Tips & Trik

Ketahui, Ini Fungsi Koil Mobil dan Cara Kerjanya

PUBLISHED DATE : 28 Januari 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/fungsi_koil.jpg

Fungsi koil merupakan salah satu onderdil penting pada mesin kendaraan yang berbentuk gulungan kawat tembaga yang dialiri oleh arus listrik yang disebut kumparan. 

Bagi kendaraan yang menggunakan mesin seperti mobil, koil memegang peran yang sangat penting. Benda yang satu ini memiliki andil besar bagi hidup dan matinya mesin dari kendaraan tersebut. Dengan kata lain, tanpa adanya komponen ini, maka mesin kendaraan tidak akan bisa dihidupkan.

Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan koil ini? Mengapa benda ini begitu sangat dibutuhkan bagi kendaraan bermesin seperti mobil? Jika Anda penasaran dengan beberapa aspek tersebut, penjelasan berikut ini akan membahasnya satu persatu.

Fungsi Koil Mobil

Baca Juga : Jangan Panik, Ini Penyebab Karburator Banjir & Solusinya

Koil sebenarnya merupakan nama dari salah satu onderdil mesin kendaraan. Komponen ini berbentuk gulungan kawat tembaga yang dialiri oleh arus listrik yang disebut dengan kumparan.

Besar diameter dari kawat tembaga serta jumlah gulungan dari tiap-tiap bagian onderdil ini tidak sama. Koil sendiri terdiri dari tiga kumparan atau tiga gulungan. Berikut rinciannya.

  • Kumparan Primer

Kumparan yang pertama disebut dengan kumparan primer. Kumparan ini merupakan gulungan kawat tembaga berdiameter antara 0,5 mm hingga 1,0 mm. Sedangkan jumlah gulungan berkisar antara 150-300 gulungan.

  • Kumparan Sekunder

Baca Juga : Kenali 5 Penyebab Rantai Motor Berisik

Kumparan yang kedua disebut kumparan sekunder, yang merupakan gulungan kawat tembaga dengan ukuran sekitar 0,05mm hingga 0,1mm. Kumparan sekunder ini memiliki jumlah lilitan kawat yang lebih banyak, sekitar 15.000-30.000 lilitan.

  • Komponen Penyekat

Selanjutnya, bagian yang ketiga disebut dengan komponen penyekat, yaitu bagian koil yang menjadi penyekat atau pemisah antara kumparan primer dan kumparan sekunder.  Bagian ini terbuat dari kertas khusus atau resin yang memiliki kemampuan menahan panas hasil dari induksi.

Mengenai peran dari masing-masing kumparan pada komponen ini yang sudah disebutkan ini berbeda. Namun, ketiga komponen tersebut fungsi utamanya sama. Fungsi tersebut yakni sebagai pemicu atau penghasil panas berupa loncatan bunga api listrik ke arah busi sehingga mesin mobil bisa menyala.

Baca Juga : Ketahui, Ini Fungsi Alternator dan Komponennya

Kedua kumparan pada koil mobil ini, akan menghasilkan tegangan listrik hasil dari induksi elektromagnetik dari kedua kumparan tersebut. Arus listrik yang dihasilkan kedua kumparan tersebut akan digunakan untuk menghasilkan loncatan bunga api listrik ke arah busi di dalam ruang bakar.

Jadi, fungsi koil adalah sebagai alat untuk menaikkan tegangan listrik dari 12 volt hingga menjadi 25.000 volt dari hasil induksi elektromagnetik yang dihasilkan dari kedua kumparan primer dan sekunder.

Panas yang dihasilkan akan digunakan untuk menghasilkan percikan api pada busi, sehingga mesin bisa menyala.

fungsi_koil_mobil

Cara Kerja Koil Mobil

Bagaimana koil ini akan bekerja sehingga bisa membuat mesin mobil menyala? Bagaimana pula masing-masing komponen yang terdiri dari kumparan primer dan kumparan sekunder ini bisa menghasilkan arus listrik?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, koil terdiri dari beberapa kumparan dimana diantaranya adalah kumparan primer dan kumparan sekunder. Masing-masing kumparan ini terbentuk dari lilitan kawat tembaga dengan ukuran diameter dan jumlah lilitan yang berbeda.

Kumparan tersebut akan bisa menghasilkan medan magnet apabila ada arus listrik yang mengalir di dalamnya. Besar dan kuat medan magnetnya pun tergantung dari banyaknya lilitan kawat pada kumparan. Semakin banyak lilitan, maka semakin besar pula medan magnet yang dihasilkan.

Induksi elektromagnetik dari kedua kumparan pada koil, tidak akan bisa menghasilkan gaya gerak listrik tanpa adanya pemutusan aliran listrik yang tiba-tiba dilakukan. Adanya pemutusan aliran listrik secara tiba-tiba tersebut akan menimbulkan percikan api pada busi, sehingga mesin mobil menyala.

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya