Dampak Air Hujan dan Getah Pohon terhadap Cat Mobil
19 Februari 2026
Admin
Bagikan
Paparan zat kimia, panas matahari, serta kontaminan alami dalam waktu lama dapat memicu degradasi pada permukaan cat mobil.
Kondisi lingkungan tropis dengan intensitas hujan yang tinggi dan banyaknya pepohonan di area parkir membuat risiko kerusakan cat mobil semakin besar. Tanpa perawatan yang tepat, lapisan pelindung dapat menurun kualitasnya secara bertahap tanpa disadari.
Dampak Air Hujan terhadap Cat Mobil
Air hujan sering dianggap tidak berbahaya karena terlihat bersih. Padahal, air hujan dapat membawa zat asam dan partikel polusi yang berdampak negatif pada cat mobil jika dibiarkan mengering di permukaan kendaraan. Inilah beberapa dampak yang perlu Anda perhatikan:
1. Munculnya Water Spot pada Permukaan Cat
Water spot biasanya terbentuk dari sisa mineral dan partikel yang tertinggal setelah air hujan menguap.
Baca Juga : Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Gigi Transmisi Loncat
Noda ini tampak sebagai bercak putih atau keabu-abuan yang mengganggu tampilan cat mobil. Jika tidak segera dibersihkan, water spot dapat menempel kuat dan sulit dihilangkan.
2. Pengikisan Lapisan Clear Coat
Air hujan yang bercampur polusi udara mengandung unsur asam. Paparan berulang dapat mengikis lapisan clear coat secara perlahan, sehingga cat mobil kehilangan perlindungan utamanya dan menjadi lebih rentan terhadap kerusakan.
3. Penurunan Kilap Cat Mobil
Lapisan pelindung yang terus tergerus membuat kilap alami cat mobil berkurang. Mobil akan terlihat kusam meskipun usia kendaraan masih relatif baru, terutama pada bagian yang sering terpapar hujan.
4. Perubahan Warna Cat dalam Jangka Panjang
Paparan air hujan secara terus-menerus dapat memicu ketidakseimbangan warna pada cat mobil. Warna tertentu bisa tampak lebih pudar dibandingkan area lain, terutama pada bagian bodi yang sering terpapar langsung hujan.