Tips & Trik

Ayo Mengenal Fungsi Roller Pada Motor Matic

PUBLISHED DATE : 05 Februari 2022

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/156788091_s.jpg

Sudah tahu sistem CVT yang digunakan pada motor matic? Sistem inilah yang membuat perpindahan gigi terjadi secara otomatis. Di dalam komponen CVT ini terdapat roller yang memiliki peran penting. 

Fungsi roller pada motor matic adalah menciptakan tekanan pada pulley agar dapat bergerak. Anda yang menggunakan motor matic seharusnya mengetahui bagaimana cara kerja dan fungsi dari roller. 

Yuk langsung saja simak selengkapnya mengenai fungsi roller, caranya bekerja sampai perawatannya. 

Baca Juga : Pengaruh Penggunaan Bahan Knalpot Motor, Pada Suara Atau Performa?

Apa Saja Fungsi Roller Pada Motor Matic?

Kelebihan dari motor matic adalah sistem otomatis, sehingga pengendara hanya perlu mengendalikan gas dan rem. Komponen CVT atau Continuously Variable Transmission menjadi sistem vital dalam menciptakan perpindahan gigi otomatis. 

Perpindahan roda gigi ini terjadi dengan mendeteksi perubahan RPM mesin. Setiap CVT memiliki tiga bagian yaitu drive belt, pulley primer, pulley sekunder. Komponen pulley primer terhubung dengan mesin. 

Baca Juga : Lengkap, Ini Dia Cara Memperpanjang SIM C untuk Motor

Sedangkan pulley sekunder berhubungan dengan roda belakang. Keduanya bisa memiliki diameter yang berubah-ubah. Perubahan pulley ini dapat terjadi berkat roller yang bekerja. 

Besar sekali peranan roller ini pada sistem CVT. Apabila dirangkum ada tiga macam fungsi roller yang penting yaitu sebagai berikut:

  • Pergerakan Variator jadi Semakin Mudah 

Fungsi yang pertama adalah untuk memudahkan variator bergerak. Variator adalah komponen yang bekerja dalam proses pergerakan sepeda motor. Supaya variator dapat bergerak dengan baik maka kondisi roller juga harus bulat. 

Baca Juga : Safety First, Ini Perlengkapan Touring Motor Yang Wajib Ada

Ketika roller bentuknya sudah tidak bulat lagi maka variator tidak bisa bergerak dengan mudah. Anda yang mengendarai motor pun akan merasa terganggu dengan laju kendaraan. 

Ketika roller sudah tidak berbentuk bulat lagi lebih baik untuk menggantinya supaya jalannya sepeda motor bisa lebih lancar. 

  • Menentukan Besar Kecilnya Diameter Pulley 

Sesuai dengan cara kerjanya, fungsi yang kedua dari roller adalah menentukan diameter pulley. Perubahan diameter pulley ini nantinya akan mendukung gerak v belt di motor matic. 

Tanpa adanya perubahan ukuran maka sepeda mesin sepeda motor tidak mendapatkan daya untuk bisa berjalan. Pada saat diameter roller ini berubah lebih besar atau kecil sesuai dengan tarikan gas maka motor akan bergerak. 

  • Pengatur Akselerasi Motor 

Tidak kalah penting dengan fungsi roller pada motor matic lainnya, roller juga akan mengatur akselerasi pada sepeda motor. Roller bawaan dari pabrik akan bekerja mengatur akselerasi motor agar tetap seimbang. 

Anda bisa saja memodifikasi roller supaya top speed yang didapatkan lebih baik, hanya saja dampaknya bisa berpengaruh pada akselerasi. Apabila Anda ingin memodifikasi maka perlu mengubah roller standar menjadi lebih berat. 

Beda jika ingin mendapatkan akselerasi yang lebih baik, maka penggantian roller adalah dengan yang lebih ringan. Efeknya tentu saja ada pada top speed yang rendah. 

Mengingat ketiga fungsi roller pada motor matic ini, Anda tidak bisa melakukannya secara sembarangan. 

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya