Tips & Trik

Apa Itu Compression Tester? Ketahui Fungsi dan Bagiannya

PUBLISHED DATE : 24 Februari 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/compression_tester.jpg

Pernah mendengar istilah compression tester? Tes tekanan kompresi merupakan salah satu alat ukur pneumatic yang biasanya ada pada kendaraan bermotor.

Secara garis besar, tes tekanan kompresi berfungsi untuk melihat besarnya kompresi pada kendaraan. Nantinya, hasil pengukuran ini akan digunakan untuk menentukan kondisi mesin kendaraan.

Alat ini memiliki banyak bagian atau komponen. Alat tes tekanan kompresi ini memiliki peran penting pada mesin motor. Jika tekanan pada kompresi berada di bawah standar, akan muncul masalah pada kendaraan.

Apa Itu Compression Tester?

Baca Juga : Tarif Pajak Progresif Kendaraan yang Harus Kamu Ketahui

Seperti yang sudah sedikit dijelaskan pada pembahasan di atas, alat ini merupakan salah satu alat ukur pneumatic yang umumnya digunakan pada kendaraan. Tes tekanan kompresi ini memiliki beberapa bagian penting yakni manometer, selang penghubung, dan pressure release button.

Ketiga komponen diatas memegang peranan penting dalam pengoperasian alat tes tekanan kompresi. Keberadaan alat ini pada sebuah kendaraan sangatlah penting karena fungsinya yang berkaitan langsung dengan kondisi dan kinerja mesin.

Biasanya, bengkel menggunakan cara tradisional untuk memeriksa tekanan kompresi pada kendaraan. Cara manual yang biasa dilakukan adalah dengan memasukkan jari pada bagian lubang busi guna merasakan tekanan pada ruang bakar.

Baca Juga : Mengenal Lautan Terluas di Dunia dan Luasnya

Sayangnya, pengecekan manual masih memiliki banyak kekurangan dan terkadang tidak akurat. Alat pengetesan ini akan memberikan hasil yang lebih akurat dan praktis saat digunakan. Mengingat pentingnya alat ini, sangat penting juga bagi Anda untuk mengetahui fungsinya lebih lanjut.

alat_tes_kompresi

Fungsi Compression Tester

Secara garis besar, fungsi utama dari alat ini adalah memeriksa serta mengetahui seberapa besar tekanan kompresi yang bisa dihasilkan oleh mesin. Hasil yang didapatkan dari pengukuran ini akan digunakan untuk mendiagnosa kondisi terkini dari mesin kendaraan tersebut.

Baca Juga : Pakai Ban Tubeless, Pengendara Motor Harus Tetap Waspada Ranjau Paku

Di salah satu bagian dari alat ini terdapat sebuah komponen yang dinamakan manometer. Fungsi dari bagian ini adalah menampilkan hasil pengukuran tekanan kompresi yang dilakukan pada kendaraan.

Sebagai informasi, tekanan kompresi pada kendaraan digambarkan dengan satuan bar, KPa, kg/cm2, atau Psi.  Hasil pengukuran yang muncul pada compression tester ini nantinya akan dibandingkan dengan kondisi standar asli dari kendaraan tersebut.

Pada umumnya, setiap kendaraan memiliki tingkat kompresi yang berbeda-beda mulai dari  sampai 14 untuk mesin bensin dan 15 sampai 25 khusus mesin diesel.

Bagian-bagian dalam Compression Tester

Ada beberapa bagian penting pada alat tes tekanan kompresi yang wajib Anda ketahui. Setiap komponen yang ada pada alat ini memegang tugasnya masing-masing. Berikut daftar bagian atau komponen dalam alat tersebut.

  • Manometer

Bagian pertama yang perlu Anda ketahui adalah manometer. Fungsi utama dari bagian ini adalah menunjukkan hasil pengukuran tekanan kompresi.

Dalam manometer, terdapat jarum penunjuk seperti jam dengan skala pengukuran yang memiliki satuan berbeda. Satuan pengukuran yang digunakan dalam manometer adalah bar, Psi, KPa, dan kg/cm2.

  • Selang Penghubung

Bagian kedua yang terdapat dalam pengetes compression ini adalah selang penghubung. Fungsi utama dari selang penghubung adalah menghubungkan antara silinder dengan manometer melalui lubang yang terdapat di busi kendaraan.

Pada alat tes kompresi ini, terdapat beberapa tipe selang penghubung. Dua tipe paling banyak digunakan adalah yang dapat dipasangkan pada bagian ulir busi dan yang perlu ditekan lebih dulu untuk mendapatkan hasil pengukuran akurat.

  • Cover
Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya