Tips & Trik

Aki Mobil Soak, Baiknya Di Cas Apa Diganti?

PUBLISHED DATE : 19 Juni 2020

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/41784065_s_(1).jpg

Aki mobil memang merupakan komponen penting bagi mobil. Hal ini dikarenakan mobil tidak akan bisa difungsikan apabila tidak ada komponen aki. Selain itu,  banyak sekali permasalahan bisa ditimbulkan oleh aki pada mobil yang bermasalah. Tentu pada akhirnya ini membuat aki menjadi sangat penting.

Berbicara tentang aki, tentunya Anda sudah mengetahui apa fungsinya. Aki merupakan sumber energi bagi setiap komponen pada mobil. Kendaraan bermotor ini baru bisa berfungsi bila mendapatkan energi dari aki ini. Lalu, apa yang terjadi apabila aki pada mobil rusak? Apa yang terjadi pada mobil Anda?

Ciri-Ciri Aki Soak Pada Mobil

Baca Juga : Begini Cara Mengetahui Mobil yang Pernah Terendam Banjir

113595598_s__1_

Semua orang pasti pernah mengalami tiba-tiba mobil tidak bisa hidup mesinnya saat distarter. Hal ini tentu saja sangat menjengkelkan, apalagi bila dalam keadaan mendesak dan penting. Sementara sudah mencobanya dengan berbagai cara, mesin mobil tetap tidak bisa dihidupkan.

Menghadapi kondisi tersebut, hal pertama yang terlintas pasti ada masalah pada akinya. Memang benar, penyebab utama dari mobil yang tidak bisa distarter adalah aki. Tetapi sebenarnya ada beberapa penyebab mengapa  mobil tidak bisa distarter, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Kinerja Aki Mulai Lemah

    Baca Juga : Mengenal Tekanan Freon AC Mobil, Jenis, dan Cara Mengeceknya

    Dikarenakan aki adalah sumber energi dari semua komponen yang ada di dalam mobil, maka apabila dayanya lemah, otomatis tidak akan kuat untuk menghidupkan mesin kendaraan ini. Hal pertama yang harus dilakukan, adalah dengan memeriksa daya aki. Apabila lemah, maka sebaiknya segera dicas.

  • Kabel Terlepas Atau Soket Longgar

    Kabel sekring yang menghubungkan aki mobil dengan mesin, apabila longgar atau terlepas, maka otomatis tidak akan dapat menyalurkan energi yang berasal dari komponen ini.

    Cara mengatasinya, yang pertama adalah memeriksa kabel soket. Apabila terlepas atau longgar, maka Anda harus  segera memperbaiki nya.

  • Busi Mobil Bermasalah

    Baca Juga : 10 Trik Hemat Bahan Bakar Saat Mengendarai Mobil Matic

    Penyebab lain mesin mobil tidak bisa hidup terletak pada busi mobil. Apabila busi kotor, akan menghambat percikan api yang berguna untuk menyalurkan energi. Karena terhambat, akibatnya mesin mobil tidak bisa menyala. Membersihkan busi atau menggantinya merupakan cara untuk mengatasinya.

  • Koil Rusak

    Akibat pemakaian yang terlalu lama, menyebabkan koil terlalu panas. Koil sendiri berfungsi untuk menggandakan tegangan listrik dalam jumlah besar. Apabila komponen tersebut rusak, maka juga akan mengganggu aliran energi ke aki, sehingga mobil tidak bisa hidup saat distarter.

 

Penyebab Kerusakan Aki Pada Mobil

Setelah mengetahui penyebab  pasti mengapa mesin mobil tidak bisa hidup saat distarter, maka baru bisa diambil tindakan dan langkah apa yang harus dilakukan. Apabila penyebabnya adalah karena bersumber pada aki, maka harus diketahui cara menyelesaikan penyebab dari kerusakan tersebut.

Pada dasarnya, ada beberapa macam kerusakan yang terjadi pada aki. Dengan mengetahui penyebabnya, maka bisa diputuskan apakah aki harus diganti atau cukup dengan dilakukan pengisian energi atau melakukan cas aki mobil saja.

Hal ini dikarenakan tidak semua kerusakan pada aki harus dilakukan penggantian.  Aki mobil sendiri ada dua jenis, yaitu aki basah dan kering.

Kedua jenis aki tersebut sama-sama mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kedua aki ini juga bisa digunakan pada semua jenis mobil, asalkan dengan menyesuaikan kapasitasnya.

