Tips & Trik

Komponen Sistem Starter Mobil: Cara Kerja dan Fungsinya

PUBLISHED DATE : 20 Maret 2022

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/42133109_s.jpg

__________________________________________________________________________________________________

Apabila ring gear menyentuh dinamo yang berada di bagian belakang kunci, lambat laun fly wheel akan berjalan sebagaimana mestinya. Jika hal ini terjadi, kendaraan Anda menyala dan mesin pun mulai bekerja.

Komponen Sistem Starter Mobil dan Fungsinya

139669286_s

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, starter mobil  terdiri atas berbagai komponen yang memegang fungsi penting terhadap kendaraan. Beberapa komponen tersebut akan dijelaskan dalam daftar di bawah ini, berikut masing-masing fungsinya.

  • Saklar

Saklar adalah komponen pertama pada rangkaian starter mobil. Biasanya saklar berada di bagian luar sistem dan menjadi tempat masuknya kunci. 

Komponen ini cukup penting bagi kendaraan karena berfungsi untuk menciptakan arus listrik dalam jumlah besar ke armature. Selain itu, saklar berguna dalam memutuskan dan menghubungkan gigi pinion dengan ring gear flywheel.

  • Komutator

Komutator adalah komponen berbentuk lingkaran yang biasanya terpasang pada rangkaian Armature dalam sistem starter mobil. Adapun fungsinya adalah sebagai alat untuk mengantarkan energy listrik dalam jumlah besar dari Saklar ke Armature. 

Ketika mengantarkan energi listrik, komutator akan berputar. Kencang tidaknya putaran tergantung seberapa besar arus yang dialirkan. Nantinya, Armature akan menerima tenaga dari komponen tersebut untuk diubah ke energi mekanik.

Masih banyak komponen sistem starter, apa saja bisa Anda cek di halaman berikutnya.

__________________________________________________________________________________________________

  • Armature

Komponen ketiga pada rangkaian sistem starter mobil adalah Armature. Fungsinya untuk menangkap energi listrik dari komutator.

Selain itu, salah satu komponen sistem starter ini berguna untuk mengubah energy listrik menjadi energi mekanik dalam bentuk putaran. Energi tersebut akan menggerakan gigi pinion, sehingga seluruh bagian pada mesin mobil menyala sebagaimana mestinya.

  •  Brush Coil

Secara umum, komponen ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu negatif dan positif. Setiap bagiannya memiliki fungsinya tersendiri yang berguna untuk sistem starter kendaraan.

Untuk  brush coil berjenis positif, ia bertugas untuk menyalurkan aliran listrik dari armature ke kumparan inti atau field coil. Sementara itu, mengalirkan energi listrik dari armature ke massa adalah tugas dari brush coil negative

  • Field Coil

Field Coil juga bisa disebut dengan kumparan medan. Seperti namanya, komponen ini menjadi inti dari seluruh rangkaian sistem starter. 

Adapun bentuknya seperti sebuah tabung berbahan dasar besi. Di dalamnya, ada inti kutub yang dililitkan menggunakan tembaga.  Lilitan tersebut digunakan untuk menghasilkan medan magnet dalam jumlah besar, sehingga bisa mengaktifkan mesin mobil.

_________________________________________________________________________________________________

  • Kopling Starter

Komponen selanjutnya pada rangkaian sistem starter motor dan mobil adalah kopling starter. Alat ini berguna untuk meneruskan putaran yang diberikan armature kepada fly wheel melalui gigi pinion agar bisa berputar sebagaimana mestinya.

Selain itu, kopling starter juga mampu mengamankan kumparan medan dari kerusakan. Mengingat ketika kendaraan dipacu dalam kecepatan sangat tinggi, semisal 100 km/jam, gigi pinion cenderung berputar ke arah sebaliknya. 

  • Gigi Pinion
Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya