Tips & Trik

Apa Itu Compression Tester? Ketahui Fungsi dan Bagiannya

PUBLISHED DATE : 24 Februari 2021

Compression Tester

Pernah mendengar istilah compression tester? Tes tekanan kompresi merupakan salah satu alat ukur pneumatic yang biasanya ada pada kendaraan bermotor.

Secara garis besar, tes tekanan kompresi berfungsi untuk melihat besarnya kompresi pada kendaraan. Nantinya, hasil pengukuran ini akan digunakan untuk menentukan kondisi mesin kendaraan.

Alat ini memiliki banyak bagian atau komponen. Alat tes tekanan kompresi ini memiliki peran penting pada mesin motor. Jika tekanan pada kompresi berada di bawah standar, akan muncul masalah pada kendaraan.

Apa Itu Compression Tester?

Seperti yang sudah sedikit dijelaskan pada pembahasan di atas, alat ini merupakan salah satu alat ukur pneumatic yang umumnya digunakan pada kendaraan. Tes tekanan kompresi ini memiliki beberapa bagian penting yakni manometer, selang penghubung, dan pressure release button.

Ketiga komponen diatas memegang peranan penting dalam pengoperasian alat tes tekanan kompresi. Keberadaan alat ini pada sebuah kendaraan sangatlah penting karena fungsinya yang berkaitan langsung dengan kondisi dan kinerja mesin.

Biasanya, bengkel menggunakan cara tradisional untuk memeriksa tekanan kompresi pada kendaraan. Cara manual yang biasa dilakukan adalah dengan memasukkan jari pada bagian lubang busi guna merasakan tekanan pada ruang bakar.

Sayangnya, pengecekan manual masih memiliki banyak kekurangan dan terkadang tidak akurat. Alat pengetesan ini akan memberikan hasil yang lebih akurat dan praktis saat digunakan. Mengingat pentingnya alat ini, sangat penting juga bagi Anda untuk mengetahui fungsinya lebih lanjut.

alat_tes_kompresi

Fungsi Compression Tester

Baca Juga : Cara Cek Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor

Secara garis besar, fungsi utama dari alat ini adalah memeriksa serta mengetahui seberapa besar tekanan kompresi yang bisa dihasilkan oleh mesin. Hasil yang didapatkan dari pengukuran ini akan digunakan untuk mendiagnosa kondisi terkini dari mesin kendaraan tersebut.

Di salah satu bagian dari alat ini terdapat sebuah komponen yang dinamakan manometer. Fungsi dari bagian ini adalah menampilkan hasil pengukuran tekanan kompresi yang dilakukan pada kendaraan.

Sebagai informasi, tekanan kompresi pada kendaraan digambarkan dengan satuan bar, KPa, kg/cm2, atau Psi.  Hasil pengukuran yang muncul pada compression tester ini nantinya akan dibandingkan dengan kondisi standar asli dari kendaraan tersebut.

Pada umumnya, setiap kendaraan memiliki tingkat kompresi yang berbeda-beda mulai dari  sampai 14 untuk mesin bensin dan 15 sampai 25 khusus mesin diesel.

Bagian-bagian dalam Compression Tester

Ada beberapa bagian penting pada alat tes tekanan kompresi yang wajib Anda ketahui. Setiap komponen yang ada pada alat ini memegang tugasnya masing-masing. Berikut daftar bagian atau komponen dalam alat tersebut.

  • Manometer

Bagian pertama yang perlu Anda ketahui adalah manometer. Fungsi utama dari bagian ini adalah menunjukkan hasil pengukuran tekanan kompresi.

Dalam manometer, terdapat jarum penunjuk seperti jam dengan skala pengukuran yang memiliki satuan berbeda. Satuan pengukuran yang digunakan dalam manometer adalah bar, Psi, KPa, dan kg/cm2.

  • Selang Penghubung

Bagian kedua yang terdapat dalam pengetes compression ini adalah selang penghubung. Fungsi utama dari selang penghubung adalah menghubungkan antara silinder dengan manometer melalui lubang yang terdapat di busi kendaraan.

Pada alat tes kompresi ini, terdapat beberapa tipe selang penghubung. Dua tipe paling banyak digunakan adalah yang dapat dipasangkan pada bagian ulir busi dan yang perlu ditekan lebih dulu untuk mendapatkan hasil pengukuran akurat.

  • Cover

Bagian yang satu ini berfungsi sebagai pelindung komponen manometer. Seperti yang diketahui, manometer merupakan salah satu bagian terpenting yang harus dilindungi agar tidak rusak. Melindungi manometer dari benturan benda luar adalah tugas dari cover.

  • Pressure Release Button

Bagian terakhir yang terdapat dalam alat ukur kompresi adalah pressure release button. Fungsi utama dari komponen ini adalah menghilangkan tekanan pada alat compression.

Cara penggunaannya cukup mudah. Anda hanya perlu menekannya untuk membuat manometer kembali pada angka 0.

Cara Menggunakan Compression Tester

Setelah mengetahui fungsi dan bagian-bagian penting dalam compression tester, Anda perlu mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Berikut beberapa prosedur penting dalam menggunakan alat tes kompresi tersebut.

  • Nyalakan Mesin

Anda perlu menyalakan mesin terlebih dahulu sampai mencapai batas suhu kerja mesin tersebut. Hal ini dilakukan guna mendapatkan hasil pengukuran yang akurat.

Saat mesin sudah dalam keadaan panas, bagian piston ring akan mekar dan oli pelumas akan menyebar ke seluruh bagian mesin. Mekarnya piston dan pelumas yang sudah menyebar ini akan membuat proses pengukuran menjadi lebih optimal.

  • Matikan Mesin Jika Sudah Cukup Panas

Tahap ini dilakukan karena proses pengukuran harus dijalankan saat mesin dalam kondisi tidak hidup atau mati. Tapi, pastikan bahwa mesin sudah mencapai suhu maksimal saat akan dimatikan.

  • Lepas Saluran Bahan Bakar

Selanjutnya, Anda perlu melepaskan saluran atau socket bahan bakar yang biasanya menuju ke saluran injector. Hal ini dilakukan agar bahan bakar yang digunakan tidak terbuang sia-sia. Dengan begitu, proses pengukuran akan menjadi lebih efisien.

  • Lepas Koil Pengapian dan Busi

Jika sudah, lepaskan juga bagian koil pengapian dan tegangan tinggi busi untuk mempermudah proses pengukuran tekanan pada mesin. Jangan lupa juga melepaskan semua busi dari lubang busi agar tidak ada proses pengapian pada saat mesin dihidupkan.

  • Pasang Alat Tes dan Tekan Pedal Gas

Baca Juga : Pentingnya Pengecekan Suhu Tubuh Untuk Konsumen Suzuki

Pasangkan alat tes tekanan pada bagian lubang busi, kemudian pasang selang penghubungnya. Kencangkan dengan menggunakan tangan agar tidak merusak bagian ulir dan memastikan tidak ada kebocoran pada lubang busi.

Selanjutnya, tekan juga pedal gas secara penuh agar kondisi udara di intake manifold masuk bisa maksimal.

  • Starter Mesin Selama 10-15 Menit

Menstarter mesin selama 10 sampai 15 detik dilakukan untuk membuat bagian dari mesin tidak ada yang rusak akibat dari pengecekan tekanan. Hal ini juga dilakukan guna membuat hasil kompresi menjadi lebih optimal.

  • Lihat Hasil Pengukuran

Hasil pengukuran tekanan ini akan tertera pada manometer. Hasil skala bisa dibaca melalui jarum penunjuk yang terdapat pada bagian ini. Skala pengukuran bisa menggunakan satuan bar, KPa, Psi, ataupun kg/cm2.

Setelah itu, Anda perlu menekan bagian pressure  release button untuk mengembalikan compression ke mode awal atau normal. Untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat, ulangi proses pengukuran sebanyak tiga kali.

Sebagai informasi, apabila hasil pengukuran menunjukkan angka dibawah standar, hal ini berarti terjadi kebocoran pada bagian mesin. Sebaliknya, jika hasil pengukuran yang ditampilkan diatas standar membuktikan jika terjadi penumpukan kerak hasil dari proses pembakaran.

Penyebab dan Cara Mengatasi Kebocoran pada Compression Tester

Compression tester adalah alat canggih yang perannya cukup penting. Keberadaan alat ini sangatlah membantu meringankan proses pengukuran tekanan kompresi pada setiap silinder yang ada di mesin kendaraan. Jadi, jika sampai terjadi kebocoran, maka harus segera diperbaiki.

Beberapa penyebab utama dari kebocoran kompresi adalah ring piston yang sudah aus, penyetelan celah katup yang terlalu renggang, paking kepala silinder yang rusak, ada goresan pada bagian dinding silinder, dan beberapa penyebab lain.

Jika Anda menemukan adanya kebocoran, sebaiknya segera melakukan langkah perbaikan sebelum kerusakannya menyebar dan menyebabkan komponen lain menjadi tidak berfungsi dengan baik. Setelah diperbaiki, jangan lupa untuk melakukan pengetesan tekanan kompresi lagi guna memastikannya.

Nah, untuk memastikan bahwa komponen ini selalu dalam keadaan baik, Anda bisa melakukan service berkala pada kendaraan. Pastikan juga bahwa service dilakukan di bengkel Suzuki resmi terdekat.

Berita Lainnya