Memahami Peran Bushing Arm dalam Kenyamanan Berkendara
22 Januari 2026
Admin
Bagikan
Bushing arm adalah komponen pada sistem suspensi mobil. Fungsi utamanya sebagai peredam getaran dan memastikan bahwa kendaraan stabil ketika sedang melaju di jalan. Selain itu ada berbagai fungsi lainnya.
Karena bushing arm termasuk dalam sistem suspensi mobil, maka jika terjadi kerusakan bisa menyebabkan masalah pada mobil.
Apa saja peran bushing arm untuk mobil, ciri kerusakannya, dan dampak jika bushing arm mengalami kerusakan? Berikut informasinya untuk Anda.
Mengenal Bushing Arm
Jadi bushing arm adalah komponen berukuran kecil dengan bentuk tabung besi. Di bagian dalam bushing arm terdapat karet.
Lokasi bushing arm sendiri ada di kaki-kaki mobil. Letaknya tersebut berkaitan dengan fungsinya yakni sebagai penghubung komponen suspensi bagian bawah.
Bushing arm memang tidak mudah terlihat oleh mata. Ini karena bushing arm berada di titik sambungan. Tepatnya antara lengan suspensi dengan rangka kendaran,
Nah posisi inilah yang kemudian memungkinkan bushing arm meredam guncangan dan getaran dari permukaan jalan.
Fungsi Bushing Arm untuk Kenyamanan
Kinerja bushing arm berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan Anda dalam berkendara. Berikut beberapa fungsi bushing arm:
1. Menyerap Guncangan dan Getaran
Seperti disinggung pada awal artikel, salah satu fungsi dari bushing arm adalah sebagai peredam guncangan dan getaran.
Fungsi tersebut dapat memungkinkan karena bushing arm dibuat dari bahan bersifat fleksibel yakni poliuretan atau karet. Bahan tersebut mampu meredam getaran dan guncangan.
Fungsi tersebut akan membantu mengurangi dampak buruk yang bisa terjadi pada mobil dan penumpang. Kenyamanan selama berkendara pun terjaga bahkan meningkat.
2. Lengan Suspensi Bergerak Lebih Halus
Adanya bushing arm membantu lengan suspensi bergerak lebih halus. Dengan demikian respons suspensi pada berbagai kondisi jalanan lebih meningkat.
Pengendalian ketika berkendara pun terjaga. Apalagi ketika Anda berkendara dalam kecepatan yang tinggi atau ketika melakukan manuver.
Pergerakan halus juga menandakan bahwa roda berada dalam kontak yang maksimal dengan jalan. Sehingga keselamatan dan performa mobil meningkat.
3. Mengurangi Suara Bising
Fungsi ketiga dari bushing arm adalah meredam suara bising. Suara tersebut muncul karena gesekan yang terjadi antara komponen logam yang berada di dalam sistem suspensi.
Peredaman suara ini penting karena Anda akan lebih tenang dalam berkendara. Tanpa kehadiran bushing arm, gesekan logam bisa memunculkan suara bising yang sangat mengganggu.
Selain itu, keausan pada komponen lainnya bisa meningkat.
4. Kestabilan Mobil Terjaga
Peran selanjutnya adalah menjaga kestabilan mobil. Caranya dengan memastikan bahwa lengan suspensi tetap berada di posisinya.
Mengapa penting? Karena menjaga geometri suspensi dengan tepat. Hal tersebut berdampak secara langsung terhadap stabilitas dan kontrol mobil.
Kestabilan mobil sangat diperlukan ketika Anda berkendara di kondisi jalan dinamis atau harus bermanuver secara mendadak. Sehingga kenyamanan dan keamanan Anda tetap terjaga.
5. Usia Komponen Suspensi Lebih Lama
Bushing arm juga memungkinkan untuk mengurangi terjadinya keausan pada bagian suspensi lain. Contohnya strut dan ball joint.
Dengan demikian umur pakai sistem suspensi bisa lebih panjang. Tentunya biaya perawatan akan lebih murah dan mobil Anda tetap dalam kondisi yang baik.
Ciri-Ciri Bushing Arm Mengalami Kerusakan
Agar Anda dapat segera mengatasi bushing arm yang mengalami kerusakan, Anda perlu memahami ciri-cirinya. Berikut kami bagikan informasinya untuk Anda:
1. Muncul Suara yang Tidak Biasa
Bushing arm yang rusak bisa diketahui melalui munculnya suara yang mengganggu. Biasanya suara tersebut muncul ketika Anda melintasi jalanan yang tidak rata. Bunyinya muncul dari dalam kabin.
Tentunya suara berisik tersebut akan mengurangi kenyamanan Anda sebagai pengendara maupun penumpang.
Untuk mengatasinya, Anda perlu melakukan penggantian bushing arm mobil. Anda bisa melakukan penggantian di bengkel resmi Suzuki
2. Mobil Tidak Stabil
Biasanya ketidakstabilan mobil terasa ketika Anda berkendara dengan kecepatan yang tinggi. Rasanya seperti melayang. Mobil juga cenderung melenceng dari jalur. Baik itu ke kiri maupun ke kanan.
Belum lagi ketika Anda harus melewati jalan yang terjal. Mobil akan terasa oleng, Tentunya kondisi ini sangat membahayakan Anda.
3. Karet Sudah Mengalami Getas
Tanda lain bushing arm perlu diganti adalah kondisinya sudah usang. Anda bisa melihatnya dari kondisi karet. Biasanya sudah getas dan ada banyak keretakan.
Karet bisa mengalami keretakan karena sering melewati jalan yang tidak rata dan bekerja dengan keras.
Kemudian bisa juga dikarenakan strut bar di bushing sudah mulai mengalami pecah.
Tips Merawat Bushing Arm
Untuk menjaga agar bushing arm tetap awet atau dapat segera diatasi kerusakannya, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:
1. Melakukan Deteksi Dini
Anda harus benar-benar memperhatikan apakah terdengar suara yang tidak biasa ketika Anda berkendara di jalan yang bergelombang. Apabila Anda mendengarnya maka segera lakukan pemeriksaan pada bushing arm.
2. Pemeriksaan dengan Mata
Dalam pemeriksaan ini Anda perlu mencari gejala keausan pada bushing arm. Misalnya ada tidaknya retakan atau deformasi yang terjadi pada karet bushing.
Apabila Anda belum yakin, Anda bisa bawa ke bengkel untuk dilihat teknisi profesional. Mereka akan membantu Anda untuk mengidentifikasi kondisi bushing arm.
3. Melakukan Servis Secara Rutin
Agar kerusakan pada bushing arm tidak semakin parah, Anda dapat melakukan perawatan secara rutin dengan cara servis ke bengkel.
Teknisi akan memeriksa bushing arm dan komponen yang berkaitan. Tujuannya untuk memastikan semua komponan masih dalam kondisi yang baik.
4. Mengganti Bushing Arm yang Sudah Rusak
Bushing arm yang sudah mengalami kerusakan perlu diganti dengan yang baru. Pastikan Anda memilih bushing arm yang memiliki kualitas tinggi. Tujuannya agar tahan lama dan kinerjanya juga optimal.
Baca Juga : Gejala Mesin Mobil Perlu Dilakukan Overhaul
Mengganti Bushing Arm dengan yang Baru
Penggantian bushing arm biasanya dilakukan di bengkel. Tapi tidak ada salahnya untuk mengetahui langkah-langkahnya sebagai penambah wawasan:
1. Melakukan Pembongkaran Kaki Mobil
Langkah pertama, teknisi akan melakukan pembongkaran pada sebagian kaki. Dongkrak digunakan untuk mengangkat mobil agar bagian bawahnya bisa lebih mudah diakses.
2. Mengganti Bushing Arm Lama ke Baru
Selesai membongkar, teknisi kemudian mengganti bushing arm yang sudah rusak. Caranya teknisi akan melepaskan bushing arm lama lalu memasang bushing arm baru ke lokasi yang tepat.
Setelah itu, kaki-kaki mobil yang dibongkar tadi akan dipasang kembali.
3. Jika Mengganti Karet Bushing Arm
Apabila Anda hanya mengganti karet bushing arm, maka alat yang digunakan adalah press. Alat tersebut akan memudahkan teknisi untuk melepaskan karet bushing arm.
4. Mengganti Karet Bushing
Setelah teknisi melepaskan karet bushing, maka saatnya mengganti dengan yang baru. Caranya teknisi akan mengetok karet ke area dalam bushing dengan menggunakan palu. Tujuannya agar karet terpasang secara lurus.
Bushing arm letaknya memang tidak bisa langsung dilihat dengan mudah. Namun fungsinya sangat penting dalam kestabilan mobil.
Maka dari itu perlu diketahui kapan bushing arm harus diganti. Jangan sampai keselamatan Anda terancam karena tidak mengetahui bahwa bushing arm harus segera diganti.
Tanda-tanda kerusakan bisa Anda ketahui dengan beberapa cara. Semoga informasi ini dapat membantu Anda untuk melakukan perawatan pada bushing arm. Kunjungi website resmi Suzuki untuk mendapatkan solusi perawatan terbaik sesuai rekomendasi pabrikan.
Sumber gambar:
Setta Sornnoi - https://www.shutterstock.com/image-photo/close-worn-damaged-control-arm-bushings-2177362211?trackingId=21cc57fc-eb58-4045-9b77-74b22861d99f&listId=searchResults