Tips & Trik

Harus Tahu, Begini Cara Cek Oli Motor Kamu

PUBLISHED DATE : 17 November 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/66323264_s.jpg

Kemungkinan yang sering terjadi, tutup menjadi kendor dan tidak bisa menutup dengan rapat.

Apabila tutup oli sudah rusak, maka sangat besar kemungkinan oli akan mengalami kebocoran, dan hal tersebut tentunya bisa menyebabkan kerusakan dan kerugian lainnya. 

Oleh karena itu, membuka tutup oli sebaiknya dilakukan dengan hati-hati agar tidak terjadi kerusakan. 

Bersihkan Ujung Penutup Oli

Langkah selanjutnya untuk mengetahui keadaan oli motor, adalah dengan membersihkan ujung penutup oli motor.

Tutup oli motor sendiri biasanya dilengkapi dengan sebuah stik yang diberi nama dipstik. Melalui alat ini, akan diketahui seberapa banyak oli mesin berkurang atau menyusut.

Pada beberapa jenis kendaraan motor, tutup oli tidak dilengkapi dengan dipstick. Untuk jenis kendaraan yang tidak memiliki dipstick, maka cara melihat permukaan oli motor bisa dilakukan dengan cara lain, tanpa menggunakan dipstick.

Sebelum menggunakan dipstick tersebut untuk mengecek keadaan oli motor, sebaiknya dipstick tersebut dibersihkan terlebih dahulu dari sisa oli yang menempel pada dipstick tersebut. Membersihkan dipstick bisa dilakukan dengan menggunakan tisu, atau lap pembersih yang bisa digunakan.

Periksa Ketinggian Oli

Cara cek oli motor yang selanjutnya adalah dengan melihat ketinggian permukaan oli. Dengan melihat permukaan oli motor, bisa diketahui apakah oli motor  masih cukup dan aman untuk dipakai, atau sebaliknya, harus dilakukan penambahan dan mungkin juga penggantian oli.

Cara mengecek oli motor apakah masih aman dan cukup untuk digunakan atau tidak, bisa dilihat dengan menggunakan dipstick tersebut.

Biasanya dipstick bisa ditemukan saat membuka tutup oli. Dipstick memiliki indikator upper level dan under level untuk mengetahui tinggi permukaan oli.

Indikator yang terdapat pada dipstick adalah upper level yang menunjukkan volume oli masih berada di atas garis normal sehingga masih aman dan cukup untuk digunakan. 

Sedangkan alat ukur lainnya adalah lower level. Apabila oli berada di bawah garis ini, maka oli harus ditambah atau diganti.

Selain memperhatikan ketinggian permukaan oli, sebaiknya juga diperhatikan warna oli motor.

Oli masih bisa digunakan bila warnanya bening kecoklatan. Apabila oli sudah berwarna hitam, sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Mengecek oli juga bisa dilakukan di bengkel resmi Suzuki.

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya