Tips & Trik

7 Penyebab Mobil Matic Nyentak dan Cara Mengatasinya

PUBLISHED DATE : 04 Oktober 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/New_Baleno_(2)1.jpg

Mobil yang menyentak pada saat dinyalakan tidak hanya terjadi pada mobil manual saja. Anda yang mengendarai mobil matik perlu waspada jika gejala seperti menyentak mulai muncul. 

Apa yang menjadi penyebab mobil matic nyentak? Apakah jika terasa menyentak ada komponen yang rusak dan harus diperbaiki? Apakah biaya perbaikannya mahal? Anda mungkin sudah khawatir dan muncul pertanyaan-pertanyaan ini. 

Jangan khawatir, karena ada beberapa penyebab dan rata-rata semuanya bisa diatasi. Anda hanya perlu tahu apa sumber penyebabnya. 

Mengenal Penyebab Mobil Matic Nyentak Lengkap dengan Cara Mengatasinya

Baca Juga : Stop Panik, Penyebab Mobil Brebet Saat di Gas & Solusinya

Tidak selamanya mobil matic yang menyentak disebabkan oleh komponen penting mesin yang rusak parah. Anda pun tidak perlu khawatir bahwa harus mengeluarkan banyak uang untuk penggantian komponen yang rusak tersebut. 

Pasalnya penyebab mobil matic nyentak bisa saja hal sepele yang ternyata hanya butuh sedikit perbaikan. Tapi tetap perlu diingat, akan lebih baik untuk membawa mobil ke bengkel resmi terdekat agar pemeriksaan penyebabnya bisa dilakukan lebih teliti. 

Sebagai pengetahuan umum pemilik kendaraan, berikut ini beberapa penyebab yang membuat mobil matic kesayangan Anda menyentak sekaligus cara mengatasinya. 

  1. AT Solenoid Mengalami Kerusakan 

Baca Juga : Jangan Panik, Begini Cara Mengatasi Kabel Busi Mobil Bocor

Transmisi mobil matic membutuhkan oli agar bisa bekerja dengan mulus. Supaya jumlah oli yang masuk ke transmisi jumlahnya tepat, maka dibutuhkan AT Solenoid. Komponen ini memiliki fungsi utama yakni mengaktifkan clutch dan brake di transmisi. 

Fungsi tersebut dapat bekerja ketika aliran oli diatur sesuai dengan waktu yang pas sehingga lebih presisi. AT Solenoid sendiri bekerja dengan sistem elektrik yang mengikuti perintah Transmission Control Module atau TCM. 

Apabila komponen AT Solenoid ini mengalami kerusakan, maka oli tidak akan mengalir. Akibatnya clutch dan brake tidak aktif, sehingga efeknya adalah mobil terasa menyentak. Apabila AT Solenoid ini rusak total, maka Anda harus menggantinya. 

Baca Juga : Mobil Warna Putih Tetap Kinclong? Ini Tipsnya

Sedangkan jika hanya mengalami kotor saja, maka cara mengatasinya adalah dengan membersihkannya. Tentu biaya pembersihan akan jauh lebih murah daripada harus menggantinya. 

    2. Kotornya Oli Transmisi

Penyebab mobil matic nyentak berikutnya adalah yang paling sering terjadi, bisa dikarenakan Anda jarang service kendaraan secara rutin. Transmisi membutuhkan oli agar komponennya awet dan tetap bersih. 

Sama seperti oli mesin, oli transmisi juga memiliki masa pakai di mana ketika kotor maka performanya akan menurun. Mengganti oli transmisi berfungsi untuk sistem hidrolik yang berhubungan dengan kontrol perpindahan gigi. 

Pada saat oli ini sudah sangat kotor, maka Anda akan merasakan perpindahan gigi terasa berat, kasar, dan paling parah adalah mobil menyentak. Ketika penyebab ini dibiarkan saja terus menerus akibatnya akan merusak komponen lainnya. 

Cara mengatasi satu-satunya adalah dengan mengganti oli transmisi yang baru. Dengan begitu performa transmisi mobil matic akan bekerja dengan baik dan kerusakan yang lebih parah akan terhenti. 

    3. Penyetelah Kabel Accelerator Kickdown yang Tidak Tepat

Apakah Anda menggunakan mobil matic versi lama? Jika iya, sebaiknya cek dulu pada bagian kabel accelerator kickdown. Kabel ini berada di bagian throttle valve yang menjadi satu bagian bersama kabel accelerator pedal gas. 

Kesalahan dalam menyetel kabel accelerator kickdown ini akan membuat mobil matic menyentak. Memang tidak mudah untuk menyetel kabel ini, sehingga harus dilakukan oleh teknisi yang profesional. 


Solusinya adalah dengan mengecek kemudian menyetel ulang kabel agar kondisi mobil matic kembali normal. Hanya saja penyebab mobil matic nyentak ini tidak akan Anda temukan pada mobil keluaran terbaru karena minim penggunaan kabel.

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya