Tips & Trik

Radiator Mobil Bocor? Begini Solusi dan Tips Merawatnya

PUBLISHED DATE : 28 Januari 2021

Ertiga 2020

Oleh sebab itu, Anda harus menutup radiator ini dengan rapat untuk melindungi coolant dari temperatur panas. Jika coolant sudah tidak bisa menahan temperatur, maka radiator akan mengalami karatan sehingga lebih cepat bocor.

  • Mengecek Volume Cairan Radiator Mobil Secara Rutin

Jangan lupa untuk rutin mengecek jumlah volume cairan yang terdapat pada radiator mobil. Anda harus memastikan bahwa takaran cairannya sudah pas sehingga radiator bisa bekerja dengan maksimal.

Jika cairannya berkurang, Anda bisa mengisinya kembali hingga jumlahnya pas. Ini gunanya adalah, agar radiator tetap statis.

Selanjutnya, pastikan juga cadangan air untuk radiator. Batasan amannya adalah saat arah panah berada di antara indikator low dan full. Jika cadangan air untuk radiator berkurang, harap segera melakukan pengisian ulang.

Mengapa volume cairan harus tetap tercukupi? Alasannya karena radiator yang tidak memiliki cairan pas, kinerjanya akan menurun sehingga mudah mengalami kenaikan temperatur. Kenaikan temperatur ini akan menjadi salah satu penyebab radiator bocor.

  • Segera Mendeteksi Kerusakan Radiator

Baca Juga : Apa Itu Freon AC pada Mobil, Fungsi, dan Jenisnya

Ketika mobil mendadak tidak bisa berjalan, kemungkinan ada kerusakan pada bagian radiatornya. Langkah yang bisa Anda lakukan adalah mengecek bagian mana yang mengalami kerusakan. Bagian pertama yang harus Anda cek adalah komponen besi dan aluminium pada radiator.

Jika ada salah satu komponen radiator yang terbuat dari bahan tersebut mengalami kebocoran atau kerusakan, Anda bisa langsung menggantinya. Jangan sampai didiamkan dalam waktu yang lama, karena hal itu akan memperparah kerusakan.

  • Selalu Membersihkan Komponen yang Terdapat Pada Radiator

Ada beberapa komponen yang harus rutin dibersihkan. Komponen yang pertama adalah kisi-kisi udara dan bagian pompa oli. Kisi-kisi udara yang berfungsi untuk mengatur keluar masuk angin harus rutin dibersihkan.

Jika dibiarkan, dikhawatirkan komponen ini akan kotor sehingga gagal menyaring udara bersih. Begitu pula dengan pompa oli.

Selanjutnya untuk bagian kedua ada kipas pendingin, di mana fungsinya adalah untuk menetralkan panas pada mesin mobil. Anda tinggal memastikan kondisi tali kipas dalam keadaan yang aman dan tidak kendur.

Halaman 1 2 3 4 Tampilkan Semua

Berita Lainnya