Sering Digunakan saat Musim Hujan? Ini Part Mobil yang Penting Diperhatikan
28 Maret 2026
Admin
Bagikan
Bayangkan berkendara dengan kaca depan yang buram karena air hujan. Tentu sangat berbahaya, bukan? Di sinilah wiper berperan sebagai garda terdepan.
Karet wiper yang sudah getas atau retak tidak akan bisa membersihkan kaca dengan sempurna, malah bisa meninggalkan goresan. Pastikan karet wiper masih elastis dan dapat menempel dengan baik pada kaca.
Pastikan selalu mengisi penuh tangki cairan washer dan gunakan cairan khusus pembersih kaca, dikarenakan air biasa tidak akan mampu membersihkan noda minyak ataupun getah pohon yang terbawa air hujan.
2. Sistem Pengereman
Ini adalah part mobil yang paling krusial untuk keselamatan. Jalanan yang licin membuat jarak pengereman menjadi lebih panjang. Anda tentu tidak ingin rem blong atau tidak pakem saat harus berhenti mendadak di genangan air.
Periksalah ketebalan kampas rem secara berkala. Jika sudah tipis, segera ganti. Selain itu, perhatikan juga kondisi minyak rem. Jangan sampai ada kebocoran pada sistem hidrolik yang membuat pedal rem terasa lebih dalam atau seperti spons saat diinjak.
3. Ban
Baca Juga : Yuk Mengenal Arti Warna Kabel Mobil dan Fungsinya
Ban adalah satu-satunya titik kontak mobil dengan aspal. Di musim hujan, kondisi ban sangat menentukan traksi kendaraan.
Ban dengan alur (tapak) yang sudah aus atau gundul sangat rentan menyebabkan aquaplaning, yaitu kondisi di mana ban kehilangan cengkeraman karena berada di atas lapisan air.
Pastikan kedalaman alur ban masih di atas batas minimum (biasanya 1,6 mm) dan tidak ada benjolan atau retak di dinding ban. Tekanan angin juga perlu dipantau, karena fluktuasi suhu bisa memengaruhinya.
4. Sistem Kelistrikan dan Lampu
Kelembaban tinggi adalah musuh utama sistem kelistrikan. Di musim hujan, risiko korsleting akibat kabel yang terkelupas atau soket yang lembab meningkat.
Periksa kondisi kabel-kabel di ruang mesin, pastikan tidak ada yang digigit tikus atau terkelupas karena usia. Perhatian khusus juga perlu diberikan pada aki (accu). Pastikan terminal aki bersih dari kerak putih (korosi) yang bisa menghambat aliran listrik.