Cara Mencegah Jamur di Cat Mobil dan Tips Mengatasinya
23 Februari 2026
Admin
Bagikan
Dalam kondisi tertentu, cat mobil bisa mengalami jamuran. Ada berbagai penyebab mengapa cat mobil bisa mengalami kondisi tersebut.
Misalnya kandungan di dalam air, cara penyimpanan mobil, hingga bagaimana cara Anda ketika mencuci mobil.
Namun tidak perlu khawatir, kondisi tersebut bisa Anda atasi dan cegah dengan berbagai cara. Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan informasinya lebih detail. Silahkan disimak!
Penyebab Terjadinya Jamuran di Cat Mobil
Jamur pada cat mobil disebut juga dengan noda air atau waterspot. Umumnya berwujud bercak dan menempel di permukaan mobil. Sifatnya juga sulit untuk hilang.
Tentunya ini sangat mengganggu penampilan mobil. Agar Anda dapat mencegahnya, berikut informasi berbagai penyebab terjadinya jamuran pada cat mobil”
1. Kandungan di dalam Air
Mungkin selama ini banyak yang mengira bahwa penyebab jamuran di cat mobil bisa terjadi karena air. Tidak sepenuhnya salah. Namun yang lebih tepat adalah karena kandungan di dalam air tersebut.
Apabila air mengandung mineral tinggi, maka saat menempel di cat mobil dan dibiarkan kering sendiri, airnya menguap tetapi mineralnya tetap menempel.
Nah mineral tersebut menyebabkan terjadinya kerak dan muncullah waterspot.
2. Kesalahan dalam Memarkir Mobil
Ketika Anda membiarkan mobil terus basah setelah kehujanan atau selesai dicuci maka bisa menyebabkan tumbuhnya jamur.
Air dan kelembapan menjadi lingkungan ideal untuk jamur. Apabila terus menerus terjadi, maka jamur bisa muncul dalam waktu yang singkat. Bisa seminggu maupun dua minggu sudah muncul.
3. Mencuci Mobil di Panas Terik
Lebih tepatnya dilakukan di bawah paparan sinar matahari secara langsung. Tindakan tersebut dianggap lebih cepat membantu mobil cepat kering.
Namun ternyata tidak demikian. Permukaan mobil yang panas dan terpapar air, bisa menyebabkan air cepat mengering dan sisa mineralnya tertinggal.
Sisa kandungan air tersebut menjadi tempat untuk jamur berkembang biak. Apalagi jika cat mobil Anda banyak terpapar panas secara langsung.
4. Membiarkan Mobil Mengering Sendiri
Hindari kebiasaan mengeringkan mobil Anda sendiri setelah dicuci atau kehujanan. Sisa air yang menempel pada cat mobil bisa menimbulkan kondisi lembap yang disukai jamur.
Apalagi jika mobil sedang Anda parkir di parkiran minim aliran udara. Maka proses pengeringan secara alami akan lebih lama dan kelembapan bertahan lebih lama.
Cara Mencegah Jamur di Cat Mobil
Untuk mencegah terjadinya jamuran pada cat mobil Anda, lakukan beberapa hal berikut:
1. Menjaga Kebersihan dan Memproteksi Cat Mobil
Cara paling dasar adalah dengan menjaga kebersihan mobil. Apabila mobil Anda masih dalam kondisi bersih, maka bilas saja dengan air bersih lalu keringkan dengan baik.
Pastikan Anda tidak membiarkan butiran air di cat mobil menguap sendiri. Selain membersihkan secara rutin. Anda juga bisa mengaplikasikan pelindung cat mobil. Misalnya sealant ataupun wax.
Jika Anda menggunakan wax atau sealant pasta, maka untuk mengaplikasikannya gunakan applicator pad. Tujuannya membantu Anda mengoleskannya lebih rata.
Untuk perlindungan jangka panjang, Anda bisa memberikan proteksi yang bersifat lebih kuat misalnya lapisan coating.
2. Parkir di Tempat yang Tepat
Hindari memarkir mobil di ruang dengan atap terbuka agar mobil tidak terpapar air hujan maupun sinar matahari secara langsung.
Namun, jika Anda memarkir mobil di tempat yang sangat tertutup, pastikan untuk selalu membawanya keluar beberapa kali agar mobil Anda tidak lembap.
Kemudian, ketika parkir di luar ruangan misalnya di bawah pohon, perhatikan ancaman serangga dan getah. Keduanya bisa menyebabkan goresan. Sehingga lebih baik segera cuci dengan sabun khusus agar nodanya hilang.
3. Memperhatikan Kondisi Cuaca
Ketika sudah memasuki musim hujan, umumnya Anda harus melakukan perawatan ekstra pada mobil untuk mencegah kelembapan tinggi. Perawatan tersebut misalnya mencuci mobil lebih sering untuk mencegah pertumbuhan jamur pada cat mobil.
Sementara itu untuk cuaca yang lebih kering, Anda harus melakukan perawatan basic. Tujuannya agar kotoran dan debu tidak menempel terlalu lama.
4. Jangan Buru-Buru Menutup dengan Sarung Mobil
Setelah mencuci mobil, hindari langsung menutup mobil dengan sarung secara terburu-buru. Tindakan tersebut bisa menyebabkan jamur sangat mudah untuk tumbuh.
Ini karena lingkungannya yang lembap. Maka dari itu pastikan kaca dan body mobil Anda sudah kering sebelum ditutup dengan sarung mobil.
5. Membersihkan Mobil Setelah Kehujanan
Jika mobil Anda terpapar air hujan, segera lakukan pengeringan dengan lap. Pastikan lapnya bersih. Bisa juga menggunakan lap microfiber. Ingat, cipratan air hujan yang menempel dan dibiarkan bisa menyebabkan jamur.
Mengatasi Cat Mobil yang Berjamur
Apabila cat mobil Anda sudah terlanjur berjamur, lakukan beberapa hal berikut untuk mengatasinya:
1. Membersihkan Jamur Cat Mobil dengan Pasta Gigi
Mengatasi cat mobil yang berjamur bisa Anda lakukan dengan memanfaatkan perlengkapan di rumah. Salah satunya pasta gigi berwarna putih.
Untuk menggunakannya, siapkan pasta gigi dan kain katun. Kain bersifat keras tersebut bisa membantu mengangkat jamur.
Pastikan permukaan mobil Anda sudah bersih dari debu. Kemudian basahi kain katun bagian ujung dan oleskan pasta gigi di kain.
Gosokkan kain pada cat mobil yang berjamur. Lakukan berulang kali dengan sedikit penekanan. Setelah hilang, bilas menggunakan air bersih dan keringkan dengan kain lembut.
2. Menggunakan Water Spot Remover
Cara kedua dengan menggunakan tentunya dengan water spot remover. Ada banyak jenis produk penghilang noda yang dapat Anda temui. Anda bisa membelinya di toko otomotif maupun toko online.
Cara penerapannya, Anda semprotkan penghilang noda air pada bagian cat mobil yang berjamur. Kemudian gosok menggunakan kain sampai nodanya hilang. Kemudian gosok lagi dengan kain microfiber kering.
3. Menggunakan Minyak Zaitun
Cara lainnya bisa menggunakan minyak zaitun, Sebelum menggunakannya untuk mengangkat jamur pada cat mobil, pastikan Anda mencuci mobil terlebih dahulu.
Baca Juga : Apakah Perlu Pakai Roof Box? Ini Kelebihan dan Kekurangannya untuk Mudik
Setelah itu lakukan pembersihan dengan menuang minyak zaitun secukupnya pada lap microfiber. Oleskan pada cat mobil yang berjamur dengan lembut.
4. Membersihkan Jamur pada Cat Mobil dengan Alkohol
Cairan alkohol umum digunakan untuk membersihkan banyak hal, termasuk jamur. Jika Anda ingin menggunakan alkohol untuk membersihkan jamur, maka siapkan cairan alkohol 50-90 persen. Kemudian tuangkan alkohol pada kain bersifat lembut.
Setelah itu, gosokkan pada cat mobil yang mengalami jamuran. Pastikan Anda menggosoknya dengan bersih. Ketika sudah bersih, pastikan Anda mengeringkan sisa-sisa alkohol menggunakan kain bersih.
5. Menggunakan Cuka Apel
Cuka apel tidak hanya digunakan untuk memasak, Anda bisa menggunakannya untuk membersihkan jamur pada cat mobil.
Untuk menggunakannya, Anda perlu mencampurkan seliter air dengan 3 sendok makan cuka apel.
Setelah itu, celupkan kain lembut dan gosokkan kain ke area cat mobil berjamur. Tahap terakhir, pastikan membersihkan sisa-sisa cairan cuka hingga mengering.
6. Memanfaatkan Pemutih Pakaian
Jika Anda memiliki pemutih pakaian, maka bisa dimanfaatkan untuk membersihkan jamur pada cat mobil. Gosokkan kain yang sudah Anda celup cairan pemutih di area yang berjamur. Setelah itu bilas menggunakan air bersih dan keringkan.
Selain mengatasi jamur pada cat mobil dengan cara di atas, Anda juga bisa melakukan perawatan di bengkel. Nantinya body mobil akan dipoles.
Serahkan perawatan cat mobil Anda di bengkel resmi Suzuki. Kunjungi laman berikut suzuki.co.id untuk informasi lebih lanjut.
Sumber gambar:
RomaMCS - https://www.shutterstock.com/image-photo/mold-on-ceiling-fungus-getting-through-2547763745