Tips & Trik

Mari Mengenal Warna dan Fungsi Sekring Mobil

PUBLISHED DATE : 28 Desember 2020

Fungsi Sekring Mobil

Ada banyak sekali jenis mobil yang bisa kita jumpai, dan tentu di dalamnya juga digerakkan oleh masing-masing tipe mesin yang berbeda. Fakta ini juga mendasari adanya beragam jenis sekring pada mobil yang kerap kali ditemui.

Kali ini akan sedikit diuraikan kode warna pada sekring blade yang biasa kita jumpai. Seperti yang telah disebutkan bahwasannya masing-masing memiliki kapasitas arusnya.

Mengenali warna dan kapasitasnya sangat perlu dilakukan agar tidak terjadi kesalahan saat memilih sekring ketika akan membelinya. Daftar jenis sekring ini sendiri diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Cokelat 7.5 ampere
  • Merah 10 ampere
  • Biru 15 ampere
  • Kuning 20 ampere
  • Putih 25 ampere
  • Hijau 30 ampere
  • Orange 45 ampere

Akibat Bila Mobil Tidak Memiliki Sekring yang Baik

Komponen sekring tentu tidak bisa diabaikan fungsinya terhadap kinerja mobil. Kelengkapan dan kondisinya perlu diperhatikan dengan teliti agar tidak terjadi kekurangan dalam menjalankan performa mobil Anda.

Dalam hal ini, akan ada saat tertentu dimana sekring harus diganti untuk meminimalisir terjadinya hal tidak diinginkan, bila sekring tidak berfungsi dengan optimal. Penggantian ini sebaiknya dilakukan secara berkala.

Kondisi mobil akan menjadi sangat rawan bila sekring mobil tidak dapat difungsikan dengan baik. Bila arus listrik dalam mobil mengalami kelebihan, maka akan sangat membahayakan bagi penumpang maupun kondisi sekitarnya. Kemungkinan terburuk yang bisa terjadi adalah mesin mobil dapat meledak.

Tips Untuk Menghindari Kerusakan Pada Sekring Mobil

Baca Juga : Fungsi Ring Piston Motor Dan Tanda Kerusakannya

Resiko bila mobil tidak memiliki sekring yang baik seperti yang telah disebutkan di atas ada baiknya untuk dihindari. Demi kenyamanan mengemudi, dan keawetan komponen mobil Anda, pengecekan setiap komponen mobil memang perlu dilakukan dengan baik secara rutin.

Beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan untuk menghindari kerusakan pada sekring adalah menandari kapan waktu terakhir memasang sekring yang baru. Ini akan meminimalisir sekring telat diganti dan rusak.

Apabila sekring telah terpasang dengan baik, sebaiknya Anda tidak menyambung sekring dengan kabel biasa. Hal ini perlu dilakukan agar sambungan tidak longgar dan menimbulkan panas.

Adanya kondisi panas dalam fase tertentu menandakan kondisi mobil sedang tidak normal. Karena itu, sebaiknya ini perlu dihindari. Menanggapi hal tersebut, hal lain yang bisa dilakukan adalah mengganti sekring pada mobil dengan ukuran yang sama dengan sebelumnya.

Ukuran yang dimaksud ini termasuk daya maupun ketebalannya. Berkaitan dengan itu, telah dijelaskan sebelumnya bahwa ada beberapa macam sekring mobil. Jadi, sebaiknya penggantian juga tetap menyesuaikan jenis dan ukuran sekring awal yang telah dipakai.

Halaman 1 2 3 4 Tampilkan Semua

Berita Lainnya