Tips & Trik

Pentingnya Pergantian Filter Udara Kabin untuk Kesehatan

PUBLISHED DATE : 17 Desember 2023

Filter Udara1

Kebersihan udara di dalam kabin mobil sangat penting untuk memastikan kenyamanan dan menjaga kesehatan penumpang maupun pengemudi di dalamnya. Oleh karena itu, filter udara kabin harus diganti secara berkala.

Namun, tahukah Anda apa itu filter kabin dan kapan waktu ideal untuk mengganti filter tersebut? Setelah memahaminya, ketahui pula cara mengganti filter kabin yang benar melalui panduan lengkap berikut ini.

Mengenal Filter Udara Kabin: Apa Bedanya dengan Jenis Filter Lain?

Saat ini, sebagian besar kendaraan modern sudah dilengkapi dengan 4 jenis filter berbeda, yaitu filter kabin, filter oli, filter bensin, dan filter mesin. Berikut ini rincian perbedaannya:

  • Filter Kabin

Terletak di bawah dashboard, berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam kabin kendaraan. Filter ini mencegah debu dan alergen masuk, serta memastikan udara yang Anda hirup selama berkendara tetap bersih.

  • Filter Oli

Berfungsi menyaring dan menjaga kebersihan oli. Sedangkan oli berfungsi untuk mendinginkan mesin dan melumasi bagian-bagian penting pada kendaraan.

  • Filter Bensin

Berfungsi menyaring kontaminan berbahaya agar tidak masuk ke dalam sistem injeksi bahan bakar atau BBM.

  • Filter Mesin

Fungsinya sama seperti filter kabin, yaitu untuk menyaring udara. Bedanya, yang disaring adalah udara yang akan masuk ke dalam bagian mesin.

Pentingnya Mengganti Filter Udara Kabin bagi Kesehatan

Baca Juga : Fungsi Brush Pada Motor Starter

Udara bersih memiliki dampak langsung pada kesehatan manusia. Salah satu cara terpenting untuk memastikan kualitas udara yang baik di dalam mobil adalah dengan mengganti filter kabin. Ini dia beberapa manfaat pentingnya melakukan penggantian filter kabin secara rutin:

  • Mencegah Polusi dan Gas Beracun

Filter ini berfungsi sebagai barier pertama untuk melindungi Anda dan penumpang dari polusi udara dan gas beracun. Tanpa filter yang bersih dan berfungsi optimal, partikel halus seperti debu, asap, dan zat beracun dari lingkungan jadi mudah masuk.

Jika polusi dan gas tersebut berhasil masuk ke mobil, maka tentu akan terhirup oleh pengendara dan penumpang. Paparan terus-menerus dapat menyebabkan masalah pernapasan, alergi, bahkan masalah kesehatan lain yang lebih serius.

  • Membersihkan dari Debris dan Serangga

Selanjutnya, filter udara kabin tidak hanya menyaring partikel-partikel halus, tetapi juga berfungsi sebagai pelindung terhadap debris, daun, ranting, dan serangga yang mungkin masuk ke dalam kabin.

Terutama jika Anda sering memarkir kendaraan di area dengan banyak pepohonan, filter ini menjadi pertahanan utama terhadap benda-benda asing dari luar yang dapat mengganggu sistem udara dan kenyamanan selama berkendara.

  • Mencegah Bakteri dan Jamur

Filter yang  kotor dan sudah lama tidak diganti dapat menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri dan jamur. Sebab, kelembaban yang terperangkap di dalam filter akan menciptakan lingkungan yang ideal bagi mikroorganisme.

Bakteri dan jamur yang berkembang dalam filter dapat menyebabkan bau tidak sedap di dalam mobil. Yang lebih serius lagi, kedua mikroorganisme tersebut dapat mempengaruhi kesehatan pengendara dan penumpang.

  • Mengoptimalkan Kinerja HVAC

Filter kabin memiliki dampak langsung pada kinerja sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC) dalam kendaraan. Ketika filter kabin bersih, udara yang masuk ke dalam kabin tidak terkontaminasi oleh kotoran dan partikel-partikel kecil.

Hal ini tidak hanya menjaga kualitas udara, tetapi juga membantu menjaga kinerja sistem AC, pemanas, dan ventilasi. Sebaliknya, filter yang kotor dan tersumbat dapat menyebabkan beban kerja berlebih pada sistem HVAC.

  • Menjaga Kesehatan Mesin Kendaraan

Selain manfaat bagi kesehatan pengemudi dan penumpang, penggantian filter udara kabin secara rutin juga berkontribusi penting bagi kesehatan mesin kendaraan secara keseluruhan.

Meskipun secara langsung tidak terkait dengan kesehatan manusia, kesehatan mesin kendaraan tetap menjadi faktor penting untuk memastikan kendaraan beroperasi dengan baik dan aman.

Kapan Waktu Ideal untuk Penggantian Filter Kabin?

Penting untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti filter kabin, agar Anda bisa menjaga kualitas udara di dalam kendaraan. Sebagai panduan umum, pabrikan umumnya merekomendasikan penggantian setiap 10.000 kilometer atau enam bulan sekali.

Namun, beberapa faktor khusus dapat mempengaruhi frekuensi penggantian yang dianjurkan. Contohnya seperti kondisi lingkungan tempat Anda mengemudi, polusi udara, hingga jumlah penggunaan AC.

Jika Anda sering berkendara di daerah berdebu atau banyak pepohonan, lebih baik periksa kondisi filter setiap empat hingga lima bulan sekali. Begitupun jika Anda sering menggunakan AC, karena filter kabin akan bekerja lebih keras untuk menyaring udara.

Tanda-tanda filter kabin yang perlu diganti antara lain muncul bau tidak sedap saat menghidupkan AC, terjadi penurunan aliran udara, atau udara kendaraan terasa lebih berdebu dan lebih sesak dari biasanya.

Panduan Cara Mengganti Filter Kabin Mobil

Lalu, bagaimana cara mengganti filter udara kabin mobil dengan baik dan benar? Sebagai panduan, berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:

  • Identifikasi Lokasi Filter Kabin

Pertama, Anda perlu mengidentifikasi lokasi filter kabin di dalam kendaraan. Biasanya, filter ini terletak di area bawah dashboard dan dekat dengan area penumpang.

Sebaiknya, cek buku manual servis atau panduan pengguna kendaraan Anda untuk mengetahui lokasi yang tepat, sebab setiap jenis mobil kemungkinan lokasinya akan sedikit berbeda.

  • Pastikan Kendaraan Mati dan Terparkir dengan Aman

Baca Juga : Ketahui Cara Pasang 1 Relay Lampu Motor

Sebelum memulai penggantian, pastikan kendaraan dalam keadaan mati dan sudah diparkir dengan aman. Jangan lupa juga aktifkan rem tangan untuk menghindari pergerakan yang tidak diinginkan.

  • Buka Glove Box atau Panel Akses

Jika filter kabin Anda terletak di glove box (kompartemen yang terpasang di dashboard mobil), buka kotak tersebut untuk mengganti filternya. Namun, ada juga jenis kendaraan yang filter kabinnya berada di area panel akses.

  • Lepaskan Filter Lama

Setelah membuka kotak atau panel, lepaskan filter lama dengan hati-hati. Perhatikan arah pemasangan filter kabin yang lama untuk membantu Anda mengetahui cara memasangnya kembali dengan benar.

  • Bersihkan Area Sekitar

Jika filter lama sudah dilepas, sebaiknya bersihkan area sekitarnya dari debu atau kotoran yang mungkin terakumulasi. Gunakan penyedot debu atau lap bersih untuk membersihkan area tersebut.

  • Pasang Filter Baru

Selanjutnya, tempatkan  filter kabin yang baru dengan memperhatikan arah pemasangan. Biasanya, simbol tanda panah yang tercetak pada filter menunjukkan arah aliran udara. Jadi, pastikan filter terpasang dengan benar sesuai petunjuk.

  • Tutup Ulang Kotak atau Panel dengan Rapat

Setelah mengganti filter, pastikan untuk menutup kembali glove box atau panel dengan rapat. Pastikan tidak ada celah yang dapat memungkinkan udara kotor masuk ke dalam sistem.

  • Periksa Hasil Pemasangan

Sebelum menghidupkan mesin, periksa fungsionalitas sistem HVAC dengan menghidupkan AC atau sistem pemanas terlebih dahulu. Pastikan aliran udaranya  normal dan tidak ada suara aneh yang muncul setelah penggantian filter dilakukan.

Jika kondisi aliran udara mobil setelah proses penggantian filter tetap normal dan tidak ada masalah, Anda sudah bisa menghidupkan mesin kembali. Jangan lupa juga untuk mencatat tanggal penggantian filter tersebut sebagai referensi jadwal penggantian selanjutnya.

Namun agar hasilnya lebih maksimal, sebaiknya lakukan penggantian filter udara kabin langsung di bengkel resmi terdekat. Selain itu, jangan lupa untuk memilih filter baru yang berkualitas dan tahan lama!

Berita Lainnya

Blog 27

4 Motor Murah Unggulan Suzuki

Mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan malas berjibaku dengan kemacetan kota-kota besar, tentunya lebih memilih untuk memiliki sepeda motor ketimbang mobil sebagai kendaraan pri...

selengkapnya