Tips & Trik

Mengapa Harus Memanaskan Mobil?

PUBLISHED DATE : 01 Februari 2019

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/ertigaa1.jpg

28._ertiga__2_

Dampak Jika Terlalu Sering Memanaskan Mobil 

Apa yang akan terjadi jika Anda tetap menerapkan kebiasaan memanaskan kendaraan setiap hari? Tentu saja ada dampak yang akan terjadi dan cukup merugikan, baik itu untuk lingkungan dan juga mesin mobil. 

Berikut ini dampak yang akan muncul jika Anda tetap memanaskan mobil setiap hari. 

    1. Boros Bahan Bakar

Dampak pertama yang sangat merugikan kantong Anda adalah boros bahan bakar. Meskipun mobil Anda sudah diklaim hemat BBM namun jika Anda memanaskannya setiap hari, tetap saja ada bahan bakar yang dibuang. 

    2. Pencemaran Lingkungan

Kendaraan yang digunakan sehari hari sudah menimbulkan emisi gas buang. Jika masih ditambah kegiatan memanaskan setiap hari tentu akan mencemari lingkungan. Apalagi jika Anda memanaskan kendaraan hanya di dalam garasi tertutup. 

Emisi gas buang bisa merusak udara di dalam ruangan yang ventilasi udaranya buruk. Andapun pemilik rumah akan menghirup lebih banyak emisi gas tersebut yang tidak baik untuk kesehatan. 

    3. Membuat Dinding Silinder Mengering

Ketika Anda terlalu lama memanaskan mobil dalam kondisi idle atau tidak jalan, maka akan membuat pembakaran tidak sempurna di ruang bakar. Dampak buruknya adalah ruang silinder lebih tepatnya di bagian dinding akan mengering. 

Penyebabnya adalah sisa bahan bakar tidak terbakar dan justru menempel pada dinding silinder. Efek ini akan membuat minyak pelumas tidak bekerja melumasi bagian dinding. 

    4. Muncul Karat di Pipa Knalpot

Terlalu sering memanaskan bahkan setiap hari akan membuat uap air lebih cepat muncul di knalpot. Alasannya perubahan suhu dingin ke panas yang sering. Masalah ini akan muncul ketika Anda memanaskan mobil pada kondisi idle dan akhirnya pipa knalpot pun berkarat. 

    5. Mempercepat Kerusakan Busi

Setiap hari memanaskan mobil dalam waktu lama akan lebih cepat merusak busi. Alasannya busi tidak berada di suhu yang seharusnya sehingga mempercepat kondisinya untuk kotor. Alasan ini jugalah yang membuat konsumsi BBM meningkat. 

    6. Rusaknya Catalytic Converter

Catalytic converter adalah komponen yang berada dekat dengan bahan yang mudah terbakar. Fungsinya adalah untuk menyaring hidrokarbon, karbon monoksida, dan nitrogen sehingga tidak banyak polusi yang dikeluarkan kendaraan. 

Letak dari komponen ini dan kebiasaan memanaskan terlalu sering akan membuatnya lebih cepat panas. Padahal catalytic converter tidak boleh terlalu panas hingga suhu lebih dari 400-500 derajat Celcius. 

Apabila terlalu panas maka komponen ini tidak akan bisa bekerja maksimal bahkan sampai rusak. Anda harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk memperbaikinya. 

Tips Memanaskan Mobil dengan Benar

Melihat dampak tersebut Anda pun harus tahu kapan dan bagaimana untuk memanaskan kendaraan dengan tepat. Pastikan jenis mesin dari mobil yang Anda gunakan sehingga tidak salah soal waktu pemanasan. 

Kemudian ikuti beberapa tips berikut ini ketika Anda hendak melakukannya. 

    1. Hindari Memanaskan dalam Posisi Idle

Lebih baik untuk memanaskan dalam keadaan mengendarai bukan posisi idle. Karena posisi tersebut membuat mobil lebih cepat panas. Selain itu juga banyak komponen seperti transmisi yang perlu bergerak. 

    2. Hindari Menyalakan AC Langsung

Sebaiknya Anda membuka jendela saat memanaskan dan jangan menyalakan AC  langsung setelah mesin menyala. Tunggu beberapa menit atau justru tidak perlu menyalakannya. 

    3. Mengoperasikan Semua Tombol

Saat memanaskan Anda juga perlu untuk menyalakan semua tombol pada mobil untuk mengecek fungsinya. Pastikan tidak ada masalah pada semua komponen yang terhubung dengan tombol tersebut. 

    4. Cek Indikator pada Mobil

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya