Ini yang Harus Diperhatikan Supaya Ban Dalam Tidak Terlipat

11 Juli 2018
Share to

Buat pengguna sepeda motor, tentu Anda pernah mengalami kejadian ban bocor gara-gara ban dalamnya terlipat. Kondisi ini jelas tidak menguntungkan, apalagi saat Anda sedang berada di daerah yang jauh dari bengkel atau jasa tambal ban.

Mengenai penyebabnya, ban dalam yang terlipat bisa disebabkan karena faktor ukuran ban dalam yang tidak sesuai dengan ukuran ban luar (lebih besar). Kondisi ini menyebabkan sebagian ruang ban dalam tidak terisi oleh angin dan akhirnya terlipat.

Selain disebabkan ukuran ban, kondisi ini pun bisa disebabkan karena pemasangan pelek yang tidak sempurna saat Anda ganti ban atau setelah menambal ban.

Untuk mengatasi hal ini, pastikan ukuran ban dalam sesuai dengan ukuran ban luar. Selain itu, pastikan juga ukuran pelek sesuai dengan ban luar kendaraan Anda. Intinya, semua komponen roda harus seukuran. Kalau kebetulan di bengkel sedang tidak tersedia, jangan memaksakan diri.

Ban Terlipat Karena Salah Pemasangan

Anda pernah melihat petugas tambal ban yang memasangkan ban dalam dalam kondisi murni tampa angin? Bahkan untuk memastikan ini, mereka akan mencopotkan dulu pentil ban Anda, baru kemudian dipasangkan pada ban dalam.

Nah, ternyata cara yang mayoritas dilakukan penyedia jasa tambal ban tersebut salah kaprah. Yang tepat, seharusnya ban dalam harus dalam kondisi terisi sedikit angin saat akan dipasangkan.

Memang ini sedikit merepotkan dan memperlambat proses pemasangan, tapi trik ini merupakan cara paling tepat supaya supaya permukaan ban tertarik sempurna, dan tidak melipat ke dalam. Kondisi ini pun menurunkan risiko ban bocor karena terlipat.

Kalau ingin lebih maksimal, Anda bisa sedikit memberikan talk agar antara ban dalam dan lapisan dalam ban luar tidak seret dan mudah datur posisinya. Alternatif lain, Anda bisa menggunakan ban tube less. Ban ini tidak menggunakan ban dalam, sehingga aman dari sobekan akibat ban dalam yang terlipat.