Tips & Trik

Inilah Penyebab Indikator Bensin Motor Tidak Berfungsi

PUBLISHED DATE : 24 September 2021

Suzuki Nex

Mungkin seringkali Anda tiba-tiba kehabisan bensin di jalan, padahal jarum indikator bensin motor masih menunjukkan ada bensin dalam tangki. Dan setelah dilihat ternyata bensin telah habis atau tinggal sedikit. Hal ini menunjukkan adanya masalah pada komponen indikator bensin.

Masalah ini tidak hanya terjadi pada motor dengan indikator bensin analog, pada motor dengan indikator bensin digital pun sering terjadi. Bahkan, indikator barnya bisa tidak menunjukkan kenaikan padahal sudah diisi bensin lagi. Lalu, apa sebenarnya penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

indikator_bensin_motor

Penyebab Indikator Bensin Motor Tidak Berfungsi

Komponen indikator bensin ini merupakan salah satu alat yang memiliki peran cukup penting karena menunjukkan volume bensin yang tersisa pada tangki motor. Dengan penunjuk jarum, Anda dapat mengetahui apakah bensin masih cukup atau tidak untuk melakukan perjalanan.

Masalah mulai terjadi ketika jarum penunjuk selalu pada posisi E padahal bahan bakar masih ada. Jika Anda tidak segera menyadarinya, akan menyebabkan mesin kendaraan berhenti bekerja.

Lalu apa saja penyebab indikator bensin kendaraan sampai tidak berfungsi dengan baik atau error?

  • Aki Rusak

Penyebab indikator bensin bisa tiba-tiba tidak berfungsi salah satunya karena aki yang rusak. Hal ini dikarenakan aki yang rusak bisa berpengaruh pada kurang akuratnya indikator bensin juga pada mesin. Jika baterai rusak atau aus, maka indikator praktis tidak menyala.

Anda bisa mengecek apakah aki dalam keadaan normal atau tidak. Caranya yaitu menyalakan motor memakai starter tangan. Jika menyala lancar, berarti aki motor masih cukup aman.

Lalu cek bagian suara klakson, jika masih nyaring, maka aki masih baik. Kalau sebaliknya maka harus dilakukan pengecekan lebih lanjut.

  • Komponen Fuel Sensor Rusak

Baca Juga : Mau Kaca Helm Tidak Buram? Begini Cara Merawatnya

Penyebab indikator bensin motor tidak berfungsi yang berikutnya bisa karena komponen pada fuel sensor-nya rusak.

Kasus ini sering sekali terjadi. Lakukan pengecekan terlebih dahulu, apakah benar fuel sensornya rusak atau error? Jika benar, maka harus segera dilakukan penggantian komponen yang rusak tersebut.

  • Pelampung Bensin Bermasalah

Pelampung bensin juga bisa menjadi salah satu komponen yang perlu diperhatikan ketika indikator bensin motor tidak berfungsi.

Hal ini karena di bagian inilah volume bahan bakar ditentukan, kemudian data yang didapat dikirim ke jarum indikator bensin.

Untuk melakukan pengecekan, pertama-tama coba lepaskan soket kabel lalu hubungkanlah  kabel dengan pelampung tangki bensin.

Jika indikator bensinnya masih bergerak, maka Anda bisa pastikan bahwa kondisi pelampung tangki bensin tidak bermasalah.

Jika tidak bergerak pun belum tentu pelampung ini rusak, cek lagi menggunakan AVO meter.

Lepaskan dahulu pelampung bensin dari tangki kemudian cek fisik pelampung. Lalu cek kedua kabelnya menggunakan AVO meter dengan menggerakkan pelampungnya naik dan turun.

Jika indikator bergerak, maka pelampung bensin masih aman, jika tidak perlu diperbaiki.

  • Jalur Kelistrikan Terputus

Kelistrikan pada motor memiliki fungsi yang sangat penting yaitu untuk mengalirkan sinyal dan arus dari fuels sensor.

Jika sampai kabel ternyata putus, maka listrik sudah pasti tidak akan tersalurkan sehingga akan menyebabkan indikator bensin tidak dapat berfungsi dengan baik bahkan mati. 

Terputusnya salah satu jalur kelistrikan, dapat menyebabkan kegagalan pada beberapa komponen motor seperti indikator bensin. Tidak adanya arus listrik yang diterima oleh jarum penunjuk membuat jarum tidak bisa bergerak.

Untuk memeriksanya, Anda bisa menggunakan tespen test lamp pada jalur listrik yang ditandai.

  • Tangki Bensin Penyok

Tangki bensin penyok mungkin bagi Anda merupakan masalah yang sepele. Ternyata tangki bensin yang penyok bisa menjadi penyebab indikator bensin menjadi tidak berfungsi secara maksimal.

Terutama jika tangki bensin mengalami penyok yang sangat parah, sampai menyentuh bagian pelampung bensin yang ada pada tangki bensin.

Kondisi tangki bensin yang penyok parah hingga mencapai bagian pelampung ini dapat membuat pelampung pada indikator bensin tidak bisa bergerak secara sempurna.

Bahkan pelampung bensin bisa saja tertekuk, dengan kondisi seperti ini pastinya pelampung bensin tidak dapat memberi informasi volume bahan bakar yang sesungguhnya.

  • Speedometer Error

Penyebab indikator bensin tidak dapat berfungsi yang selanjutnya yaitu bisa dikarenakan speedometer yang error bermasalah.

Jika seluruh pengecekan pada komponen-komponen di atas sudah dilakukan secara baik dan benar, maka Anda perlu melakukan pemeriksaan pada komponen speedometer.

Speedometer memiliki komponen-komponen elektronik yang sangat banyak, jadi saat indikator bensin pada motor tidak dapat menyala, bisa jadi ada beberapa komponen-komponen elektronik pada speedometer yang bermasalah, terputus, atau juga mengalami konslet.

Baca Juga : Wajib Tahu, Kenali Tandanya Busi Mobil Perlu Diganti

Meskipun masalah ini sangat jarang terjadi, tetapi kerusakan pada speedometer ini sangat sulit untuk diperbaiki.

Untuk memeriksanya, Anda bisa melepas cup speedometer juga komponen-komponen lainnya. Lalu periksa menggunakan pengukur AVO. Lebih baik lagi jika langsung dibawa ke bengkel resmi Suzuki untuk penanganan lebih lanjut.

Solusi Mengatasi Indikator Motor Tidak Berfungsi

Untuk memperbaiki indikator bensin yang sudah tidak dapat berfungsi, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Jika pengukur bensin atau pelampung rusak, Anda dapat dengan mudah memperbaikinya.

Anda hanya perlu membeli pengukur bensin (pelampung) tersebut di bengkel resmi, lalu terapkan langkah-langkah berikut.

  • Pertama, buka pelampung yang menjadi indikator level bahan bakar (bensin).
  • Setelah terbuka, lepaskan spi atau pengunci saringan bensin yang memegang kawat pelampung, lalu cabut kabel pelampungnya.
  • Jika sudah, Anda akan melihat tab kabel tembaga yang berhubungan dengan pelampung. Biasanya tembaga ini aus, sehingga tidak menempel.
  • Untuk memperbaikinya, Anda bisa membengkokkan kembali supaya menempel, atau tambahkan timah yang disolder. Hanya ada satu tembaga, jadi Anda tidak perlu bingung, hanya itu yang perlu dibengkokkan kembali.
  • Setelah itu, pasang kembali kabel/kawat tembaga pelampung dengan soketnya.
  • Untuk mengetesnya, lakukan gerakan ke atas dan ke bawah. Jika indikator dapat bergerak, artinya Anda berhasil memperbaiki pelampung tersebut.
  • Setelah berhasil memperbaiki, masukkan kembali indikator pelampung ini ke dalam tangki.

Jika bukan karena pelampungnya yang rusak, bisa jadi akinya yang harus di cek. Jika tegangan aki mengalami penurunan sampai dengan menembus angka 10 volt, sudah dipastikan aki telah soak. Segera ganti aki agar tidak mempengaruhi kinerja komponen lainnya.

Selanjutnya, jika bukan kedua masalah tersebut, Anda bisa mengecek dan mengganti kabel yang bermasalah. Berikut cara cek kondisi kabel yang bermasalah:

  • Periksa kondisi kabel pada indikator, pastikan kabel masih dalam kondisi baik dan menghubungkan indikator pada pelampung bensin secara langsung.
  • Jika kabel tidak terhubung, segera lakukan perbaikan dengan menyambungkan kembali kabel yang putus, dengan bantuan tembaga untuk mengapit.
  • Terakhir jika masih terdapat kerusakan yang parah, seperti kabel terbakar segera ganti kabel tersebut dengan kabel yang baru, caranya dengan memotong bagian yang terbakar, lalu sambung dengan kabel yang baru.

Selanjutnya Anda harus mengecek PCB. Jika ada karat pada PCB, indikator bensin motor tidak akan berfungsi dengan baik. Jika ada karatnya, segera ganti PCB dengan yang baru.

Anda bisa mencegah karatnya dengan cara menghindari genangan air karena dapat menimbulkan karat di PCB.

Itulah beberapa penyebab indikator bensin motor tidak dapat berfungsi dengan baik, bahkan tidak berfungsi sama sekali.

Dengan mengetahui penyebab masalahnya, diharapkan Anda bisa memperbaikinya dengan benar, sehingga kendaraan bisa berfungsi normal kembali.

Namun jika masalah tetap belum bisa teratasi, segera bawa kendaraan ke bengkel Suzuki terdekat. Di sana kendaraan Anda akan mendapatkan penanganan yang tepat sehingga kendaraan Anda akan normal kembali.

Berita Lainnya