Mudah, Ini Tips Mengatasi Piringan Cakram Motor Yang Macet
16 Februari 2026
Admin
Bagikan
Dalam sistem pengereman motor terdapat piringan cakram. Komponen tersebut penting untuk mendukung kinerja rem agar tetap maksimal. Sehingga laju kendaraan dapat ditahan ataupun dihentikan.
Sayangnya piringan cakram motor bisa mengalami kemacetan. Ada berbagai penyebab terjadinya masalah tersebut. Namun Anda tidak perlu khawatir karena piringan cakram motor yang macet dapat diperbaiki. Silakan simak informasinya pada artikel berikut ini.
Fungsi Rem Cakram Motor
Sebelum memasuki penyebab dan cara mengatasi piringan cakram motor macet, mari memahami terlebih dahulu fungsinya agar Anda mengetahui betapa pentingnya komponen tersebut.
Fungsi utama dari rem cakram motor adalah untuk menghentikan kendaraan. Tentunya fungsi ini sangat penting. Apalagi jika Anda berada di kondisi mendesak. Misalnya harus berhenti secara tiba-tiba, menghindari tabrakan, dan lain sebagainya,
Rem cakram motor menjadi salah satu dari dua jenis rem. Disebut sebagai rem cakram karena terdapat bagian yang dinamai cakram.
Cakram tersebut bentuknya mirip piringan dan terbuat dari besi tuang. Nah alat itulah yang mampu menahan laju roda motor Anda.
Piringan cakram dipasang di as roda. Pemasangan tersebut dihubungkan dengan roda yang berputar lewat sambungan baut. Dengan begitu, disc ikut berputar ketika kendaraan berjalan dan roda sedang berputar.
Gaya gesek piringan cakram motor amat kuat. Kemampuan tersebut yang menjadi alasan mengapa rem cakram motor lebih baik dibandingkan rem jenis biasa. Karena itu pula rem cakram banyak digunakan karena aman dan efektif.
Cara Kerja Sistem Rem Cakram

Ingin tahu bagaimana sistem rem cakram bekerja? Ini penjelasannya. Ketika pengemudi menarik tuas rem, maka master rem mendorong cairan dari rem untuk turun ke kaliper rem lewat selang rem.
Saat cairan sudah di kaliper, cairan tersebut mendorong piston di kaliper. Piston kaliper pun bergerak untuk menekan brake pad. Pergerakan tersebut akan menyebabkan gaya tekan antara piringan rem dan brake pad.
Setelah itu gesekan dan panas pun terjadi sehingga putaran piringan rem secara perlahan mengurangi kecepatan motor dan akhirnya berhasil berhenti.
Sementara itu, saat tuas rem dilepas, pegas yang ada di area pedal rem menarik rem ke posisi semula. Gaya pengereman yang terjadi antara brake pad dan piringan rem jadi ikut terlepas. Piringan pun berputar seperti semula sehingga tidak terjadi pengereman.
Penyebab Piringan Cakram Motor Macet
Setelah memahami fungsi dan cara kerja dari rem cakram motor, sekarang mari kita membedah penyebab piringan cakram motor mengalami kemacetan.
Rem yang macet tidak bisa kembali ke posisi awal setelah ditarik. Kemacetan tersebut pun menyebabkan roda tidak bisa berputar walaupun tuas rem sudah Anda lepas.
Kondisi tersebut terjadi karena kampas rem masih melekat di roda. Karena itulah roda tidak dapat berputar. Kendaraan juga terasa berat ketika didorong atau jalan.
Sangat mengganggu bukan? Maka dari itu penting untuk mengetahui penyebabnya agar Anda bisa segera memperbaiki. Berikut beberapa penyebabnya piringan cakram motor macet:
1. Komponen Rem Cakram Motor Sudah Kotor
Kotoran menjadi penyebab utama mengapa cakram motor mengalami kemacetan. Umumnya kotoran muncul dari debu yang ikut masuk dan melekat di piringan rem.
Jika Anda tidak segera membersihkan debut tersebut, maka rem cakram motor bisa seret dan seiring berjalannya waktu akan menyebabkan rem menjadi macet.
2. Piringan Rem Cakram Motor yang Berkarat
Selain kotoran, karat yang terjadi pada piringan rem cakram pun bisa menyebabkannya macet. Karatan bisa terjadi ketika motor yang Anda miliki jarang digunakan atau terpapar air hujan.
3. Kampas Rem yang Sudah Rusak atau Aus
Kondisi kampas rem yang sudah rusak dan aus tersebut bisa mengakibatkan rem tidak bisa berfungsi secara maksimal bahkan macet.
Kampas rem yang amat tipis maupun tidak rata bisa menyebabkan gesekan menjadi terlalu berlebihan.
Kampas rem bisa mengalami keausan karena bergesekan secara langsung dengan roda. Rem pun akan berdecit ketika tuas rem Anda tarik.
Mengatasi Piringan Rem Cakram Motor yang Bermasalah
Masalah pada cakram motor yang macet bisa Anda atasi dengan beberapa cara berikut:
1. Mengatasi Rem Macet Karena Kotor
Tentunya cara paling mudah untuk mengatasi rem macet karena kotor adalah dengan membersihkannya. Biasanya kotoran tersebut menempel di master rem motor.
Untuk membersihkannya Anda bisa melakukan cara berikut:
- Siapkan kunci L dan buka kaliper yang ada di piringan cakram motor
- Kemudian lepaskan kaliper yang sudah dibuka tersebut
- Siapkan sabun cuci piring cair yang dicampur dengan air
- Semprot celah piston kecil dan komet master rem hingga benar-benar bersih
- Setelah itu pasang kembali kaliper. Pastikan posisinya tepat.
2. Mengatasi Rem Macet Karena Karatan
Selanjutnya, mengatasi rem macet karena karatan. Tentunya Anda harus membersihkan karat tersebut dari piringan cakram. Berikut caranya:
- Buka kaliper dari piringan cakram.
- Setelah kaliper terlepas, bersihkan karat tersebut hingga piringan cakram benar-benar bersih
- Setelah karat sudah Anda pastikan hilang semua, aplikasikan grease atau dikenal juga gemuk pada piringan cakram
- Terakhir pasang kembali kaliper pada posisi semula, pastikan Anda memasangnya dengan tepat
3. Mengatasi Rem Macet Karena Kampas Habis
Permasalahan ini tidak bisa Anda lakukan sendiri. Anda harus membawanya ke profesional yakni bengkel.
Kampas rem yang sudah habis harus diganti dengan kampas baru. Pemasangannya harus dilakukan di bengkel ya agar ditangani secara profesional.
Menjaga Cakram Motor agar Awet
Setelah Anda melakukan perbaikan, maka sudah sepatutnya untuk melakukan perawatan pada piringan cakram motor agar tetap awet. Anda dapat mengikuti beberapa langkah berikut untuk merawat piringan cakram:
Baca Juga : Fungsi Expansion Valve : Komponen dan Cara Kerjanya
1. Rutin Melakukan Penggantian pada Kampas Rem
Hindari membiarkan kampas rem menjadi tipis bahkan hanya tersisa besi. Anda bisa menggantinya setiap 9.000 hingga 12.000 kilometer.
Namun jika kampas rem Anda sudah mengalami penipisan sebelum jarak rekomendasi, maka segera lakukan penggantian.
2. Rutin Mengganti Minyak Rem
Pastikan Anda mengganti minyak rem secara rutin. Biasanya penggantian minyak bisa dilakukan tiap 2 tahun sekali atau ketika sudah menempuh jarak 24.000 kilometer.
Tanda minyak rem harus diganti lainnya adalah ketika sudah berubah warna menjadi gelap. Dengan mengganti rutin, kualitas rem akan optimal.
3. Membersihkan Kaliper
Selain memastikan minyak rem diganti rutin, Anda juga harus melakukan pembersihan kaliper. Rem cakram motor itu terbuka sehingga saat Anda berada di jalan, kotoran akan menempel di piston atau kanvas. Jika kotor, kinerja rem akan berkurang.
4. Menggosok Piringan Cakram Motor
Selain mengganti piringan cakram, Anda juga bisa menggosoknya dengan amplas. Tujuannya agar permukaan piringan tetap rata. Proses tersebut juga bisa menjaga kebersihan dan kinerja pengereman pun tetap optimal.
5. Hindari Pengereman Mendadak
Sebisa mungkin hindari melakukan tindakan pengereman mendadak. Karena tindakan tersebut bisa menyebabkan kampas rem bekerja lebih keras.
Akhirnya proses keausan pun terjadi lebih cepat. Usahakan untuk mengerem secara perlahan dan stabil demi menjaga kondisi kampas rem.
Piringan cakram motor yang macet tentu sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lain.
Maka dari itu selalu pastikan kondisinya baik. Lakukan perawatan rutin di bengkel resmi Suzuki. Kunjungi suzuki.co.id untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai perawatan kendaraan Anda.