Tips & Trik

Catat, Inilah gejala PCV Valve Rusak Pada Mobil

PUBLISHED DATE : 08 Maret 2022

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/18__Sx4_Scroos_(2).jpg

Sistem pembakaran pada mobil melibatkan komponen bernama PCV valve. Komponen ini memiliki fungsi utama menyalurkan gas dari hasil pembakaran ke dalam ruang bakar kembali. 

Tujuannya agar gas dapat dibakar kembali sehingga polusi udara bisa berkurang. Rincian mengenai komponen ini bisa Anda cek dalam artikel ini sampai selesai. 

Apa Itu PCV Valve? 

Baca Juga : Efek Mengisi Oli Mesin Terlalu Banyak, Baik Atau Buruk?

Setiap pembakaran yang terjadi di ruang bakar akan menghasilkan gas emisi atau gas buang. Gas buang ini akan dikeluarkan melalui exhaust valve, namun tidak semuanya. Beberapa gas sisa lainnya atau yang disebut dengan blow by gas ini bisa menyelinap ke ruang blok mesin. 

Supaya tidak memberikan kelebihan tekanan pada blok mesin maka blow by gas dibuang ke udara. Sayangnya dampak polutan dari blow by gas ini cukup tinggi karena kandungan hidrokarbon yang tidak terbakar cukup tinggi. 

Selain itu juga terdapat kandungan uap oil yang merupakan bahan beracun dan berbahaya. Oleh karena itulah diciptakan PCV valve (Positive Crankcase Ventilation). 

Baca Juga : Apa Itu Tie Rod Mobil? Dan Apa Sajakah Fungsinya?

Komponen PCV inilah yang akan menyalurkan kembali blow by gas ke dalam intake ruang bakar sehingga bisa dibakar kembali. Efek utamanya adalah pengurangan polusi udara. 

Seperti apa cara kerja dari katup PCV, cek di halaman berikutnya.

_____________________________________________________________________________________________

Baca Juga : Ketahui Ini Indikasi Kampas Kopling Mobil Mulai Habis

Bagaimana Cara Kerja PCV Valve

PCV merupakan bagian yang menghubungkan kepala silinder dengan saluran isap. Apabila dilihat dari cara kerjanya, mirip dengan katup satu arah, hanya saja aliran yang dihasilkan bisa berubah-ubah sesuai dengan tingkat vakum dari intake. 

Berikut ini cara kerja PCV valve jika dilihat dari masing-masing cara berkendara. 

  • Pada saat Mesin Mati atau Backfiring

Saat mesin dalam kondisi ini maka plunger PCV ada di bagian bawah dan menutup aliran udara. Hal yang sama juga terjadi ketika mesin dalam posisi back firing, maka intake akan mengeluarkan tekanan sehingga katup PCV tertutup. 

Efeknya adalah tidak ada udara yang masuk sama sekali ke dalam ruang mesin. 

  • Pada saat Mesin Stasioner atau Deselerasi 

Pada saat mesin stasioner atau deselerasi maka vakum intake akan menarik plunger PCV sehingga dapat terbuka. Posisi yang terbuka inilah membuat aliran blow by gas menuju ke intake dari ruang mesin. 

  • Pada saat Mesin Beroperasi Normal 

Perubahan juga terjadi ketika mesin berjalan secara normal, maka kevakuman akan terjadi pada intake sehingga blow by gas yang dihasilkan besar. Fungsinya adalah untuk mendorong plunger PCV agar terbuka lebar dan mengalirkan blow by gas lebih banyak. 

Seperti apa cara kerja PCV saat mesin berakselerasi, cek di halaman berikutnya.

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya