Kapan Sebaiknya Busi Motor Diganti

25 November 2018
Share to

Bagi orang yang sudah akrab dengan dunia otomotif, pastinya sudah tak asing lagi dengan yang namanya busi. Busi merupakan komponen pertama yang bekerja ketika motor dihidupkan untuk menciptakan pembakaran. Fungsi Busi ini tidak main-main. Maka dari itu, penting bagi kita sebagai pemilik motor untuk melakukan ganti busi jika memang sudah tidak layak pakai.

Lalu, yang menjadi pertanyaan, kapan waktu ganti busi itu dilakukan? Nah, pertanyaan itulah yang akan kita bahas pada artikel kali ini.

Kapan Waktu Pergantian Busi dilakukan?

Idelanya, untuk melakukan pengecekan busi setiap 4000 km, ada dua hal yang harus diperhatikan agar busi tetap dalam keadaan prima yaitu membersihkan dari kotoran dan juga pengecekan jarak elektroda sesuai dengan spesifikasi motor.

Ciri ciri busi yang sudah hampir mati yaitu motor mulai susah distarter atau waktu starternya lebih panjang dari biasanya, selain itu suara motor sudah tidak mulus lagi. Jika dilihat dari bentuk fisiknya, busi sudah terlihat hitam tercampur kotoran dan jarak penutup ke inti elektrodanya sudah mulai melar dari ukuran standar. Jika motor sudah dalam keadaan seperti ini dan busi tidak segera diganti, bisa jadi akan merusak bagian motor yang lain. Pastinya Anda tidak mau kan jika harus mengeluarkan banyak uang agar motor bisa digunakan kembali.

Apakah Busi Standar Masih Berfungsi Lebih Dari 8 Ribu km?

Busi standar masih bisa berfungsi dengan baik lebih dari 8 ribu km. Namun, semua itu tergantung dari situasi kondisi. Biasanya, jika busi mudah kotor disebabkan karena banyak hal. Salah satunya karena bahan bakar atu BBM yang terlalu boros, sehingga peluang busi cepat mati sangatlah besar. Namun, jika baik-baik saja, masih sanggup melebihi 8 ribu kilo. Dengan kata lain, busi standar masih bisa bertahan lebih dari 8 ribu kilometer bahkan hingga 20.000 kilo meter.

Demikian ulasan tentang kapan sebaiknya busi motor diganti. Setelah mengetahui ciri-ciri busi minta diganti, maka segera ganti gusi jika ciri-ciri tersebut sudah muncul. Daripada dibiarkan terlalu lama yang akan membuat bagian motor yang lain rusak. Semoga artikel ini memberi manfaat bagi siapa saja yang membacanya.