Tips & Trik

Awas, Ini Efek Jika Oli Gardan Mobil Tidak Diganti Berkala

https://www.suzuki.co.id/uploads/news/oli_gardan.jpg

Saat melakukan servis mobil, teknisi bukan sekedar mengecek normal tidaknya mesin tetapi juga melakukan penggantian oli. Ada banyak jenis oli yang diganti seperti oli gardan, oli mesin, oli transmisi, minyak rem, oli transfer dan lainnya. 

Di antara semua jenis oli tersebut, kebanyakan pemilik mobil hanya mengenal oli mesin. Oli ini memang penting fungsinya karena berfungsi sebagai pelumas yang masuk ke mesin penggerak seperti silinder, piston dan crankshaft. 

Tak kalah penting dengan oli mesin, oli gardan juga harus diganti secara berkala. Justru jenis oli inilah yang paling sering terlupakan oleh pemilik kendaraan. Sebaiknya Anda sebagai pemilik kendaraan roda empat perlu tahu apa itu oli gardan dan dampaknya jika tidak menggantinya. 

Apa Itu Oli Gardan dan Fungsinya 

Baca Juga : Tarif Pajak Progresif Kendaraan yang Harus Kamu Ketahui

Pengertian dari oli gardan adalah oli yang digunakan untuk melumasi kontak gigi pada box gardan. Tak hanya itu, cairan ini juga akan memberikan perlindungan pada pinion gear supaya tidak bersinggungan secara langsung dengan bearing. 

Biasanya oli ini harus diganti dengan memperhatikan jarak km yang telah ditempuh. Rata-rata bengkel resmi akan merekomendasikan penggantian oli setelah jarak 20 ribu km atau maksimal 40 ribu km.

Dilihat dari pengertiannya, oli ini sekilas tidak terlihat sangat penting, berbeda dengan oli mesin. Karena tugasnya tidak berat inilah sebagian besar pemilik mobil akan mengabaikan penggantiannya dengan tepat waktu. 

Baca Juga : Mobil Jarang Digunakan Lebih Awet, Benarkah?

Bentuk cairan dari oli gardan biasanya lebih kental jika dibandingkan dengan oli mesin. Penggantian oli ini biasanya berhubungan dengan oli transmisi yang juga perlu diganti dengan jarak km yang sama. 

Tak jarang juga pemilik kendaraan yang lupa untuk mengganti kedua jenis oli ini karena untuk mencapai 40 ribu km mobil perlu dikendarai satu setengah tahun bahkan dua tahun. Jadi penggantian selama dua tahun sekali inilah yang membuat pemilik kendaraan lupa. 

oli_gardan_mobil

Efek Buruk yang Dihadapi Mobil Jika Tidak Mengganti Oli Gardan

Baca Juga : Benarkah Bisa Dapat Lebih Banyak Kalau Isi Bensin di Malam Hari?

Setelah mengetahui pengertian dan fungsi dari oli gardan mobil, sebaiknya Anda jangan meremehkan untuk menggantinya secara rutin. Walaupun hanya perlu diganti sekali dalam dua tahun atau setahun pengaruhnya sangat besar jika Anda terlambat menggantinya. 

Apa saja efek buruk ketika Anda melupakan penggantian oli gardan? Berikut ini dampak buruk yang terjadi pada kendaraan. 

  • Muncul Suara Bising dari Mesin Mobil

Efek buruk yang pertama dan sangat mengganggu adalah munculnya bunyi dari mesin. Suara ini muncul karena terjadinya gesekan pada semua komponen gear yang akhirnya membuat kerusakan pada gear transmisi. 

Suara bising ini muncul dari kotak CVT dan Anda pasti akan merasa tidak nyaman dengan adanya suara ini. Ketika Anda mengendarai di jalan datar sekalipun bunyi ini akan terus terdengar, jika suaranya semakin kencang menandakan kerusakan semakin parah. 

  • Meningkatnya Suhu jadi Overheat

Apabila Anda lupa mengganti oli gardan mobil, dampak selanjutnya yang muncul adalah masalah suhu. Peran penting oli gardan bukan hanya sebagai pelumas saja, tetapi juga besar pengaruhnya pada pendinginan yang terjadi di mesin gardan. 

Apabila Anda lupa menggantinya secara berkala, maka akan membuat suhu pada gardan mobil menjadi macet. Apabila terjadi macet, maka suhu berubah semakin tinggi atau overheat. Ketika suhunya tinggi, bukan tidak mungkin akan mengakibatkan komponen gardan memuai. 

  • Jalan Kendaraan Tidak akan Mulus

Selain suara yang mengganggu, laju kendaraan juga akan terhambat. Bisa saja ketika Anda berkendara, mesin mengalami ngadat. Anda pun akan terhambat dalam perjalanan. Hal ini disebabkan karena gesekan yang terjadi antar komponen mesin terlalu keras. 

Gesekan dinamis terlalu keras akan terjadi ketika oli gardan sudah tidak layak pakai lagi. Adanya gesekan keras ini yang membuat perputaran antar mesin terhambat. Anda pun tidak akan nyaman lagi berkendara karena tidak bisa berjalan mulus. 

  • Sulit Mengendalikan Roda Mobil
Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya