Tips & Trik

Apa Itu Wax Mobil? Ketahui Ini Fungsi dan Jenisnya

PUBLISHED DATE : 13 November 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/4731936_s.jpg

Perawatan yang dibutuhkan untuk bodi mobil bukan hanya rajin mencuci saja, tetapi sesekali perlu wax mobil. Sayangnya sampai saat ini masih banyak pemilik mobil yang salah kaprah dalam memahami aplikasi wax dan polish. 

Keduanya berbeda baik dari segi pengaplikasian hingga hasilnya. Supaya Anda tidak salah lagi pengaplikasiannya, kenali lebih jauh mengenai wax untuk mobil berikut ini. 

Mengenal Wax Mobil dan Fungsinya 

Baca Juga : Yuk Mengenal Arti Warna Kabel Mobil dan Fungsinya

Wax mobil adalah lapisan yang berbentuk sintetis terbuat dari bahan carnauba wax, natural oil, petroleum distillates dan beeswax. Aplikasinya adalah pada bagian permukaan bodi mobil. 

Setelah diaplikasikan wax mobil akan membentuk lapisan tipis yang berfungsi untuk melindungi cat mobil. Wax mampu memberikan pertahanan pada kilau cat serta warna dari mobil sehingga tidak mudah kusam. 

Biasanya wax diaplikasikan pada mobil yang cenderung masih baru untuk bisa mempertahankan kilapnya. Mobil pun akan tampak selalu seperti baru. Pengaplikasiannya juga bisa terus dilakukan jika mobil lama sudah melewati tahapan polish. 

Baca Juga : Power Window Macet? Intip Cara Mengatasinya

Berbeda dengan wax mobil, polish adalah cairan yang sifatnya abrasif sehingga mampu mengikis permukaan cat. Penggunaan polish adalah untuk mengembalikan kondisi cat yang telah kusam, seperti yang terjadi pada mobil-mobil lama. 

Polish juga digunakan untuk mengatasi baret karena dapat mengikis bagian yang cacat sehingga tampilan mobil akan kembali mengkilap. 

Mengetahui fungsi wax mobil dan polish ini seharusnya Anda tidak keliru lagi dalam penggunaannya. 

Baca Juga : Mengenal Fungsi Defogger pada Mobil

Cara Kerja Wax pada Mobil dan Aplikasinya 

Alasan mengapa wax mobil begitu penting bukan sekedar menjaga kilau dari mobil saja. Tujuannya adalah untuk menghindari karat yang muncul menggerogoti bodi mobil akibat cat yang rusak. 

Dengan kata lain, wax juga menjaga bodi mobil secara keseluruhan, inilah alasan mengapa banyak pemilik kendaraan rutin melakukan waxing pada mobilnya. Setidaknya waxing dilakukan setiap satu kali dalam tiga bulan. 

Wax akan bekerja melindungi clear coat mobil setelah diaplikasikan secara menyeluruh. Selama lapisan ini bertahan maka kilau pada bodi dan perlindungan akan diberikan. Hanya saja lapisan wax ini akan menghilang ketika mobil dicuci. 

Sebanyak 3 hingga 5 kali pencucian lapisan wax akan mulai hilang. Jika mobil Anda dilapisi dengan wax, ada baiknya untuk tidak terlalu rutin mencuci mobil. Kecuali terdapat kotoran berlumpur, karena wax sendiri akan menghindari debu untuk mudah menempel. 

Apabila terdapat kotoran seperti debu, Anda hanya perlu mengelap eksterior mobil dengan kain bersih saja. 

Proses wax mobil pun tidak sesederhana yang Anda bayangkan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya hasilnya optimal. Pada saat aplikasi, hal berikut ini wajib dilakukan. 

  • Aplikasi hanya pada Bodi Mobil yang Bersih 

Jangan mengaplikasikan wax pada mobil yang kotor dan penuh debu, karena akan menghambat lapisan wax menempel pada permukaannya. 

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya