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Solusinya, buatlah regu konvoi dengan jumlah anggota 10 motor per grup. Kemudian buat batasan jarak dari setiap grup, misalnya 50 meter per grup. Dengan cara ini, resiko tabrakan beruntun bisa diminimalisir, dan pengguna jalan lainnya akan lebih nyaman saat berkendara.

Halaman 1 Tampilkan Semua

Berita Lainnya