Tips & Trik

Apa Itu OTR dan Harga OTR Dalam Kredit Kendaraan?

PUBLISHED DATE : 21 Mei 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/XL7_(2)1.jpg

Jika memilih penawaran Off The Road, sepertinya lebih hemat. Harganya lebih murah daripada harga On The Road. 

Di samping harganya yang lebih murah, ternyata Off The Road memiliki banyak kekurangan. Salah satu kekurangannya yaitu Anda perlu wara-wiri untuk mengurus surat-surat kendaraan.

Anda harus mengurus ke Samsat untuk membuat berbagai surat kendaraan. Misalnya STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor), dan BPKB. Meskipun harus pergi kesana kemari untuk mengurus pendaftaran kendaraan bermotor, biaya yang dikeluarkan cukup sedikit.

Biaya tersebut masih kalah jauh dengan biaya paket kendaraan dan pendaftaran pada harga On The Road. Meski dengan harga On The Road Anda sudah mendapatkan surat kendaraan, namun keuntungan masih lebih dirasa hemat dengan memilih harga Off The Road.

Hal tersebut karena pada harga On The Road, produsen atau dealer sudah memperhitungkan profit dalam membuat harga. Harga jual kendaraan beserta penawaran pengurusan pendaftaran surat kendaraan tersebut sudah termasuk biaya jasa yang dilakukan pihak dealer

Penyebab Perbedaan Harga OTR di Setiap Daerah

Mengapa harga OTR berbeda-beda di setiap daerah? Alasannya adalah harga tersebut bergantung pada harga pasar di tiap daerah dengan biaya biro jasa yang digunakan oleh dealer. Oleh karena itu, harga bisa berbeda-beda tergantung produsen atau dealer, serta tarif biro jasanya. 

Produsen atau dealer tersebut akan bekerja sama dengan biro jasa dalam mendaftarkan kendaraan motor ke instansi terkait seperti Samsat, Polres, dan Dispenda. Bantuan biro jasa yang membantu tersebut sudah dimasukkan ke dalam harga jual OTR sehingga sudah menjadi harga paket.

Selain biro jasa, biaya lain yang dimasukkan dalam harga jual On The Road yaitu NJKB sebagai harga asli kendaraan. Kemudian biaya PKB (Pajak), serta SW Jasa Raharja dan non pajak. Non pajak tersebut meliputi STNK, STCK (Surat Tanda Coba Kendaraan), TNKB), dan BPKB. 

Biaya Bea Balik Nama (BBN-KB) dari manufaktur ke pembeli pun berbeda-beda setiap daerah. Misalnya Jatim sebesar 15 %, DIY 10%, dan masih banyak lagi. Persentase pajak (PKB) tiap daerah juga berbeda-beda. Hal tersebut juga berlaku pada NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor). 

Perkiraan harga untuk penerbitan STNK yaitu Rp 100.000, sedangkan untuk penerbitan STCK sebesar Rp 25.000. Kemudian biaya pembuatan TNKB yaitu 60 ribu, dan pembuatan BPKB sebesar Rp 225.000. Hal tersebut tidak terjadi pada Off The Road karena pembeli hanya mengeluarkan biaya untuk harga asli kendaraan saja. 

Setelah mengetahui apa itu OTR dan harga OTR, kini Anda sudah bisa membedakan antara On The Road dan Off The Road. Kira-kira lebih tertarik yang mana? Anda bisa memilih sesuai keinginan dan keuntungan yang ingin didapatkan.

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya