Tips & Trik

Cara Mengatasi Masalah Bensin Boros pada Motor

PUBLISHED DATE : 17 Agustus 2023

Bensin Boros

Motor merupakan salah satu alat transportasi yang paling populer di Indonesia. Namun, salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pemilik motor adalah konsumsi bensin yang boros. Jika konsumsi bensin boros, maka biaya harian yang dikeluarkan akan semakin banyak.

Selain berdampak pada pengeluaran, hal ini juga dapat berdampak negatif pada lingkungan karena meningkatkan emisi gas buang. Oleh karena itu, penting bagi para pengemudi untuk mengetahui cara mengatasi masalah bensin yang boros pada sepeda motor.

Faktor Penyebab Masalah Bensin Boros pada Motor

Masalah konsumsi bahan bakar bensin yang lebih boros dibanding biasanya dapat terjadi karena beberapa hal. Mulai dari gaya berkendara yang kurang baik hingga …, berikut ini beberapa faktor penyebab yang paling umum.

  • Kebiasaan Berkendara yang Agresif

Salah satu penyebab utama bensin motor menjadi boros adalah kebiasaan mengemudi yang terlalu agresif. Contohnya seperti melakukan akselerasi secara tiba-tiba, pengereman yang terlalu kasar, atau kecepatan yang terlalu tinggi.

Jika melakukan berbagai hal di atas, maka motor harus bekerja lebih keras untuk menjaga performanya. Akibatnya, mesin akan membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan daya yang diperlukan.

  • Tekanan Ban yang Tidak Sesuai

Penyebab bensin boros pada motor yang selanjutnya yaitu akibat tekanan ban yang tidak tepat. Jika permukaan ban terlalu lembek akibat kekurangan tekanan, area kontak antara ban dan jalan akan menjadi lebih besar.

Akibatnya, motor Anda perlu bekerja lebih keras untuk menggerakkan kendaraan dan mengatasi gesekan yang lebih besar. Sehingga, hal ini akan mengakibatkan peningkatan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

  • Oli yang Kotor

Baca Juga : Ketahui Resiko Sebelum Memasang Alat Penghemat Bahan Bakar

Kondisi mesin yang tidak optimal juga dapat menyebabkan konsumsi BBM yang tinggi pada motor. Jika mesin terlalu kotor, oli yang sudah tercemar dapat mengurangi kemampuan pelumas untuk melindungi komponen mesin.

Sehingga, hal ini dapat mengurangi efisiensi mesin secara keseluruhan. Hal ini akan mengakibatkan peningkatan gesekan hingga terjadi kehilangan energi dari bensin yang seharusnya digunakan untuk menghasilkan tenaga.

  • Masalah pada Sistem Bahan Bakar

Selanjutnya, masalah pada sistem bahan bakar juga dapat menjadi faktor penyebab bensin motor boros. Beberapa masalah yang umum terjadi adalah penyumbatan pada filter udara, injektor yang kotor, atau tekanan regulator bahan bakar yang tidak stabil.

Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara yang masuk ke dalam mesin, sedangkan injektor kotor dapat mengganggu proses injeksi bahan bakar. Selain itu, tekanan regulator yang tidak stabil membuat campuran bahan bakar jadi tidak sesuai.

  • Busi yang Aus atau Rusak

Salah satu penyebab kerusakan pada busi yaitu pemasangan yang tidak tepat, atau terjadi kebocoran pada klep. Kedua masalah tersebut bisa membuat busi cepat aus, mengganggu kinerja, hingga mengurangi usia pakainya.

Seiring waktu, busi yang aus atau rusak juga dapat mempengaruhi pembakaran yang efisien. Jika busi tidak berfungsi dengan baik, pembakaran bahan bakar menjadi tidak sempurna dan mengakibatkan konsumsi bensin meningkat.

  • Pengaturan Karburator

Pengaturan karburator yang tidak tepat juga dapat mengganggu efisiensi bahan bakar dan menyebabkan konsumsi bensin boros pada motor. Karburator pada sepeda motor adalah komponen yang berfungsi mencampur udara dengan bahan bakar pada mesin.

Pasalnya, karburator yang tidak diatur dengan benar dapat menghasilkan campuran udara-bahan bakar yang tidak seimbang, yang kemudian akan mempengaruhi efisiensi proses pembakaran.

  • Penggunaan Bahan Bakar Berkualitas Rendah

Penggunaan bahan bakar berkualitas rendah dapat menyebabkan penggunaan BBM meningkat. Sebab, bahan bakar berkualitas rendah seringkali memiliki kandungan zat-zat kontaminan seperti kotoran, air, atau zat kimia yang tidak sesuai standar.

Bahan bakar yang tidak berkualitas dapat mengganggu proses pembakaran yang efisien. Selain itu, penggunaan bahan bakar berkualitas rendah juga dapat merusak komponen sistem bahan bakar, seperti injektor atau katup.

  • Beban Berlebihan

Terakhir, beban yang berlebihan dapat meningkatkan konsumsi bensin menjadi lebih tinggi. Sebab ketika membawa barang yang berat atau mengangkut penumpang secara berlebihan, motor akan membutuhkan lebih banyak tenaga untuk melaju.

Artinya, semakin berat beban yang dibawa maka akan semakin banyak pula tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan. Akibatnya, motor harus bekerja lebih keras dengan cara menghabiskan lebih banyak bensin. 

Cara Mengatasi Masalah Bensin Motor Boros

Untuk mencegah berbagai dampak di atas, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, di antaranya yaitu sebagai berikut.

  • Ubah Gaya Berkendara

Salah satu cara efektif untuk mengatasi masalah bensin motor yang boros adalah dengan mengubah gaya berkendara. Hindari akselerasi secara tiba-tiba dan pengereman yang kasar untuk mencegah penggunaan bensin boros.

Selain itu, usahakan untuk menjaga kecepatan secara konsisten dan menghindari mengemudi dalam kecepatan tinggi. Dengan gaya berkendara yang lebih santai dan terkontrol, Anda dapat mengurangi beban pada mesin dan menghemat bahan bakar. 

  • Perawatan Mesin secara Rutin

Selanjutnya, lakukan perawatan rutin terhadap mesin Anda, baik itu dengan cara mengganti oli, membersihkan dan mengganti filter udara, memeriksa kondisi busi, dan lain sebagainya.

Pastikan untuk mengganti oli secara teratur sesuai dengan rekomendasi pabrik. Selain itu, pastikan filter udara tetap bersih agar aliran udara menuju mesin tetap lancar. Terakhir, pastikan busi berfungsi optimal agar pembakaran berlangsung sempurna.

  • Periksa dan Sesuaikan Tekanan Ban

Salah satu penyebab bensin boros pada motor adalah akibat tekanan ban yang tidak tepat. Jadi, pastikan untuk memeriksa dan menyesuaikan tekanan ban sesuai dengan rekomendasi pabrik sebelum berkendara.

Baca Juga : Penyebab Motor Tidak Ada Pengapian dan Cara Mengatasinya

Dengan tekanan yang tepat, hambatan akibat gesekan antara ban dengan jalan bisa dikurangi. Ini akan membantu motor untuk bekerja secara lebih efisien, sehingga dapat mengurangi konsumsi bensin. 

  • Periksa dan Bersihkan Sistem Bahan Bakar

Selanjutnya, pastikan filter bahan bakar tidak tersumbat oleh kotoran atau endapan yang dapat menghambat aliran bahan bakar. Lakukan pula  pembersihan atau penyemprotan injektor jika diperlukan.

Jika Anda tidak yakin, lakukan konsultasi dengan mekanik berpengalaman untuk membantu membersihkan sistem bahan bakar secara menyeluruh. Selain itu, minta kepada pihak mekanik untuk mengecek tekanan regulatornya.

  • Gunakan Bahan Bakar Beroktan Tinggi

Penggunaan bahan bakar berkualitas tinggi dapat membantu mengatasi masalah bensin yang boros pada motor. Pilihlah bahan bakar dengan oktan yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan motor Anda.

Bahan bakar berkualitas tinggi memiliki kandungan yang lebih baik dan juga lebih bersih, sehingga memungkinkan pembakaran yang lebih efisien di dalam mesin. Selain itu, bahan bakar berkualitas juga dapat membantu mencegah endapan.

  • Hindari Mengangkut Beban Berlebih

Terakhir, hindari mengangkut beban berlebihan yang tidak perlu ketika berkendara. Pastikan untuk menyesuaikan beban barang bawaan maupun penumpang yang diangkut sesuai batas maksimal dari pabrikan.

Jika memungkinkan, gunakan fasilitas pengiriman atau kendaraan lain untuk mengangkut barang tertentu. Dengan mengurangi beban, Anda dapat menghemat bensin dan meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar.

Jika seluruh solusi di atas sudah dicoba namun masalah bensin boros masih juga terjadi, segera periksakan motor Anda ke bengkel terdekat. Untuk mempermudah, lakukan booking servis online di bengkel resmi Suzuki melalui tautan berikut.

Berita Lainnya

Stnk Mobil

Begini Cara Blokir STNK Mobil

Dalam beberapa kasus, bisa jadi pemilik kendaraan harus melakukan blokir STNK mobil. Sebagai contoh, ketika mengalami kehilangan mobil atau telah menjual mobil tersebut. Ada beber...

selengkapnya