Tips & Trik

Oli Mesin Motor Manual Dipakai Matic, Apa yang Terjadi?

PUBLISHED DATE : 18 Mei 2020

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/oli_mesin.jpg

Saat ini ada dua jenis motor yang dijual di pasaran yakni motor matic dan juga motor manual. Kebanyakan dari kita sekarang lebih suka menggunakan motor matic karena simple untuk dikendarai, kita tidak perlu lagi repot-repot oper gigi saat mengendarai motor matic. Berbeda dengan menaiki motor manual yang memaksa kita untuk mengoper gigi saat mengendarai nya.

Kedua jenis motor ini tentu saja juga harus mendapatkan perawatan, terutama perawatan pada mesin motor. Nah salah satu bentuk perawatan terhadap mesin motor adalah dengan memberi pelumas atau oli mesin motor. Namun dalam membeli oli mesin motor ini apakah sama untuk motor matic dan manual?

Bisakah Oli Mesin Motor Manual Dipakai Untuk Motor Matic?

oli mesin motor

Baca Juga : Cara Mudah Membedakan Busi Asli dan Palsu

 

Anda harus tahu jika antara motor manual dan motor matic ini memiliki sistem yang berbeda. Karena pada motor manual ini memakai kopling basah yang artinya kopling ini akan terendam oleh oli. Berbeda pada motor matik yang memakai kopling kering.

1.   Oli Matic Dipakai Untuk Motor Manual

Jika motor manual menggunakan oli khusus motor matic maka bisa menyebabkan terjadinya selip kopling. Hal ini karena pelumas oli mesin motor matic lebih dikhususkan pada kinerja dari mesin.

Baca Juga : Power Steering Berat : Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ini berarti formula pada oli matic berguna untuk mengurangi gesekan pada mesin seminim mungkin, hal ini akan membuat mesin menjadi bekerja lebih ringan dan juga pemakaian bahan bakar menjadi lebih efisien.

2.   Oli Manual Dipakai Untuk Motor Matic

Lalu bagaimana jika oli motor manual dipakai untuk motor matic? nah karena motor matic ini kebanyakan menggunakan kopling kering, dan pada kopling kering ini berada di CVT jadi tugas dari oli hanya untuk memberikan perlindungan internal terhadap mesin saja. Jadi bukan menjadi masalah jika oli manual dipakai untuk motor matic.

Jadi kesimpulannya adalah oli motor manual ini tidak disarankan jika dipakai untuk motor matic, begitu pun dengan sebaliknya. Oli motor matic tidak disarankan dipakai untuk motor manual.

Baca Juga : Dinamo starter: Fungsi, Komponen dan Cara Kerjanya

Jika kita menggunakan oli motor matic untuk motor manual maka resikonya akan terjadi selip kopling pada motor manual kita tersebut.

Cara Membedakan Oli Motor Manual dan Oli Motor Matic

Setelah Anda mengetahui apakah oli manual aman dipakai untuk motor matic dan juga sebaliknya, tentu saja Anda yang memiliki motor matic akan tenang-tenang saja kan sebab tidak masalah motor matic menggunakan oli motor manual. Namun bagi Anda yang memiliki motor manual tentu saja akan berhati-hati dalam memilih oli agar tidak salah pilih.

Lalu Bagaimana Cara Membedakan Oli Motor Matic dan Oli Motor Manual?

Tentu saja antara oli motor matic dan juga oli motor manual memiliki perbedaan yang bisa Anda lihat dari kemasan atau botol oli tersebut. Berikut dibawah ini adalah cara membedakan oli motor manual dan oli motor matic.

Melihat Kode Jaso Pada Kemasan Oli Motor

Cara paling mudah yang bisa kita lakukan untuk membedakan oli motor matic dan oli motor manual adalah melihat dari kode Jaso atau Japanese Automotive Standards Association.

Biasanya untuk oli motor matic ini mendapatkan kode JASO MB yang berarti menunjukan terdapat kandungan Molibdenum di dalam oli tersebut. kandungan ini berguna untuk menambahkan tingkat pelumasan pada mesin.

Sedangkan pada oli motor manual ini mendapatkan kode JASO MA yang berarti terdapat kandungan zat aditif berupa senyawa yang berguna untuk menjadikan kopling menjadi presisi. Jika kita menggunakan oli motor matic maka pergesekan gigi transmisi akan menjadi kasar.

Perhatikan Kekentalan Oli Motor

Selain melihat dari kode JASO yang terdapat pada kemasan oli, kita juga bisa membedakan oli motor matic atau manual melalui tingkat kekentalan dari oli motor tersebut.

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya