Tips & Trik

Ketahui Fungsi Evaporator AC Mobil, Jenis dan Cara Kerjanya

PUBLISHED DATE : 13 April 2021

Cara Kerja Evaporator

Mobil diproduksi dengan dukungan berbagai komponen penting pendukung. Salah satu komponen penting ini adalah evaporator AC mobil yang harus dijaga dan dirawat dengan baik. Perawatan yang baik ini tentu bisa dilakukan dengan mengetahui seputarnya secara rinci. 

Tentu saja ada banyak informasi penting terkait komponen tersebut. Mulai dari fungsi evaporator, jenis-jenisnya, hingga cara kerjanya.

Kondisi AC mobil pun jadi lebih terjaga dan berkualitas berkat komponen ini. Untuk mengetahui info lengkapnya, simak ulasan berikut.

Fungsi Evaporator AC Mobil

Pada umumnya, fungsi evaporator AC mobil adalah menyerap udara panas yang ada di dalam kendaraan untuk kemudian dihembuskan menjadi udara dingin. Namun terdapat beberapa fungsi lainnya yang perlu diketahui terkait komponen ini, seperti daftar di bawah ini.

  1. Memastikan Kinerja AC

Fungsinya yang pertama adalah memastikan kinerja AC apakah sudah benar atau tidak. Biasanya hal ini bisa dilihat dari udara yang dikeluarkannya.

AC yang mengalami permasalahan biasanya tidak mengeluarkan hawa sejuk. Dengan begitu, bisa disimpulkan bahwa evaporator tidak berjalan normal.

  1. Mengubah Freon

Evaporator AC mobil juga memiliki fungsi untuk mengubah freon yang ditampungnya menjadi udara yang dingin dalam bentuk uap.

Freon pun akan dipompa dan bisa sekaligus menentukan kecepatan AC dalam mendinginkan kendaraan. Bahkan suhunya mampu menyentuh hingga 100 derajat Celcius.

Baca Juga : Ternyata, Ini Fungsi Release Fork dalam Sistem Kopling

Pada suhu maksimum tersebut, maka freon pun juga bisa diarahkan menuju kondensor dan mencapai suhu 60 derajat Celcius menggunakan bantuan dari cooling fan yang ada. 

Kemudian, freon cair pun bisa berubah menjadi gas dan membawa hawa dingin pada kabin.

  1. Menyalurkan Sirkulasi

Sebagai penyalur udara dingin, maka evaporator juga berfungsi untuk menyalurkan sirkulasi udara.

Bahkan komponen ini bisa pula memfilter udara yang kotor menjadi bersih, agar bisa terhirup dengan aman oleh penggunanya. Hal ini tentunya memberikan kenyamanan pada penumpang.

Biasanya evaporator yang kotor cenderung mengganggu proses penyaluran panas dari udara, sehingga aliran sirkulasi pun jadi terganggu. 

Hal ini akan membuat sistem pendingin pun jadi tidak optimal dan membuatnya terkesan bau. Maka dari itu, pastikan untuk selalu merawatnya dengan baik.

fungsi_evaporator_ac_mobil

Jenis Evaporator AC Mobil

Setelah mengetahui apa saja fungsinya, tentu saja Anda perlu mengenal lebih lanjut mengenai elemen satu ini. Terdapat beberapa jenis evaporator AC yang perlu diketahui. Berikut beberapa daftarnya.

  1. Plat Fin

Jenis satu ini hadir dengan bentuknya yang pipih dan berbahan logam. Apalagi dengan adanya FIN atau sirip yang dimilikinya, maka biasanya sudah tersusun sedemikian rupa agar tampak sejajar. Fungsinya memang sama dengan evaporator AC lainnya, hanya saja tampilannya lebih menarik.

  1. Serpentine

Selain Plat Fin, ada pula jenis evaporator AC mobil lainnya yaitu Serpentine. Bentuknya sedikit melengkung dan menyerupai huruf S, sedangkan bentuk tabungnya pipih seperti evaporator pada umumnya. 

  1. Drawn Cube

Terakhir adalah jenis evaporator AC Drawn Cube yang mudah ditemukan di mana-mana. Ini bisa dikatakan sebagai evaporator yang paling umum. Bentuknya memang hampir mirip dengan Plat Fin, namun sirip yang dimilikinya berbentuk lebih pipih dan berasal dari logam.

Disamping itu, bentuknya berlubang dan sangat bagus digunakan sebagai alat sirkulasi yang bisa menghembuskan udara dari blower secara mudah. Nantinya, udara yang dihasilkan pun jadi lebih dingin dan menyegarkan. 

Cara Kerja Evaporator

Tidak hanya mengetahui fungsi dan jenisnya, namun cara kerja evaporator perlu diketahui agar nantinya Anda mengerti apabila terjadi kesalahan di dalamnya. Lantas bagaimana cara kerjanya? Cara kerja komponen ini mengikuti bagaimana freon bekerja dalam sebuah sistem AC mobil.

Hal ini bisa diketahui apabila freon mengalami tekanan dan diturunkan melalui katup ekspansi, maka nantinya temperatur bisa turun hingga menyentuh di angka -30o C. 

Setelah itulah, freon akan menyemprotkan udara ke dalam saluran evaporator, hingga membentuk butiran gas. 

Tidak sampai di situ, butiran gas tersebut akan menempel di dinding tup dan dihembuskan kembali melalui blower. Dari sinilah udara akan melewati sirip evaporator maupun saluran tube menjadi suhu dingin yang bisa dinikmati di dalam mobil. 

Bagaimana Cara Membersihkan Evaporator?

Selain mengetahui bagaimana cara kerjanya, sangat disarankan pula untuk mengerti bagaimana cara membersihkannya. Ini adalah bagian dari perawatan komponen tersebut. Berikut inilah langkah-langkah yang perlu dilakukan.

  1. Gunakan Cairan Pembersih

Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan menyiapkan cairan pembersih yang dikhususkan untuk evaporator. Tentu menggunakannya cukup aman dan tidak akan merusak komponen, sehingga membuatnya tetap awet. 

  1. Ambil Filter AC Mobil Baru

Jangan lupa mengganti filter AC untuk menghilangkan segala debu dan kotoran yang menempel pada komponen. Serta lakukan penyemprotan cairan pembersih dan pastikan pula blower masih terpasang dengan benar.

  1. Bersihkan Bagian Lain

Usahakan pula membersihkan bagian dari evaporator yang lain, mulai dari ventilasi AC mobil dan sejenisnya dengan bersih. Setelah itu, barulah bisa dikeringkan menggunakan lap bersih dan kering.

Pastikan bahwa semuanya telah dibersihkan dengan benar sebelum nantinya dipasang kembali. Lakukan pembersihan menggunakan kain bersih pada bagian lain secara menyeluruh.

Baca Juga : Nyala Headlamp Motor Jadi Berkedip? Mungkin Ini Penyebabnya

Bila perlu, bersihkan pada bagian yang tidak terlihat ataupun sela-sela evaporator yang mungkin saja menimbulkan bau tidak sedap. Sirkulasi udara pun nantinya jadi lebih baik dan segar. 

  1. Pasang Kembali

Langkah terakhir dalam membersihkan evaporator AC adalah dengan memasangnya kembali pada tempat yang sama. Untuk mengeceknya apakah pemasangan sudah benar, maka bisa dengan cara menyalakan AC mobil. Jika sudah benar, maka udara dingin bisa tersalurkan ke dalam kendaraan.

Akibat Evaporator Tidak Dibersihkan 

Evaporator AC mobil memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang keadaan sirkulasi udara di dalam mobil. Apabila tidak pernah dibersihkan, maka debu dan kotoran akan menempel. Dengan begitu, ini akan membuatnya jadi bermasalah dan bisa menyebabkan kerusakan.

Ada beberapa gejala dan kendala yang bisa didapatkan apabila evaporator mengalami kerusakan. Pertama, sensor untuk temperatur suhu tidak stabil sehingga pipa AC akan diselimuti oleh es. Sedangkan hal lainnya yaitu sirkulasi udara pun jadi tidak lancar seperti sebelumnya. 

Untuk menghindarinya, maka pastikan selalu membersihkannya secara rutin. Bila perlu, sewa jasa untuk melakukannya. Biasanya setiap kali mobil sudah berjalan lebih dari jarak 20.000 km haruslah mendapatkan perawatan yang tepat agar tidak mengalami permasalahan tertentu. 

Perawatan dan pengecekan yang rutin di bengkel resmi Suzuki bisa menghindarkannya dari berbagai permasalahan, mulai dari suhu terlalu panas, hingga tidak bisa menyalurkan udara dengan baik. Oleh karena itu, pastikan memperhatikannya lebih baik lagi. 

Namun, apabila sudah terlanjur mengalami kerusakan maka maka sebaiknya bawalah mobil ke bengkel resmi Suzuki terdekat yang akan memberikan pelayanan terbaiknya. Konsultasikan pula mengenai perawatan yang tepat dan bagaimana menghindari agar hal ini tidak terjadi lagi. 

Itulah ulasan lengkap mengenai fungsi, jenis, hingga cara kerja evaporator AC mobil yang perlu diketahui.

Tentunya sangat penting mempelajari elemen satu ini agar bisa mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi terhadapnya. Pastikan pula selalu mengecek kondisinya secara rutin. 

 

Berita Lainnya