Tips & Trik

Stop Panik, Ini Penyebab Gas Motor Naik Sendiri

PUBLISHED DATE : 06 Oktober 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/10__Nex_Croos_(2).jpg

Pernahkah Anda mengalami kejadian gas motor naik turun sendiri saat sedang berkendara? Kondisi ini tentu sangat berbahaya jika Anda tidak memiliki reflek yang tinggi dan segera mematikan sepeda motor. 

Gas yang naik turun ini bisa mengakibatkan kecelakaan saat berkendara karena Anda tidak bisa mengendalikannya sesuai keinginan. Apa yang jadi penyebab gas motor naik sendiri? Bagaimana cara Anda untuk mengatasinya? 

Agar terhindar dari kecelakaan ketika sedang menaiki sepeda motor, Anda bisa mencari tahu apa saja penyebabnya. 

Baca Juga : Perlukah Rutin Melakukan Pembilasan Oli Motor?

8 Penyebab Gas Motor Naik Sendiri yang Harus Diwaspadai 

Gas motor yang naik turun bisa terjadi kapan saja dan akan mempengaruhi kecepatan kendaraan melaju. Sangat berbahaya jika tiba-tiba gas meningkat padahal di depan Anda sedang ada orang menyeberang, kendaraan atau objek lainnya. 

Anda bisa mengalami kecelakaan tunggal atau beruntun yang membahayakan nyawa. Oleh karena itulah jika Anda merasa tekanan gas sedikit tidak beraturan sebaiknya segera berhenti dan mengecek ke bengkel. 

Baca Juga : Komponen Sistem Kemudi Sepeda Motor dan Jenis-Jenisnya

Sebenarnya gejala awal gas tidak stabil ini bisa Anda ketahui pada saat menyalakan motor pertama kali dari kondisi dingin. Pada motor injeksi, gas motor akan naik turun ketika start awal dan hal ini sangat umum karena choke otomatis sedang bekerja normal 

Hanya saja jika ternyata ketidakstabilan gas terus berlangsung hingga beberapa menit artinya terdapat masalah pada motor. Anda sebaiknya tidak mengendarai motor dengan gejala ini dalam kecepatan tinggi. 

Adapun penyebab gas motor naik sendiri adalah sebagai berikut:

  • Terdapat Masalah pada Kabel Gas

Baca Juga : Mengenal Apa Itu Flat Visor pada Helm

Komponen pertama dan paling sering menjadi penyebab gas motor naik turun sendiri adalah kabel gas. Kabel ini biasanya jarang diganti karena cukup awet yakni bisa sampai 5 tahun lebih. 

Hanya saja masalah pada kabel bisa saja terjadi setelahnya atau akibat pemakaian. Kabel yang seharusnya sudah diganti biasanya berkarat pada bagian selongsong gas atau karet penutupnya robek dan retak. 

Setelan kabel gas ini juga harus benar sehingga tidak tertekuk yang membuat gerakan kawat dalam selongsong gas tidak lancar. Selain itu setelan yang terlalu rapat akan membuat tarikan terlalu kencang ketika grip sedikit saja digerakkan. 

  • Kerusakan pada Choke Otomatis 

Setiap motor selalu dilengkapi dengan choke otomatis yang akan membantu menambah debit bensin ketika motor masih dingin. Choke otomatis ini akan bekerja pada saat Anda pertama kali menyalakan kendaraan. 

Choke otomatis juga bisa menjadi penyebab gas motor naik sendiri ketika mengalami kerusakan. Penyebab ini membuat suplai bensin ke ruang bakar jadi berlebihan ketika motor posisi idle atau tidak. 

Cara untuk mengetahui bahwa kerusakan berasal dari choke otomatis sangatlah mudah. Anda bisa menyalakan kendaraan dari kondisi dingin pada posisi idle. Jika gas tetap naik turun meskipun mesin sudah panas maka choke otomatis sudah pasti error. Bahkan muncul suara berdengung. 

  • Filter Udara yang Belum Dibersihkan

Penyebab gas motor naik sendiri saat mesin panas yang selanjutnya juga bisa berasal dari filter udara. Supaya tenaga dihasilkan perlu bantuan udara dan BBM supaya pembakaran berjalan dengan lancar. 

Filter udara bertugas untuk menyaring kotoran yang berada di udara sehingga pembakaran terjadi dengan sempurna. Kotoran yang menumpuk pada saringan udara ini akan membuat pasokan udara dalam ruang bakar berkurang. 

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya