Bunyi Berdecit di Ban Motor Jalan Pelan, Dari Mana Sumbernya?
24 Maret 2026
Admin
Bagikan
Saat berkendara dengan kecepatan rendah, sebagian pengendara mungkin pernah mendengar bunyi berdecit dari ban motor. Suara ini biasanya terdengar saat motor mulai berjalan, ketika melewati jalan sempit, atau saat melaju pelan di area parkir.
Meski sering dianggap sepele, bunyi tersebut sebenarnya bisa menjadi tanda adanya masalah pada beberapa komponen di sekitar ban motor. Sumber suara tidak selalu berasal dari ban itu sendiri, tetapi juga dapat berasal dari sistem rem, bearing roda, atau komponen lain yang berada di area roda.
Jika dibiarkan tanpa pemeriksaan, bunyi berdecit bisa semakin sering muncul dan bahkan menandakan adanya kerusakan yang lebih serius.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui berbagai kemungkinan penyebab bunyi berdecit pada ban motor, terutama saat kendaraan melaju dengan kecepatan rendah.
Mengapa Bunyi Berdecit pada Ban Motor Perlu Diperhatikan?
Bunyi berdecit pada ban motor bukan sekadar gangguan suara yang mengurangi kenyamanan berkendara. Dalam beberapa kasus, suara tersebut menjadi indikasi adanya komponen yang mengalami keausan, kotoran, atau pemasangan yang kurang tepat.
Jika masalah ini tidak segera ditangani, beberapa risiko yang mungkin terjadi antara lain:
- Penurunan kenyamanan berkendara
- Kerusakan komponen roda atau rem
- Berkurangnya performa pengereman
Karena itu, mengenali sumber bunyi sejak awal dapat membantu Anda melakukan perbaikan sebelum masalah menjadi lebih besar.
Penyebab Ban Motor Berdecit Saat Jalan Pelan
Ada beberapa komponen di sekitar ban motor yang dapat menimbulkan bunyi berdecit saat motor berjalan pelan. Berikut beberapa penyebab yang paling sering terjadi:
1. Kampas Rem Kotor atau Aus
Salah satu penyebab paling umum dari bunyi berdecit pada ban motor adalah kondisi kampas rem yang kotor atau sudah mulai aus.
Debu jalan, pasir, dan kotoran dapat menempel pada permukaan kampas rem. Ketika rem bekerja, kotoran tersebut menyebabkan gesekan tidak normal sehingga muncul suara berdecit.
Selain itu, kampas rem yang sudah tipis juga dapat menghasilkan suara serupa karena permukaannya tidak lagi optimal saat menekan cakram atau tromol.
Beberapa tanda kampas rem bermasalah antara lain:
- Bunyi berdecit saat rem digunakan
- Rem terasa kurang pakem
- Getaran ringan saat pengereman
Jika Anda mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera memeriksa kondisi kampas rem.
2. Cakram Rem Kotor atau Tidak Rata
Selain kampas rem, kondisi cakram juga dapat memengaruhi suara pada ban motor. Cakram yang kotor, berkarat, atau tidak rata dapat menimbulkan gesekan yang menghasilkan bunyi berdecit saat roda berputar perlahan.
Masalah ini biasanya lebih terasa ketika Anda mengerem pada kecepatan rendah. Membersihkan cakram secara rutin dapat membantu mengurangi risiko munculnya suara tersebut.
3. Bearing Roda Mulai Aus
Bearing merupakan komponen yang berfungsi sebagai bantalan agar ban motor dapat berputar dengan halus.
Jika bearing mulai aus atau rusak, putaran roda tidak lagi mulus dan dapat menimbulkan berbagai suara, termasuk bunyi berdecit atau dengung.
Kerusakan bearing biasanya disebabkan oleh:
- Usia pakai yang sudah lama
- Kurangnya pelumasan
- Masuknya air atau kotoran
Jika bearing rusak, Anda mungkin juga merasakan getaran pada roda saat motor melaju.
4. Kotoran pada Area Roda
Kotoran seperti pasir, lumpur, atau serpihan kecil yang tersangkut di sekitar ban motor juga dapat menimbulkan bunyi berdecit. Kotoran tersebut bisa terjebak di antara:
- Ban dan spakbor
- Cakram dan kampas rem
- Komponen roda lainnya
Saat roda berputar, kotoran akan bergesekan dengan komponen di sekitarnya dan menghasilkan suara yang cukup mengganggu.
5. Tekanan Ban Tidak Ideal
Tekanan udara yang tidak sesuai juga dapat memengaruhi kinerja ban motor. Ban yang terlalu keras atau terlalu kempis dapat mengubah pola gesekan antara ban dan permukaan jalan.
Dalam kondisi tertentu, hal ini bisa memicu bunyi berdecit saat motor bergerak pelan. Karena itu, memastikan tekanan ban motor sesuai standar pabrikan sangat penting untuk menjaga kenyamanan berkendara.
6. Komponen Rem Tromol Kurang Pelumas
Pada motor yang masih menggunakan rem tromol, bunyi berdecit pada ban motor juga bisa berasal dari bagian dalam rumah rem.
Jika komponen rem tromol kurang pelumas atau terdapat debu yang menumpuk, maka gesekan yang terjadi saat roda berputar dapat menimbulkan suara berdecit.
Membersihkan dan melumasi bagian ini biasanya dapat membantu menghilangkan suara tersebut.
Cara Mengetahui Sumber Bunyi Berdecit pada Ban Motor
Untuk memastikan sumber bunyi berdecit pada ban motor, Anda dapat melakukan beberapa pemeriksaan sederhana. Berikut di antaranya:
1. Dengarkan Lokasi Bunyi
Langkah pertama adalah mencoba mendengarkan dari bagian mana suara berdecit berasal. Jika suara muncul saat mengerem, kemungkinan besar masalah berasal dari sistem rem.
Namun jika suara muncul saat roda berputar tanpa pengereman, penyebabnya bisa berasal dari bearing atau komponen roda lainnya.
2. Periksa Kondisi Rem
Periksa kampas rem dan cakram untuk memastikan tidak ada kotoran atau keausan berlebihan. Jika kampas rem sudah tipis, sebaiknya segera diganti agar tidak merusak komponen lain di sekitar ban motor.
3. Putar Roda Saat Motor Distandarkan
Anda juga dapat memutar ban motor saat motor dalam posisi standar tengah. Perhatikan apakah roda berputar dengan halus atau justru menimbulkan suara berdecit. Jika roda terasa berat atau kasar, kemungkinan terdapat masalah pada bearing.
Tips Mencegah Bunyi Berdecit pada Ban Motor
Agar ban motor tetap bekerja dengan baik tanpa menimbulkan suara berdecit, ada beberapa langkah perawatan yang dapat Anda lakukan:
1. Rutin Membersihkan Area Roda
Membersihkan area ban motor secara rutin dapat membantu menghilangkan kotoran yang berpotensi menimbulkan suara. Gunakan air bersih atau cairan pembersih khusus untuk membersihkan bagian roda dan rem.
2. Periksa Kampas Rem Secara Berkala
Kampas rem merupakan komponen yang cepat aus. Karena itu, Anda sebaiknya memeriksa kondisinya secara berkala. Jika kampas rem sudah tipis, segera lakukan penggantian agar tidak memengaruhi performa pengereman.
3. Pastikan Tekanan Ban Sesuai Standar
Tekanan udara yang tepat membantu menjaga kinerja ban motor tetap optimal. Selain mengurangi risiko bunyi berdecit, tekanan ban yang ideal juga membuat motor lebih stabil saat dikendarai.
Baca Juga : Risiko Membeli Mobil Bekas dengan Status Kepemilikan Bermasalah
4. Lakukan Servis Berkala
Servis rutin di bengkel dapat membantu memastikan semua komponen di sekitar ban motor berada dalam kondisi baik.
Mekanik biasanya akan memeriksa sistem rem, bearing roda, serta komponen lain yang berkaitan dengan roda.
Bunyi berdecit pada ban motor saat melaju pelan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kampas rem yang kotor, cakram yang tidak rata, hingga bearing roda yang mulai aus.
Selain itu, kotoran yang menempel pada area roda, tekanan ban yang tidak ideal, serta kurangnya pelumasan pada komponen rem juga dapat memicu munculnya suara tersebut.
Karena sumber bunyi tidak selalu berasal langsung dari ban motor, penting bagi Anda untuk memeriksa berbagai komponen di sekitar roda secara menyeluruh.
Dengan perawatan rutin dan pemeriksaan berkala, Anda dapat mencegah munculnya bunyi berdecit sekaligus menjaga performa motor tetap optimal sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.
Kunjungi bengkel Suzuki terdekat untuk perawatan terbaik kendaraan kesayangan Anda. Klik di sini untuk booking online dan dapatkan insight menarik lainnya seputar kendaraan.’
Sumber gambar:
Thechatat- https://www.shutterstock.com/image-photo/mechanic-fixing-motocycle-worn-motorcycle-drum-632572070