Tips & Trik

Lengkap, Ini Fungsi Master Silinder dan Cara Kerjanya

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/cara_kerja_master_silinder.jpg

Sistem pengereman merupakan salah satu sistem utama yang perlu Anda perhatikan pada kendaraan bermotor. Salah satu komponen penting dan vital dalam sistem pengereman yaitu master silinder atau disebut juga brake master cylinder

Komponen tersebut adalah komponen penting dalam sistem rem hidrolik, seperti tipe cakram dan tipe tromol.

Nah, untuk mengetahui betapa pentingnya komponen ini dalam sistem pengereman, yuk langsung saja simak fungsi master silinder yang lengkap di bawah ini. 

Fungsi Master Silinder atau Brake Master Cylinder

Baca Juga : Mesin Diesel Diisi Bensin? Ini Akibatnya!

Komponen ini sangat penting perannya dalam melakukan pengereman pada mobil. Maka dari itu, komponen ini perlu perawatan yang insentif agar kondisinya terkontrol dengan baik. Jika tidak, maka akan menyebabkan rem blong yang bisa membuat pengendaranya dalam keadaan bahaya. 

Sebagai pengemudi, tentu Anda perlu mengetahui fungsi komponen ini pada sistem pengereman kendaraan. Fungsi master silinder adalah untuk membuat tekanan dari handle rem atau pedal rem naik saat ditarik atau diinjak oleh pengemudi. 

Kemudian, tekanan tersebut akan berubah menjadi tekanan hidrolik. Tekanan hidrolik ini nantinya akan berfungsi untuk menekan piston pada silinder roda di setiap bagiannya. Dengan demikian, rem bisa bekerja untuk menghentikan kendaraan. 

Baca Juga : Polusi Kendaraan, Jangan Hanya Salahkan BBM!

Dalam proses tersebut, komponen ini berfungsi untuk mengubah energi mekanik menjadi energi hidrolik. Fungsi lainnya yaitu sebagai tempat refil atau mengisi ulang sistem hidrolik. Fungsi ini tentu tidak kalah penting agar fungsi mesin kendaraan bisa tetap berjalan dengan baik.

fungsi_master_silinder

Jenis-jenis Master Silinder

Master silinder memiliki dua jenis secara umum. Dua jenis tersebut yaitu rem tipe tunggal dan rem tipe ganda. Penggunaan tipe tunggal dalam sistem pengereman kendaraan yaitu untuk memberikan pelayanan pada 4 kaliper rem di setiap roda kendaraan bermotor. 

Baca Juga : Efek Buruk Rem Parkir Jika Aktif Terlalu Lama

Selanjutnya, jika dilihat dari struktur konstruksinya, tipe ini hanya memiliki satu piston di dalamnya.

Piston ini nantinya akan berfungsi sebagai alat untuk menekan cairan rem pada empat bagian roda kendaraan. Meski memiliki satu piston, tipe ini masih banyak digunakan hingga saat ini.   

Tipe yang kedua yaitu tipe ganda yang berfungsi untuk memberikan pelayanan pada dua kaliper di rem belakang dan dua kaliper di rem depan. Berbeda dengan tipe tunggal yang hanya memiliki satu piston, tipe ganda memiliki lebih banyak piston, yaitu ada dua piston di dalamnya. 

Ada keuntungan jika Anda menggunakan tipe ganda ini, yaitu sistem pengereman akan tetap berjalan atau bekerja jika salah satu piston mati. Hal ini berbeda dengan penggunaan tipe tunggal yang tidak bisa bekerja jika piston tersebut mati, karena tipe tunggal hanya terdiri dari satu piston. 

Tipe ganda ini juga memiliki beberapa tipe umum, yaitu tipe portless, tipe plunger, dan tipe konvensional. Penggunaan beberapa tipe ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis kendaraan.

Mengenal Komponen dalam Brake Master Cylinder 

Nah, setelah mengetahui fungsi dari beberapa jenis tersebut, mari pahami juga komponen yang ada di dalamnya serta fungsi dari komponen tersebut.

Bagian penting dalam sistem pengereman ini juga memiliki beberapa komponen yang bersinergi dalam melaksanakan fungsinya. Lalu, apa sajakah komponen-komponen tersebut? Langsung saja simak ulasan lengkapnya di bawah ini. 

  1. White Cap

Komponen yang pertama bernama White Cap. White Cap adalah sebuah penutup untuk tangki yang berfungsi untuk menampung minyak dari rem. 

  1. Diaphragm
Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya