Efek Jalan Licin pada Kaki-Kaki Mobil yang Jarang Disadari
21 Februari 2026
Admin
Bagikan
Alasannya karena saat jalan kering, gesekan yang terjadi antara aspal dan ban lebih solid. Dengan demikian getaran yang berasal dari kaki mobil tidak terasa.
Sementara saat jalanan licin, getaran maupun goyangan kecil yang berasal dari kaki mobil bisa terasa dan bahkan memperparah suara.
Ada beberapa penyebab mengapa muncul bunyi pada kaki mobil saat berkendara di jalanan licin, beberapa di antaranya adalah:
- Kurangnya pelumasan: Air hujan mampu membilas pelumasan di bagian kaki mobil. Terutama di joint, bushing, dan ball joint. Saat pelumasan hilang, gesekan yang terjadi antara komponen logam akan menyebabkan bunyi.
- Karet pada kaki mobil yang mengalami keausan: Karet sendiri memang mudah rusak saat terpapar kotoran dan air. Kondisi hujan menyebabkan air dan lumpur bercampur sehingga menyebabkan kerusakan.
- Link stabilizer atau bearing yang bermasalah: Saat kedua komponen tersebut aus dan terpapar air maka bisa menimbulkan bunyi.
- Rem sedang basah: Kadang suara gesekan bisa muncul dari sistem rem yang sedang basah.
2. Risiko Terjadinya Aquaplaning
Dampak kedua dari berkendara di jalanan licin terhadap kaki mobil adalah aquaplaning. Pada kondisi ini, mobil akan sulit dikendalikan karena seolah daya cengkramnya hilang.
Umumnya aquaplaning disebabkan genangan air yang amat besar. Mobil pun berisiko berpindah ke jalur yang lain, menyebabkan kerusakan pada kendaraan, dan membahayakan pengemudi.
3. Ban Mobil Mengalami Selip
Kondisi ban selip bisa terjadi karena alur dari telapak ban kehilangan kemampuan dalam membuang air di permukaan jalanan yang licin atau basah.
Baca Juga : Rem Depan atau Belakang, Pakai Yang Mana?
Akhirnya daya cengkeram dan traksi ban pun hilang. Kondisi tersebut menyebabkan mobil Anda susah untuk dikendalikan dan berisiko tergelincir.
Ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan ban selip, beberapa di antaranya adalah:
- Melaju dengan kecepatan tinggi: Makin tinggi kecepatan, makin besar pula risiko daya cengkram ban hilang. Sehingga makin sulit dikontrol.
- Tekanan angin tidak sesuai: Tekanan ban yang rendah atau terlalu tinggi bisa mengurangi daya cengkram di jalanan licin.
- Keausan pada ban: Alur telapak ban yang tipis maupun botak tidak bisa membuang air dengan maksimal. Akhirnya risiko ban selip pun meningkat.
4. Dampak pada Suspensi
Saat berkendara di jalanan licin, suspensi harus lebih sering meredam koreksi mendadak. Misalnya rem dan setir.
Bushing karet pun menjadi lebih cepat aus karena sering menerima beban kejut saat ban kehilangan traksi lalu mencengkram lagi.
Shockbreaker yang sudah lemah akan terasa lebih limbung di jalanan yang licin.
5. Dampak pada Sistem Kemudi
Berkendara di jalanan licin dapat memengaruhi tie rod dan ball joint. Saat ban mengalami selip, kemudi sering dikoreksi secara cepat.