Engine Mounting: Fungsi, Jenis, dan Tanda Kerusakannya
06 Maret 2026
Admin
Bagikan
Mesin mobil memiliki bobot cukup berat dan menghasilkan getaran konstan ketika menyala. Tanpa engine mounting, getaran tersebut akan langsung diteruskan ke bodi kendaraan dan terasa hingga ke dalam kabin, sehingga mengurangi kenyamanan berkendara.
Fungsi Engine Mounting pada Mobil
Engine mounting bukan sekadar penopang mesin. Komponen ini memiliki beberapa fungsi penting yang mendukung performa dan kenyamanan kendaraan Anda. Berikut beberapa fungsi engine mounting yang perlu Anda ketahui:
1. Menopang dan Menahan Posisi Mesin
Mesin mobil memiliki bobot yang cukup berat. Engine mounting berfungsi menjaga agar mesin tetap berada pada posisi yang tepat meskipun mobil melaju di jalan bergelombang atau saat melakukan akselerasi dan pengereman.
2. Meredam Getaran Mesin
Setiap mesin menghasilkan getaran saat bekerja. Engine mounting dengan material karet elastis membantu menyerap getaran tersebut agar tidak merambat ke bodi kendaraan.
3. Mengurangi Kebisingan
Selain getaran, engine mounting juga membantu meredam suara kasar dari mesin. Inilah alasan mengapa mobil dengan engine mounting yang sehat terasa lebih halus dan senyap.
4. Menjaga Stabilitas Saat Akselerasi
Ketika Anda menginjak pedal gas, mesin menghasilkan torsi besar. Engine mounting membantu menahan pergerakan mesin agar tidak bergeser berlebihan.
Jenis-Jenis Engine Mounting
Seiring perkembangan teknologi otomotif, engine mounting kini hadir dalam beberapa jenis dengan karakteristik berbeda. Berikut beberapa jenis engine mounting yang umum digunakan dalam dunia otomotif:
Baca Juga : Penyebab Sokbreker Depan Motor Rawan Bocor Saat Musim Hujan
1. Engine Mounting Karet (Rubber Mount)
Jenis ini paling umum digunakan. Engine mounting berbahan karet memiliki struktur sederhana dengan kombinasi logam dan karet tebal.
Keunggulan:
- Harga lebih terjangkau
- Perawatan relatif mudah
- Cukup efektif meredam getaran
Namun, karet dapat mengeras atau retak seiring usia pemakaian.
2. Hydraulic Engine Mounting
Jenis ini menggunakan cairan hidrolik di dalamnya untuk meningkatkan kemampuan meredam getaran.
Keunggulan:
- Redaman lebih halus
- Cocok untuk mobil modern
- Getaran lebih minim
Kekurangannya, jika terjadi kebocoran cairan, performa engine mounting akan menurun drastis.
3. Active Engine Mounting
Beberapa mobil modern menggunakan engine mounting aktif yang dikontrol secara elektronik. Sistem ini mampu menyesuaikan tingkat redaman sesuai kondisi mesin.
Keunggulan:
- Kenyamanan maksimal
- Getaran hampir tidak terasa