Tips & Trik

Kapal Roro: Sejarah, Jenis, dan Fungsinya

PUBLISHED DATE : 21 November 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/119068801_s.jpg

Ro-Ro pertama kali digunakan oleh Skotlandia (Inggris) tahun 1850 yaitu pada masa kesuksesan kereta api dengan tenaga uap. Kapal ini didesain memiliki rel pada deck kapalnya sehingga dapat digunakan sebagai pengangkut gerbong kereta. 

Selama abad ke-19, penggunaan kapal ini hanya sebatas mengangkut kereta saja. Penggunaan kapal ini sebagai pengangkut kereta lebih efisien dari pada jenis kapal lain. Kapal ini berkembang hingga daerah Baltik sampai Mediterania. 

Ketika perang dunia II, militer menggunakan Ro-Ro sebagai pengangkut tank serta kendaraan tempur yang lain.

Kapal ini didesain seperti kapal pendarat atau landing craft tank (LCT) milik militer. Ro-Ro mempunyai volume yang sangat besar dan terdapat pintu di salah satu atau kedua ujungnya.

Tahun 1950-an, kapal ini merambah ke pelayaran umum atau Niaga (Cargo) yang sudah menyatu dengan berkembangnya moda untuk transportasi darat di antaranya mobil, bus, hingga truk. Sejak saat itu, konsep Ro-Ro berkembang untuk keperluan masyarakat luas hingga saat ini.

Kapal Roll-on/Roll-off di Indonesia

Kapal ini pertama kali dikenal pada tahun 1912 saat pembangunan pelabuhan Merak yang dilakukan oleh Staatsspoorwegen dengan perintah dari pemerintahan Hindia-Belanda.

Kapal ini digunakan untuk mendukung kegiatan ekspor Hindia-Belanda yang berasal dari Indonesia ke negara lain.

Saat pemerintahan Hindia Belanda di Indonesia, Ro-Ro sebagai kapal serbaguna digunakan untuk mengangkut hasil bumi Indonesia dan menyeberangi selat Sunda hingga pelabuhan Panjang.

Hingga sekarang, kapal ini digunakan sebagai penyeberangan antar selat dan pelayaran di perairan pesisir.

Saat ini, Indonesia mempunyai 306 kapal jenis Ro-Ro yang dikelola oleh beberapa instansi yaitu 118 kapal dibawah pengawasan PT. ASDP Ferry Indonesia, 170 kapal dikelola swasta, serta 18 kapal oleh BUMD. Terdapat pula 225 rute penyeberangan yaitu 44 rute komersial dan 181 perintis.

Kapal ini banyak digunakan sebagai alat penghubung dari dua ruas jalan yang terbelah oleh lautan sempit.

Kemenhub pada tahun 2017 mengeluarkan PM 107/2017 yang berisi tentang penyelenggaraan penyeberangan dengan jarak jauh menggunakan kapal jenis Ro-Ro.

Ro-ro sebagai kapal jarak jauh memiliki trayek penyeberangan yang di antaranya Jakarta - Semarang, Jakarta - Surabaya, dan Surabaya - Lombok. 

Penggunaan Ro-Ro sebagai kapal jarak jauh sebagai implementasi short sea shipping yang disebut akan menjadi kompetitor bagi transportasi darat lain.

152893799_s

Jenis Kapal Roll-on/Roll-off

Terdapat beberapa jenis kapal Ro-Ro yang berlayar. Di antaranya yaitu Pure Car Carrier (PCC) dan Pure Car And Truck Carrier (PCTC).

Jenis PCC digunakan khusus untuk mengangkut mobil, namun untuk jenis PCTC juga digunakan untuk mengangkut truk dan kendaraan roda empat jenis lainnya.

Jenis lain dari Ro-Ro yaitu Container Vessel + Ro-Ro (ConRo) Ship. Sesuai namanya, kapal ini merupakan gabungan antara truk kontainer dan Ro-Ro.

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya