Tips & Trik

Apa itu Quick Shifter? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya

PUBLISHED DATE : 13 Juli 2021

31824684 S

Pengguna motor manual kini semakin sedikit dibandingkan pengguna motor matik. Namun khusus penggemar moge harus tahu bagaimana cara menggunakan kendaraan dengan sistem manual. 

Salah satunya yang sangat penting adalah penggunaan kopling. Perpindahan gigi dengan sistem kopling dirasa sangat berat dan cukup melelahkan. Oleh karena itu teknologi khusus pun dikembangkan untuk mempermudah, yaitu bernama quick shifter . 

Teknologi ini paling banyak digunakan pada motor balap dan moge di mana kecepatan sangat dibutuhkan. Jika sistem pemindahan gear terasa berat, maka akan membuat pengendara cepat lelah dan sulit mendapatkan kecepatan tinggi secara stabil. 

Bagi Anda yang masih belum tahu tentang apa itu quick shifter, bisa menyimaknya berikut ini. 

Mengenali Teknologi Quick Shifter pada Motor

Tahapan yang dibutuhkan untuk memindahkan gear cukup banyak. Mulai dari menurunkan gas, kemudian menekan tuas kopling, memasukkan gear dan membuka gas kembali. Terdapat empat tahapan yang harus dilakukan pengendara dengan sangat cepat. 

Bagi pengendara pemula, tentu proses ini akan terasa panjang. Tak jarang juga ketika menurunkan gas dan baru menekan tuas kopling dan memasukkan gear, mesin tiba-tiba mati. Hal ini disebabkan oleh penurunan gas yang terlalu kecil. 

Quick shifter adalah komponen elektronik yang sudah digital dan mampu membantu perpindahan gigi dengan aman dan cepat tanpa harus menarik tuas kopling. Kehadiran komponen ini sangat meningkatkan kenyamanan saat berkendara. 

Baca Juga : Dinamo starter: Fungsi, Komponen dan Cara Kerjanya

Ada dua bagian yang dibutuhkan dari alat ini yaitu sensor serta modul. Bagian sensor akan diletakkan pada tuas perseneling. Harga quick shifter biasanya sekitar Rp. 4.200.000,- jadi Anda harus siap budget banyak jika ingin memasangnya. 

Bagi Anda yang memiliki motor kopling biasa dan ingin lebih nyaman bisa memasangkan komponen ini pada motor. Sedangkan untuk moge atau motor sport biasanya sudah ada bawaan dari pabrikannya. 

75065815_s

Apa Saja Fungsi dari Quick Shifter dan Kelebihannya 

Sesuai dengan tujuan diciptakannya, komponen ini memiliki fungsi utama yang juga jadi kelebihannya yaitu mempercepat proses perpindahan gear. Hanya saja yang perlu diingat adalah perpindahan yang mudah ini untuk meningkatkan, bukan menurunkan gigi. 

Pengendara tidak perlu lagi menurunkan gas pada saat pindah gigi. Cukup tarik tuas persneling saja maka perpindahan gigi akan langsung terjadi. Kelebihan dari fungsi ini adalah untuk mempercepat sekaligus akselerasi pada motor jadi lebih cepat. Tak heran jika semua motor balap sudah dilengkapi dengan quick shifter.

Saat balapan, hitungan milidetik sangatlah berarti. Jika motor masih menggunakan sistem perpindahan yang konvensional, maka ada berapa banyak waktu yang terbuang. Jadi produsen moge dan motor sport biasanya sudah menempatkan komponen ini. 

Anda mungkin akan bertanya, amankah quick shifter digunakan untuk kendaraan biasa? Penggunaan aman-aman saja selama proses pemasangannya dilakukan di bengkel profesional. Karena jika salah memasang justru bisa merusak gearbox. 

Biasanya motor yang dipasang tambahan komponen ini akan sangat nyaman jika dikendarai jarak jauh. Misalnya saja jika Anda sering turing, maka tidak perlu repot lagi untuk menekan tuas kopling. 

Mengenal Cara Kerja Quick Shifter

Perlu diingat bahwa part elektronik ini hanya akan bekerja jika kecepatan di atas 3.000 rpm. Alasan inilah yang membuatnya hanya dipasang pada kendaraan diatas 650 cc, namun bukan tidak mungkin jika motor di bawahnya bisa dipasang. 

Tahapan penggunaan kendaraan supaya komponen ini bisa bekerja dengan baik harus diperhatikan. Cara yang benar adalah ketika tangan masih memutar gas, Anda bisa injak tuas perseneling sehingga transmisi akan pindah dengan mulus ke gigi yang lebih tinggi. 

Selain itu yang perlu diingat adalah cara kerja dari komponen ini hanya bisa dilakukan untuk menaikan gigi saja. Karena banyak yang masih salah mengira bahwa fungsinya bisa untuk naik dan turun gigi. Sedangkan jika ingin menurunkan tetap harus menarik tuas kopling. 

Prinsip kerjanya sendiri adalah dengan memutuskan aliran listrik, sehingga mesin kendaraan akan mati dalam waktu hanya sepersekian detik. Oleh karena itulah gigi bisa langsung pindah dengan sangat cepat. 

Secara langsung, quick shifter akan mematikan mesin atau menghentikan suplai bahan bakar yang tujuannya adalah menurunkan gas. Baru setelah itu kampas kopling akan pindah dengan aman. 

Saat gas mulai diturunkan secara otomatis, maka pengendara baru bisa mengoper gear. Ada beberapa sensor yang dilibatkan supaya sistem dapat bekerja yaitu komputer yang terhubung ke ECU yang disebut juga dengan otak motor dengan sistem pengabutan injeksi. 

Sistem ini digunakan pada jenis motor balap dan juga moge sehingga dari pabrikan biasanya sudah dilengkapi dengan quick shifter. 

Dampak Negatif Jika Pindah Gigi Tanpa Menarik Tuas Kopling

Apa yang akan terjadi jika Anda tidak menggunakan teknologi tersebut tetapi ingin pindah gigi tanpa menarik tuas kopling? Sebab ternyata banyak pengendara yang masih melakukannya karena merasa berat untuk menarik tuas kopling. 

Baca Juga : Waspada, Begini Ciri Busi Mobil Perlu Diganti

Pada prakteknya untuk pindah gigi masih tetap bisa tanpa menarik tuas kopling, hanya saja ada resiko yang muncul nantinya pada komponen mesin. Efek yang dirasakan pun akan muncul, seperti motor terasa tersendat alias perpindahan yang tidak mulus. 

Dalam jangka panjang kerusakan juga akan terjadi pada komponen gear rasio. Oleh karena itulah pada motor yang digunakan sehari-hari jika ingin cepat dalam perpindahan gear disarankan untuk memasang quick shifter. 

Tujuannya adalah supaya komponen lain lebih awet dan Anda bisa tetap oper gigi dengan cepat tanpa menekan tuas kopling. 

Syarat Motor yang Hendak Dipasang Quick Shifter

Merasa lelah berkendara karena sistem kopling yang berat? Padahal Anda sering turing atau berkendara jarak jauh setiap hari. Anda mungkin berpikir untuk memasang quick shifter yang fungsinya untuk mempercepat perpindahan gear. 

Meskipun komponen ini bisa dipasang pada motor biasa, tapi tetap ada persyaratan yang harus dipenuhi. Tidak semua jenis motor bisa dipasangkan, syarat utamanya adalah motor sudah injeksi dan tidak bisa digunakan pada motor dengan karburator. 

Motor injeksi yang bisa dipasang khusus yang memiliki maksimal 2 silinder dan memiliki format mesin berbeda seperti v-twin atau inline. Alasan mengapa motor karburator tidak bisa ditambahkan komponen ini karena tegangannya berbeda. 

Quick shifter memiliki tegangan yang tinggi yaitu sampai 12 volt, oleh karena itu jika dipasang pada kendaraan berkarburator bisa menimbulkan konslet. Pastikan Anda juga menggunakan komponen yang sudah dilengkapi dengan fitur splashproof. 

Supaya sensor aman terkena air asalkan tidak terbentur dengan benda lain. Benturan akan menciptakan kerusakan pada sensor. Baru setelah itu Anda bisa pergi ke bengkel profesional untuk melakukan proses pemasangan. 

Sudah tidak bingung lagi kan dengan apa itu teknologi quick shifter? Anda yang ingin memasangnya harus siap biaya banyak karena alat ini dijual dengan harga yang tidak murah. Pastikan juga bahwa Anda mendatangi bengkel profesional untuk menghindari kesalahan pasang.

Berita Lainnya