Tips & Trik

Engine Mounting: Fungsi, Jenis, dan Tanda Kerusakannya

PUBLISHED DATE : 08 Mei 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/engine_mounting.jpg

Dilihat sekilas dari bentuknya, Anda akan dengan mudah membedakan mana tipe modern dan konvensional. 

Kenali Tanda Kerusakan Engine Mounting, Penyebab dan Dampaknya 

Apa yang akan terjadi jika komponen peredam mobil ini rusak? Kerusakan engine mounting bisa terjadi kapan saja, tapi normalnya dalam jangka waktu yang sangat lama. Sebuah hal yang umum jika terjadi kerusakan karena komponen ini memiliki masa pakai. 

Sebagai pemilik kendaraan Anda harus tahu gejala yang dirasakan ketika komponen ini rusak. Kenali juga apa penyebab dan akibatnya pada mesin mobil jika kerusakan tidak segera diperbaiki. 

Tanda-Tanda Engine Mounting yang Rusak

Anda bisa dengan mudah untuk mendeteksi gejala yang terjadi ketika muncul kerusakan pada peredam getaran mobil ini. Jika beberapa tanda ini muncul harap segera memperbaikinya agar tidak terjadi kerusakan yang berkepanjangan. 

    1. Getaran akan Terasa Lebih Kencang

Mengingat fungsinya untuk meredam getaran, maka tanda yang pertama dirasakan adalah mobil akan terasa seperti menghentak. Hal ini akan Anda rasakan ketika pertama kali menyalakan mobil. Jika biasanya tidak terasa getaran kini sangat mengganggu. 

Anda bisa mencobanya ketika mobil berada di posisi stasioner. Seharusnya tidak muncul getaran ketika mesin mulai dinyalakan. Kini Anda akan merasa getaran yang lebih keras.

    2. Terdengar Bunyi dari Bagian Mesin

Tanda selanjutnya yang bisa dideteksi adalah munculnya bunyi. Suara ini berasal dari mesin mobil bukan dari bawah dan terdengar seperti ‘’klotok-klotok’’. Bunyi akan semakin keras ketika kecepatan kendaraan diturunkan. 

Tak hanya itu, bunyi juga semakin kencang ketika Anda sedang mengendarai di area jalanan yang buruk dan bukan aspal. Saat pertama kali distarter mesin juga akan menghasilkan bunyi yang mengganggu. 

Apabila kasusnya sudah mengeluarkan bunyi yang sangat kencang dan parah, artinya ada beberapa komponen yang rusak. 

    3. Posisi Mesin yang Mulai Berubah Miring

Berada sebagai dudukan mesin, apabila engine mounting sudah rusak maka posisi mesin juga akan berubah. Jika biasanya mesin sejajar atau datar, kini posisinya akan miring cenderung menurun. 

Penyebab Munculnya Kerusakan

Apa yang menyebabkan komponen peredam getaran pada mobil bisa rusak? Penyebabnya sangat bervariasi mulai dari kualitas yang menurun serta bagaimana Anda melakukan perawatannya. 

Berikut ini beberapa penyebabnya:

    1. Beban yang Ditahan Terlalu Besar

Penyebab pertama yang cukup umum adalah beban yang harus ditahan oleh komponen ini terlalu berat. Saat mobil melakukan akselerasi, maka pembakaran semakin banyak dan getaran yang ditimbulkan juga semakin kencang. 

    2. Karet Engine Mounting yang Retak

Komponen yang satu ini memiliki usia atau masa pakai, sehingga jika sudah tidak bisa bekerja karet yang terdapat di dalamnya akan retak. Keretakan ini disebabkan kualitasnya menurun dan sudah getas. 

    3. Tidak Memantau Kondisi ketika Diservis

Letak dari komponen ini cukup tersembunyi, sehingga kebanyakan pemilik kendaraan tidak melakukan pengecekan. Padahal pemantauan ini penting untuk mengetahui apakah terdapat kerusakan. 

Dampak yang akan Dirasakan 

Kerusakan pun akan terjadi pada beberapa komponen mobil akibat engine mounting tak dapat berfungsi. Berikut dampak yang dihasilkan. 

    1. Kisi Radiator Mengalami Kerusakan

Khusus mobil diesel kipas model belt digunakan. Letaknya ada pada mesin membuatnya ikut bergoyang ketika terjadi getaran. Karena kipas inilah kisi radiator akan rusak. 

    2. Terjadi Kebocoran Selang Radiator

Selang radiator juga berpotensi besar untuk lepas atau terjadi kebocoran akibat getaran mesin yang tidak dikendalikan. Akibatnya proses pendinginan mesin pun terganggu. 

    3. Selang Bahan Bakar Terganggu Kinerjanya 

Dampak paling berbahaya adalah selang bahan bakar yang terganggu, padahal posisi selang ini harus diam. Kerusakan fatal karena selang terlepas atau pecah pun bisa terjadi yang mengakibatkan kebakaran. 

Banyak sekali komponen di sekitar mesin yang akan terganggu karena engine mounting yang rusak.Apabila Anda merasakan tanda-tanda kerusakan, sebaiknya segera bawa kendaraan ke bengkel resmi Suzuki terdekat.Supaya dampak yang paling parah tidak terjadi dan untuk mencegah hal tersebut ada baiknya melakukan service berkala di bengkel resmi Suzuki terdekat.

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya