Tips & Trik

Apa Itu Idle Dalam Dunia Otomotif?

PUBLISHED DATE : 28 Januari 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/Eriga_(1).jpg

Secara umum Idle adalah diam. Diam yang dimaksud adalah kondisi stasioner di mana energi yang digunakan hanya sedikit atau ketika kendaraan berjalan pelan. 

Dunia otomotif memiliki istilah-istilah asing yang jarang dipahami oleh banyak orang. Salah satunya adalah istilah idle.

Tahukah Anda apakah idle itu? Idle adalah diam. Namun, diam bagaimana yang dimaksudkan dalam dunia otomotif? Simak ulasan berikut mengenai idle tersebut.

Pengertian Idle Dalam Dunia otomotif

Baca Juga : Mika Lampu Mobil Rawan Kusam Saat Musim Hujan, Ini Penjelasannya

Idle bisa juga disebut dengan langsam. Langsam berasal dari bahasa Belanda dan disebut dengan langzaam, yang artinya adalah diam.

Diam yang dimaksud dalam dunia otomotif ini adalah kondisi stasioner. Yakni, kondisi di mana energi yang digunakan hanya sedikit atau ketika kendaraan berjalan pelan.

Ada pula yang mengartikan idle sebagai kondisi di mana mesin memiliki putaran yang normal serta gas tidak dalam keadaan ditekan atau yang bisa disebut dengan RPM. Selain RPM ada juga istilah yang lain dan disebut dengan idle up.

Baca Juga : Gejala Mesin Mobil Perlu Dilakukan Overhaul

RPM Idle

RPM merupakan singkatan dari round per minute, artinya jumlah putaran yang terjadi dalam kurun waktu satu menit. Pada kondisi normal kendaraan dalam satu menit akan berputar 800 sampai dengan 900 round. Itu adalah kondisi normal yang disetel dari pabrik.

Dalam kondisi idle, maka RPM idle sekitar 600 sampai dengan 750 round. Kondisi ini berbeda-beda tentunya, bergantung pada karakter tiap mesin kendaran. Hal ini disebabkan setelan mesin dari masing-masing pabrik berbeda, karena ada yang disetting 800 dan ada pula yang sampai 900.

Baca Juga : Penting, Ini Surat Jual Beli Mobil Yang Perlu Dipenuhi

RPM idle juga bisa digunakan untuk melakukan deteksi apakah pengaturan campuran antara udara serta bahan bakar sudah sesuai mesin atau tidak. Ketidaksesuaian ukuran bisa menyebabkan mesin menerima bahan bakar yang melebihi kebutuhan.

Cara melihatnya bisa dengan melihat RPM idle, ketika gas tidak ditekan. Apabila RPM tetap stabil maka pengaturannya sudah sesuai. Jika RPM naik padahal gas tidak ditekan, maka pengaturan perbandingan tidak sesuai, atau melebihi takaran.

Idle Up

Idle up adalah istilah lain yang terdapat dalam dunia otomotif mengenai idle. Berbeda dengan RPM Idle yang terjadi ketika mesin tidak mendapatkan tekanan. Bisa diartikan pula bahwa idle up adalah kondisi mesin ketika mendapatkan beban tambahan.

Beban tambahan ini bermacam-macam, bisa berupa AC mobil yang dinyalakan, kemudian lampu depan yang dihidupkan, atau bisa juga ketika setir diputar saat kendaraan dalam kondisi menggunakan pompa power steering. Intinya, idle up adalah kenaikan sedikit dari RPM idle.

  • Fungsi Idle Up

Tujuan dari penggunaan idle up adalah mencegah mesin mati mendadak ketika mesin memperoleh beban tambahan. Terlebih lagi ketika pedal gas tidak diinjak atau digunakan.

Cara kerja sistem idle up adalah dengan melakukan kontrol idle pada mesin yang bekerja ketika mendapatkan beban tambahan.

Secara sederhana, dapat dikatakan sistem idle up ini gunanya untuk menaikkan putaran pada mesin ketika mesin mendapatkan beban tambahan seperti AC. Mesin akan mengalami kenaikan beban mesin serta kelistrikan ketika AC menyala.

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya