Tips & Trik

Ternyata Simpel, Begini Cara Melihat Pajak Motor di STNK

PUBLISHED DATE : 10 Mei 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/Suzuki_(1)2.jpg

Setiap kendaraan bermotor yang ada di Indonesia dikenakan pajak yang tarifnya sudah ditetapkan oleh pemerintah. Cara melihat pajak motor di STNK menjadi sebuah alternatif yang mudah untuk mengecek tarifnya. 

STNK sendiri merupakan surat yang dimiliki oleh setiap kendaraan bermotor dengan berbagai informasi penting di dalamnya. Salah satunya adalah mengenai pajak beserta besaran tarifnya. 

Pajak ini sendiri adalah sebuah kewajiban yang harus dibayar para pemilik sepeda motor. Berikut adalah ulasan lengkap informasi mengenai pajak motor yang bisa dilihat melalui STNK secara mudah.

Cara Melihat Pajak Motor di STNK

Baca Juga : Tidak Sulit, Begini Cara Parkir Paralel Kendaraan yang Benar

Hal pertama yang perlu diketahui oleh pemilik kendaraan adalah cara mengecek STNK motor untuk mencari berbagai informasi. Salah satu sisi dari Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor ini memuat informasi mengenai tarif pajak yang dikenakan untuk sepeda motor.

Pajak sepeda motor ini merupakan kewajiban dari pemilik kendaraan yang harus dibayarkan setiap tahunnya. Tarif pajak untuk sepeda motor ini bersifat progresif sesuai dengan jumlah unit kendaraan yang dimiliki, sehingga Anda perlu memperhatikannya.

Cara untuk melihat informasi mengenai pajak motor di STNK ini sangat sederhana, yaitu hanya perlu melihat di salah satu sisinya. Anda akan menemukan tabel bertuliskan informasi rinci mengenai tarif pajak yang harus dibayarkan setiap tahunnya.

Baca Juga : Smart SIM : Apa Yang Perlu Kita Ketahui

Informasi lainnya yang akan ditemukan oleh pemilik motor adalah batas waktu untuk pembayaran pajak.

Anda harus memahami informasi ini agar bisa membayarkan pajak sepeda motor secara tepat waktu. Dalam hal ini, apabila Anda membayarkannya terlambat, maka akan dikenakan denda.

Istilah Pajak Motor yang Ada di STNK

Pemilik kendaraan tidak hanya wajib mengetahui cara melihat pajak motor di STNK, melainkan juga istilah terkait pajak yang ada di dalam surat tersebut. Ada beberapa istilah mengenai pajak motor yang terdapat di dalam STNK yang harus dipahami, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • PKB

Baca Juga : Wajib Tahu, Ini Penyebab Motor Brebet & Cara Mengatasinya

PKB merupakan istilah untuk Pajak Kendaraan Bermotor yang akan dicantumkan di dalam setiap STNK. Tarif PKB ini adalah sebesar 1,5 persen dari jumlah keseluruhan nilai jual kendaraan. Tarif PKB ini akan menurun setiap tahunnya, sebab nilai jual kendaraan juga akan lebih rendah.

  • Biaya Admin

Biaya admin ini akan dikenakan untuk sepeda motor guna membayar penggantian plat nomor setiap 5 tahun sekali. 

Di samping itu, apabila Anda melakukan balik nama motor, maka akan dikenakan biaya admin tersebut. Namun jika sepeda motor Anda baru dibeli, maka tidak dikenakan biaya administrasi.

  • BBN KB

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBN KB dikenakan berdasarkan harga kendaraan baru sesuai faktur. Tarif dari BBN KB ini adalah 10 persen untuk kendaraan yang baru dibeli. Sementara untuk kendaraan bekas akan dikenakan BBN KB dengan tarif 2/3 persen dari PKB.

  • SWDKLLJ

SWDKLLJ adalah singkatan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan yang dikelola oleh Jasa Raharja. Besarnya tarif dari SWDKLLJ ini ditentukan berdasarkan peraturan yang digunakan sebagai jaminan perlindungan bagi semua pengguna kendaraan bermotor.

  • Denda Pajak

Bagi Anda yang tidak bisa membayarkan pajak sepeda motor secara tepat waktu, maka harus membayarkan denda. Saat Anda telat membayarkan pajak sepeda motor, maka ada dua jenis denda yang harus ditanggung, yaitu untuk PKB dan SWDKLLJ.

Denda yang dikenakan ini mempunyai perhitungan tersendiri dan ditentukan berdasarkan lamanya waktu keterlambatan. Tarif denda yang dikenakan ini sebenarnya tidak mahal, namun lambat laun juga akan memberatkan Anda jika keterlambatannya terlalu lama.

Suzuki__2_(2)

Mengenal Seputar Tarif Progresif Pajak Motor

Hal berikutnya yang juga penting untuk dipahami adalah tarif progresifnya. Sepeda motor dikenakan tarif pajak progresif yang akan dikenakan sesuai berapa jumlah kendaraan sesuai atas nama tersebut.

Tarif progresif dari pajak motor ini dikenakan atas dasar aturan tertentu yang harus dipatuhi oleh pemilik kendaraan. Pajak yang harus dibayarkan akan semakin tinggi jika jumlah kendaraan Anda kian bertambah, sehingga memahami cara perhitungannya merupakan hal penting. 

Besaran pajak yang dikenakan untuk sepeda motor pertama adalah sebesar 2,5%. Sementara untuk kendaraan kedua akan dikenakan pajak kendaraan bermotor dengan tarif 2,5%.

Tarif pajak sepeda motor akan bertambah sejumlah 0,5% apabila jumlah kepemilikan kendaraannya bertambah.

Apabila sepeda motor tersebut merupakan milik sebuah badan usaha, maka tarif pajak yang dikenakan adalah sebesar 2%. Sementara jika sepeda motor tersebut dimiliki oleh pemerintah, baik pusat atau daerah, akan dikenakan tarif pajak sebesar 0,5%.

Tarif pajak tersebut akan berbeda lagi jika kendaraan bermotor merupakan jenis alat berat. Jumlah tarif pajak yang akan dikenakan untuk kendaraan bermotor jenis alat berat adalah sebesar 0,25 persen. Alat berat ini mempunyai harga yang cukup tinggi, sehingga pajaknya juga relatif mahal.

Setiap tarif pajak sepeda motor baik milik pribadi, badan usaha, maupun pemerintah sudah diatur sesuai regulasi yang sudah disahkan. Tarif tersebut merupakan acuan dari jumlah pajak yang harus dibayarkan setiap tahunnya oleh setiap pemilik sepeda motor. 

Cara Melihat Pajak Motor Selain dari STNK

Cara melihat pajak motor ternyata tidak hanya melalui STNK saja, melainkan bisa menggunakan cara lain. Saat ini Anda bisa melakukan pengecekan terhadap pajak sepeda motor secara digital dengan menggunakan bantuan aplikasi atau website.

Mengecek tarif pajak sepeda motor tidak saat ini tidak perlu dilakukan dengan keluar rumah, melainkan bisa secara langsung melalui smartphone dalam waktu yang cukup singkat. 

Berikut adalah beberapa cara melihat pajak sepeda motor melalui smartphone selain melalui STNK.

  • Aplikasi Cek Ranmor Polda

Bagi Anda yang mempunyai smartphone Android, maka bisa langsung mencoba untuk menginstal aplikasi cek ranmor polda. Aplikasi ini bisa didownload secara mudah melalui Play Store dan bisa digunakan dengan gratis yang akan membantu menemukan informasi pajak sepeda motor.

  • Layanan Call Center

Cara berikutnya yang bisa dilakukan untuk mengecek pajak sepeda motor adalah melalui call center. Anda bisa mencoba untuk menekan *36881# yang menyediakan layanan info mengenai tarif pajak kendaran bermotor yang Anda miliki. Cara ini akan membantu Anda mendapatkan informasi rinci.

  • Via SMS

Bagi Anda yang ingin mencoba untuk melakukan pengecekan tarif pajak sepeda motor melalui SMS, maka bisa mengirimnya ke 8893. Format SMS yang harus Anda ketik adalah info (spasi) ranmor (spasi) nomor kendaraan (tanpa spasi).

  • Website

Pengecekan informasi mengenai pajak sepeda motor juga bisa dilakukan melalui website. Anda hanya perlu mengakses laman https://samsat-pkb2.jakarta.go.id/. Website tersebut merupakan laman khusus yang digunakan untuk melakukan pengecekan pajak sepeda motor untuk pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

  • Aplikasi Pajak Online

Alternatif terakhirnya adalah mengeceknya melalui aplikasi pajak online. Aplikasi pajak ini bisa diakses oleh segala perangkat smartphone, namun di seluruh wilayah tersedia. Anda bisa mengecek informasi mengenai pajak sepeda motor di aplikasi ini secara gratis.

Berita Lainnya