Aki basah, biasanya didesain dengan badan yang transparan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui batas cairan aki yang harus segera dilakukan pengisian apabila sudah berada di bawah garis batas yang ditentukan. Aki basah lebih awet, asalkan tidak terlambat dalam pengisian larutannya.

Sementara pada aki kering Anda tidak perlu melakukan pengisian cairan, karena aki kering memang tidak menggunakan air. Dari segi kemudahan, aki kering lebih praktis karena tidak perlu melakukan pengisian larutan. Namun dari segi harga, aki kering jauh  lebih mahal.

Lalu, apa saja penyebab  aki pada mobil cepat sekali mengalami kerusakan? Sebenarnya, awet atau tidak penggunaan aki tergantung pada cara perawatan aki tersebut. Adapun penyebab aki cepat sekali mengalami kerusakan yang pertama adalah telat mengisi air aki.

Air aki merupakan larutan elektrolit yang berfungsi sebagai sumber dari energi listrik yang dihasilkan oleh aki. Apabila larutan ini dibiarkan kering atau tidak segera diisi saat sudah mencapai batas yang ditentukan, maka otomatis aki akan cepat menjadi rusak.

Penyebab lain aki pada mobil cepat rusak adalah karena penggunaan aksesoris mobil yang berlebihan. Seperti penggunaan AC yang terus menerus, lampu mobil, juga penggunaan tape untuk mendengarkan musik.

AC mobil, lampu, tape mobil, semua adalah aksesoris mobil yang banyak membutuhkan energi. Penggunaan alat-alat tersebut dalam waktu bersamaan secara terus menerus, akan menyebabkan  aki akan cepat rusak karena melebihi batas daya yang dimiliki.

Memiliki mobil, Anda harus mengetahui cara atau tips-tips yang harus dilakukan agar aki mobil bisa awet dan tidak cepat rusak. Karena harga aki untuk mobil juga tidak murah.

Daripada harus sering mengganti dan membeli yang baru, tentu hal tersebut merupakan tindakan pemborosan. Untuk itu, lebih baik Anda merawat aki tersebut dengan baik.

Tips Merawat Aki Mobil

Ada beberapa tips atau cara merawat agar aki bisa awet dan tahan lama. Karena mengalami aki mobil soak, bukanlah hal yang menyenangkan, bahkan sangat merugikan. Tips-tips merawatnya agar bisa awet, diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Cek Kondisi

    Melakukan pengecekan pada kondisi aki pada kendaraan sangat diperlukan untuk menjaga kondisinya tetap stabil. Karena disini aki berfungsi untuk mensuplai energi listrik ke beberapa bagian komponen mobil, diantaranya untuk menghidupkan mesin mobil dan juga menyalakan lampu.

    Cara untuk mengetahui kondisi aki bisa dengan menggunakan alat yang disebut baterai load tester. Cara lain untuk mengetahui kondisi aki, bisa dilakukan dengan melihat larutan elektrolit pada aki basah. Apabila sudah pada garis batas, sebaiknya segera dilakukan pengisian.

  2. Periksa Terminal Aki

    Terminal aki merupakan klep penghubung antara kutub positif dan negatif. Apabila kedua klep tersebut terlihat berkarat, sebaiknya segera dibersihkan menggunakan air panas dengan cara disikat. Sebab karat akan menghambat penghantaran energi listrik dari aki.

  3. Panaskan Mobil Secara Berkala Bila Tidak Dipakai

    Apabila mobil lama tidak dipakai, otomatis daya pada aki juga menurun. Hal ini disebabkan aki akan terisi daya secara otomatis saat mesin mobil menyala. Jadi sebaiknya, mesin mobil tetap harus dipanaskan secara teratur meskipun tidak digunakan.

  4. Hindari Penggunaan Aksesoris Mobil Secara Berlebihan

    Penggunaan aksesoris mobil secara bersamaan, seperti AC mobil, Lampu, dan tape mobil, akan menghabiskan daya pada aki. Apalagi bila hal tersebut dilakukan saat mesin mobil tidak menyala.

    Hal tersebut akan menguras daya pada aki dengan cepat. Hindari hal tersebut agar aki bisa awet dan tidak cepat rusak.

    Awet atau tidaknya aki mobil, memang sangat tergantung pada cara pemakaian dan perawatannya. Apabila aki digunakan dan dirawat  dengan baik dan mengikuti petunjuk yang seharusnya, maka aki pada mobil Anda  tidak akan sering mengalami masalah dan juga berumur panjang.

Berita Lainnya