Mengenal Stang Seher Motor dan Masalah yang Terjadi Ketika Rusak
05 Agustus 2026
Admin
Bagikan
Connecting rod atau lebih familiar dikenal sebagai stang seher (setang seher) merupakan salah satu komponen penting pada sepeda motor. Dimensi bentuknya dapat terbilang cukup kecil, namun ternyata memiliki peran krusial untuk membuat motor Anda melaju dengan cepat.
Tanpa adanya komponen ini, tenaga mekanik yang dihasilkan dari ruang pembakaran untuk menggerakan motor Anda tidak dapat berfungsi dengan baik.
Untuk tahu lebih dalam terkait komponen setang seher mulai dari fungsi utama hingga tips merawatnya, Anda dapat menyimak artikel berikut ini. Akan dibahas lebih detail agar Anda dapat menggunakan informasi ini untuk merawat salah satu komponen krusial pada motor ini.
Apa Itu Stang Seher?
Setang seher (connecting rod) merupakan komponen sepeda motor yang menjadi penghubung antara poros engkol dan piston. Komponen ini terletak di bagian tengah ruang bakar di bawah mesin.
Umumnya, ukuran setang seher relatif kecil dan beragam. Aspek yang memengaruhi ukuran stang adalah jenis dan besar mesin sebuah sepeda motor. Semakin besar CC motor, maka diameter ukuran setang seher juga semakin besar.
Jadi, komponen satu ini berpengaruh besar atas terbentuknya energi/gerakan mekanik yang dihasilkan dari proses pembakaran. Sehingga dengan berfungsinya setang seher, motor Anda dapat melaju dengan cepat dan optimal.
Baca Juga : Apa Itu Seal Kruk As pada Sparepart Motor dan Dampaknya Jika Bocor
Fungsi Utama Stang Seher Pada Motor

Secara garis besar, komponen setang seher berfungsi penting untuk mendukung proses pembakaran mesin sepeda motor berjalan dengan lancar. Untuk dapat berfungsi dengan optimal, komponen ini dilengkapi oleh dua bagian lain, yaitu small end dan big end.
Jika bagian small end setang seher berfungsi sebagai penghubung kepala dengan batang silinder. Maka, bagian big end bertugas untuk menghubungkan crank pin dengan silinder-silinder yang ada di sekitarnya. Berikut ini fungsi setang seher lainnya:
1. Penghubung Komponen Piston dan Kruk As
Stang seher berfungsi juga sebagai penghubung (connector) antara komponen piston dengan kruk as.
Perpindahan energi dari kruk as yang tersambung pada setang seher akan dihubungkan pada piston sehingga menghasilkan kompresi mesin yang membuat motor Anda melaju dengan semestinya.
2. Sumber Tenaga Gerak Pada Mesin Motor
Sehingga sudah pasti fungsi setang seher berikutnya adalah sumber tenaga gerak yang ada pada mesin sepeda motor. Keberadaan komponen ini dapat mengubah daya gerak lurus (statis) menjadi daya gerak putar.
Tentunya hal tersebut dapat berjalan sempurna jika didukung dengan komponen lain seperti piston, crank pin, kruk as dan sejenisnya.
Ciri-Ciri Kerusakan Komponen Stang Seher
Sama halnya seperti komponen sepeda motor lainnya, setang seher juga rentan mengalami keausan atau kerusakan seiring penggunaan terus-menerus. Anda hanya perlu tahu ciri-ciri kerusakannya agar dapat mengantisipasi sejak awal dan mencegah dari kerusakan lebih parah.
Berikut ini beberapa gejala atau ciri-ciri yang menandakan bahwa kondisi setang seher motor Anda aus atau rusak:
1. Muncul Bunyi ‘Bluk-Bluk’
Salah satu gejala paling umum saat setang seher aus yang dapat Anda perhatikan adalah muncul bunyi tidak wajar saat mesin motor dihidupkan. Bunyi bluk-bluk yang muncul menandakan bahwa komponen sudah aus dan butuh diganti.
2. Getaran Mesin Abnormal
Stang seher yang mengalami keausan dapat ditandai dengan munculnya getaran mesin yang tidak normal. Getaran dapat Anda rasakan di bagian mesin motor dan biasanya lebih kuat daripada biasanya.
3. Konsumsi Oli Berlebih
Kerusakan pada setang seher juga dapat ditandai dengan konsumsi oli yang berlebihan. Hal ini karena saat komponen tersebut tidak bekerja optimal, maka kebutuhan oli dapat meningkat dan bahkan mengalami kebocoran.
Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah asap yang keluar berwarna keabu-abuan pada motor Anda. Jadi, jika hal ini terjadi segera periksa bagian setang seher motor Anda.
4. Performa Motor Berkurang
Gejala umum lain yang diakibatkan oleh kerusakan setang seher adalah berkurangnya performa motor Anda. Misal, Anda merasa motor kurang responsif atau tidak bertenaga seperti biasanya.
5 Penyebab Umum Kerusakan Stang Seher
Jika Anda mengalami ciri-ciri di atas, maka sebaiknya segera cek dan bawa motor Anda untuk melakukan servis ke bengkel resmi. Karena jika kondisi setang seher memburuk, maka risiko kerusakan komponen mesin lainnya akan lebih tinggi.
Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mengetahui penyebab umum yang dapat memicu kerusakan komponen tersebut berikut ini:
1. Gaya Berkendara Ekstrem
Penyebab utama kerusakan komponen stang seher motor adalah kebiasaan berkendara yang tidak normal. Seperti contohnya gaya berkendara ekstrim mengebut di jalan atau lupa memindah posisi gigi saat putaran mesin tinggi.
Hal ini membuat komponen setang seher harus bekerja lebih ekstra dan jika terus-menerus dilakukan agar mempercepat keausan komponen tersebut.
2. Kualitas Oli Motor Jelek
Kualitas oli yang jelek juga menjadi penyebab mudahnya komponen setang seher rusak. Hal ini terlihat sepele, namun ternyata sangat krusial karena oli memiliki fungsi untuk melumasi komponen mesin.
Sehingga apabila kualitas oli jelek, maka akan menghambat laju motor terlebih saat kondisi kecepatan tinggi.
3. Bore Up Mesin Motor yang Tidak Tepat
Terkadang pemilik motor ingin melakukan modifikasi bore up mesin untuk meningkatkan kompresi yang lebih sempurna. Namun, ternyata jika tidak dilakukan dengan tepat akan mengakibatkan kerusakan komponen stang seher.
Rasio kompresi yang lebih besar tapi tidak sebanding dengan kemampuan ruang bakar akan menyebabkan komponen tersebut bekerja keras dan akhirnya cepat rusak.
4. Komponen Kruk As Oblak
Memacu motor dengan gaya akselerasi mengentak-entak akan menyebabkan kerusakan pada setang seher.
Hal ini karena gaya berkendara yang mengentak tiba-tiba dapat memicu komponen kruk as oblak. Jika komponen kruk as rusak, maka akan memengaruhi komponen setang seher juga.
5. Jarang Servis Motor
Penyebab terakhir adalah kurangnya perawatan motor secara keseluruhan, seperti jarang membawa motor untuk melakukan servis rutin bulanan.
Penting untuk selalu membawa kendaraan milik Anda ke bengkel resmi secara berkala. Perawatan rutin akan membantu untuk mengidentifikasi masalah di awal dan mencegah kerusakan komponen yang lebih parah.
Tips Merawat Stang Seher Agar Tetap Awet
Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengaplikasikan berbagai tips perawatan komponen setang seher motor Anda. Tujuannya tentu agar komponen tersebut lebih awet dan performa motor tetap terjaga.
Adapun tips merawat komponen setang seher dari panduan teknisi bengkel Suzuki adalah sebagai berikut:
- Rutin ganti oli mesin tepat pada waktunya dapat membantu komponen setang seher terlumasi dengan baik.
- Menggunakan bahan bakar dengan oktan yang pas dan sesuai mendukung proses pembakaran lebih optimal dan minim kerak. Dengan begitu, komponen terkait termasuk setang seher dapat terjaga dan lebih awet.
- Selalu menjaga suhu mesin motor dapat memperpanjang usia pakai komponen motor Anda. Hindari penggunaan motor jika terjadi overheat pada mesin.
- Berkendara dengan baik dan halus, seperti menghindari menarik gas tiba-tiba/spontan dan memacu mesin motor dalam putaran tinggi terus-menerus.
Dan yang terpenting adalah rutin membawa motor Anda untuk servis berkala di bengkel Suzuki. Jika kualitas komponen stang seher dan lain-lainnya optimal, maka kondisi performa sepeda motor juga dapat terjaga. Jadwalkan servis Anda bersama kami sekarang!