Tips & Trik

Dampak Air Hujan dan Getah Pohon terhadap Cat Mobil

19 Februari 2026

account iconAdmin

Cropped Image1771496097838

Bagikan

Cat mobil tidak hanya berperan sebagai elemen estetika, tetapi juga menjadi lapisan pelindung bodi kendaraan dari berbagai pengaruh lingkungan. Dalam penggunaan sehari-hari, mobil kerap terpapar air hujan dan getah pohon, terutama ketika diparkir di area terbuka. 

Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, kedua faktor ini dapat merusak lapisan cat mobil, memicu munculnya noda membandel, hingga mempercepat tampilan kusam. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami dampak air hujan dan getah pohon terhadap cat mobil serta langkah perawatan yang tepat untuk menjaga kondisinya tetap optimal.  Artikel ini akan menjelaskan beberapa hal tersebut.

Mengapa Cat Mobil Rentan Terhadap Paparan Lingkungan?

Lapisan cat mobil terdiri dari beberapa tahap, mulai dari primer, base coat, hingga clear coat yang berfungsi sebagai pelindung terluar. Meski dirancang tahan terhadap cuaca, lapisan ini tetap memiliki batas perlindungan. 

Paparan zat kimia, panas matahari, serta kontaminan alami dalam waktu lama dapat memicu degradasi pada permukaan cat mobil.

Kondisi lingkungan tropis dengan intensitas hujan yang tinggi dan banyaknya pepohonan di area parkir membuat risiko kerusakan cat mobil semakin besar. Tanpa perawatan yang tepat, lapisan pelindung dapat menurun kualitasnya secara bertahap tanpa disadari.

Dampak Air Hujan terhadap Cat Mobil

Air hujan sering dianggap tidak berbahaya karena terlihat bersih. Padahal, air hujan dapat membawa zat asam dan partikel polusi yang berdampak negatif pada cat mobil jika dibiarkan mengering di permukaan kendaraan. Inilah beberapa dampak yang perlu Anda perhatikan:

1. Munculnya Water Spot pada Permukaan Cat

Water spot biasanya terbentuk dari sisa mineral dan partikel yang tertinggal setelah air hujan menguap. 

Noda ini tampak sebagai bercak putih atau keabu-abuan yang mengganggu tampilan cat mobil. Jika tidak segera dibersihkan, water spot dapat menempel kuat dan sulit dihilangkan.

2. Pengikisan Lapisan Clear Coat

Air hujan yang bercampur polusi udara mengandung unsur asam. Paparan berulang dapat mengikis lapisan clear coat secara perlahan, sehingga cat mobil kehilangan perlindungan utamanya dan menjadi lebih rentan terhadap kerusakan.

3. Penurunan Kilap Cat Mobil

Lapisan pelindung yang terus tergerus membuat kilap alami cat mobil berkurang. Mobil akan terlihat kusam meskipun usia kendaraan masih relatif baru, terutama pada bagian yang sering terpapar hujan.

4. Perubahan Warna Cat dalam Jangka Panjang

Paparan air hujan secara terus-menerus dapat memicu ketidakseimbangan warna pada cat mobil. Warna tertentu bisa tampak lebih pudar dibandingkan area lain, terutama pada bagian bodi yang sering terpapar langsung hujan.

5. Meningkatkan Risiko Oksidasi Permukaan

Ketika lapisan clear coat mulai menipis, permukaan cat mobil menjadi lebih rentan terhadap oksidasi. 

Proses ini ditandai dengan munculnya tekstur kasar dan warna yang tampak buram, terutama pada kendaraan yang sering terpapar hujan tanpa perawatan lanjutan.

Dampak Getah Pohon terhadap Cat Mobil

Getah pohon merupakan kontaminan alami yang sering menempel pada mobil saat diparkir di bawah pepohonan. Meski terlihat sepele, getah pohon dapat menimbulkan dampak serius pada cat mobil jika tidak segera dibersihkan. Berikut beberapa dampaknya:

1. Getah Menempel dan Mengeras di Permukaan Cat

Sifat lengket getah membuatnya mudah menempel pada cat mobil. Ketika terkena panas matahari, getah akan mengeras dan semakin sulit diangkat. Semakin lama dibiarkan, semakin besar risiko kerusakan pada permukaan cat.

2. Merusak Lapisan Clear Coat

Getah mengandung resin dan senyawa organik yang dapat bereaksi dengan lapisan clear coat. Kontak dalam waktu lama berpotensi merusak lapisan pelindung tersebut, sehingga cat mobil menjadi lebih rentan terhadap noda dan goresan.

3. Menimbulkan Noda yang Mencolok

Berbeda dengan air hujan yang cenderung menyebar, getah pohon biasanya menimbulkan noda di satu titik tertentu. Noda ini sangat terlihat, terutama pada cat mobil berwarna terang, dan mengganggu tampilan keseluruhan bodi.

4. Berpotensi Meninggalkan Bekas Permanen

Getah yang tidak segera dibersihkan dapat meninggalkan bekas permanen pada cat mobil. Dalam beberapa kasus, bekas ini tidak bisa dihilangkan hanya dengan mencuci mobil dan membutuhkan perawatan tambahan seperti polishing.

5. Memicu Goresan Halus saat Dibersihkan

Upaya membersihkan getah dengan cara yang tidak tepat, seperti menggosok terlalu keras, dapat menimbulkan goresan halus. Goresan ini membuat permukaan cat mobil tampak kasar dan mengurangi nilai estetika kendaraan.

Tips Merawat Cat Mobil Setelah Terkena Air Hujan

Paparan air hujan sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama menempel pada permukaan kendaraan karena dapat memicu kerusakan bertahap pada cat mobil. 

Untuk meminimalkan dampak tersebut, berikut langkah perawatan yang dapat Anda lakukan:

  1. Membilas mobil dengan air bersih sesegera mungkin setelah terkena hujan untuk menghilangkan sisa zat asam dan partikel polutan yang menempel.
  2. Mengeringkan seluruh permukaan mobil menggunakan lap microfiber yang bersih agar air tidak mengering sendiri dan membentuk water spot.
  3. Menghindari memarkir mobil dalam kondisi basah di bawah terik matahari karena dapat mempercepat terbentuknya noda dan memperburuk kondisi cat.
  4. Mencuci mobil secara rutin, terutama setelah hujan deras, untuk menjaga permukaan cat tetap bersih dan terlindungi.
  5. Mengaplikasikan wax atau pelindung cat secara berkala agar air hujan tidak langsung bersentuhan dengan lapisan clear coat.

Tips Merawat Cat Mobil yang Terkena Getah Pohon

Getah pohon memerlukan penanganan yang lebih hati-hati karena sifatnya yang lengket dan mudah mengeras. Jika tidak ditangani dengan benar, getah dapat merusak permukaan cat mobil. Berikut langkah perawatan yang disarankan:

  1. Membersihkan getah sesegera mungkin sebelum mengering dan menempel lebih kuat pada cat mobil.
  2. Menggunakan lap microfiber yang lembut untuk mengangkat getah secara perlahan tanpa menimbulkan goresan.
  3. Memanfaatkan cairan pembersih khusus atau produk yang aman untuk cat mobil agar getah lebih mudah diangkat.
  4. Menghindari penggunaan benda keras, kuku, atau alat kasar yang dapat merusak lapisan clear coat.
  5. Melakukan perawatan lanjutan seperti polishing ringan jika bekas getah mulai meninggalkan noda atau mengurangi kilap cat.

Pentingnya Perawatan Rutin untuk Menjaga Kualitas Cat Mobil

Perawatan cat mobil yang dilakukan secara rutin tidak hanya menjaga tampilan kendaraan tetap menarik, tetapi juga membantu mempertahankan nilai kendaraan dalam jangka panjang. 

Baca Juga : Musim Hujan! Yuk, Mengenal Jenis Ban Basah pada Mobil

Cat mobil yang terawat mencerminkan perhatian pemilik terhadap kondisi kendaraan secara keseluruhan dan memberikan kesan positif saat digunakan maupun saat akan dijual kembali.

Mulailah menerapkan perawatan sederhana namun konsisten untuk melindungi cat mobil dari paparan lingkungan sehari-hari. Dengan perhatian yang tepat, kondisi kendaraan akan tetap prima dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Untuk hasil perawatan yang lebih optimal dan sesuai standar kendaraan, Anda juga dapat memanfaatkan layanan perawatan di bengkel Suzuki, yang didukung oleh tenaga profesional dan prosedur perawatan yang dirancang khusus untuk menjaga kualitas kendaraan Anda.

 

Sumber gambar:

Douglas Cliff - https://www.shutterstock.com/image-photo/front-car-that-has-been-damaged-2693434705

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat