Tips & Trik

Apa Itu Oil Seal? Apa Sajakah Fungsi dan Jenisnya?

PUBLISHED DATE : 27 Februari 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/Suzuki_ertiga1.jpg

Selain itu, lip seal juga dapat mencegah bercampurnya antara cairan dan pelumas. Seal ini bertanggungjawab dalam setiap kondisi pengoperasian alat berat, juga membantu mencegah kerusakan dan tidak beroperasinya mesin.

Lip seal diklasifikasikan lagi menjadi beberapa jenis berdasarkan bentuknya, yaitu single lip seal, single lip spring loaded, dual lip dan double lip.

  • Gasket

Gasket dapat diartikan sebagai seal yang digunakan untuk melapisi sambungan antar part, seperti pipa dan mesin. Seal ini terbuat dari material atau bahan yang dipasang pada dua atau lebih permukaan benda yang memiliki tekanan fluida.

Gasket dipasang guna mencegah kebocoran dari sambungan komponen atau part tersebut. Saat gasket dipasang, ia akan berubah bentuk sesuai dengan keelastisannya. Perubahaan tersebut dapat mengisi ruang dan membuat sambungan menjadi lebih rapat.

Bahan yang digunakan untuk membuat gasket bisa berbeda-beda, namun biasanya gasket terbuat dari bahan non-metal, setengah metal, dan metal.

Gasket non-metal biasanya terbuat dari karet, rami, gabus, kertas, asbes dan bahan lainnya, Sementara gasket metal dibuat dari bahan kuningan, alumunium, dan tembaga. Bahan pembuat gasket secara lebih rinci disebut dengan Rubber Gaskets.

Cara Mengukur Radial Lip Seal

Agar fungsi dari radial lip seal bisa didapatkan dengan maksimal, Anda wajib memilih seal yang tepat dan disesuaikan dengan komponen atau mesin kendaraan. Selain itu, ukuran radial lip seal yang digunakan juga harus tepat dan sesuai. Lalu, bagaimana cara mengukur radial lip seal dengan benar?

Seal yang dijual di pasaran, biasanya telah dilengkapi dengan keterangan ukuran seal. Contoh, Anda membeli seal shockbreaker motor kode 26 37 10,5. Angka-angka yang dicantumkan tersebut memiliki arti sendiri.

Angka pertama berarti diameter dalam seal tersebut, yaitu 26 mm. Angka selanjutnya menunjukkan diameter luar, yakni 37 mm. Sementara 10,5 mm menunjukkan tebal dari seal tersebut.

Namun, bagaimana jika nomor seal tidak terlihat? Atau Anda belum mengetahui lebar seal pada mesin atau komponen yang akan diberi perapat?

Untuk menyiasati hal tersebut, Anda bisa menggunakan jangka sorong atau sigmat untuk mengetahui ukuran diameter luar dan dalam pada tabung. Anda juga wajib mengukur ketebalan seal tersebut.

Jika sudah mengukurnya, maka Anda harus menemukan ukuran seal yang sesuai. Misalnya, hasil pengukuran tabung adalah diameter luar 40 mm, diameter dalam 29 mm dan tebal 12 mm, maka Anda harus menemukan ukuran yang serupa.

Cara Memasang Oil Seal

Selain menemukan ukuran yang tepat, memasang seal juga harus dilakukan dengan benar agar komponen tidak mengalami kebocoran atau kemasukan kotoran. Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini untuk memasang radial lip seal.

  • Pertama, pastikan permukaan tabung yang akan dipasang seal tidak berkarat
  • Berikan sealant atau advensive di bagian press fit radial lip seal
  • Kemudian, pasang seal dan perlu diperhatikan bahwa main lip harus menghadap pada hydraulic side atau ke sisi oli
  • Pasang seal dengan cara di press atau alat lain sebagai tumpuan
  • Pastikan seal sudah terpasang dengan baik dan tidak miring.

Itulah cara memasang seal yang benar, namun cara tersebut hanya bisa dilakukan oleh mekanik profesional dan jika ada masalah atau kerusakan pada komponen ini, jangan lupa menggantinya dengan sparepart asli yang bisa didapatkan di bengkel resmi Suzuki terdekat.

 

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya