Tips & Trik

Perlu Tahu, Ini Cara Kerja Kopling Mobil

PUBLISHED DATE : 07 Mei 2021

Cara Kerja Kopling Mobil

Adapun fungsi lain dari kopling mobil adalah sebagai berikut. 

  1. Membantu menciptakan pergerakan halus ketika melakukan perpindahan gigi saat mobil berjalan. 
  2. Membantu menciptakan pergerakan mobil yang lebih halus dengan mengangkat engine. 
  3. Mampu menghentikan mobil tanpa perlu mematikan mesin, hal ini sangat membantu saat berada di jalanan macet. 
  4. Membantu performa rem jadi lebih baik ketika harus menghentikan kendaraan secara mendadak. 

Dilihat dari fungsinya ini, maka kelancaran cara kerja kopling mobil harus selalu diperhatikan. Kerusakan sedikit saja akan mempengaruhi kemampuan mesin mobil serta perpindahan gigi. 

Mendukung kerja kopling tetap maksimal, ada beberapa komponen kopling mobil yang wajib dikenali. Mengetahui komponen utama dari sistem kopling memudahkan Anda untuk memahami bagaimana cara kerjanya yang benar. 

  • Clutch Pedal / Pedal Kopling

Bagian pertama adalah pedal kopling yang bekerja sebagai komponen input yang nantinya akan mengendalikan kopling. Komponen ini diciptakan untuk memiliki cara kerja seperti pengungkit. 

Pada bagian pangkal pedal memiliki engsel yang dihubungkan langsung ke push rod. Pedal akan disesuaikan tingginya dengan kebutuhan pengendara. 

  • Master Silinder Kopling

Merupakan komponen yang akan bekerja untuk mengubah tenaga mekanis menjadi tekanan hidrolik ketika pedal ditekan. Di sini terdapat dua bagian yaitu master silinder kopling atas dan bawah. Bagian atasnya dihubungkan ke push rod sehingga mampu menerima tekanan langsung pedal kopling. 

Baca Juga : Jangan Asal! Begini Cara Mencuci Mesin Mobil Yang Aman

Sedangkan master silinder kopling bawah akan menerima tekanan yang nantinya disalurkan oleh minyak kopling. Baru setelahnya tekanan disalurkan ke garpu pembebas atau fork sebagai media pendorong. 

  • Release Bearing

Komponen ini akan bekerja untuk menyalurkan tekanan yang asalnya dari release fork atau actuary cylinder. Tujuannya agar tekanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menekan pegas diafragma. Bentuk fisiknya seperti cincin tebal. 

  • Clutch Cover

Berbentuk sebuah tutup kopling yang fungsinya sebagai rumah dari beberapa pegas diafragma dan alat penekan. Tutup ini terhubung dengan flywheel dan akan ikut berputar ketika flywheel bergerak. 

  • Flywheel

Komponen ini adalah sebuah plat yang nantinya akan berfungsi memberikan putaran input dari mesin mobil. 

  • Pressure Plate

Sebuah pelat yang berfungsi untuk melanjutkan tekanan ke pegas diafragma dari kampas kopling. Wujudnya adalah piringan dari bahan besi dan terdapat lubang pada bagian tengahnya. 

  • Pegas Kopling
Halaman 1 2 3 4 Tampilkan Semua

Berita Lainnya