Tips & Trik

Waspada, Ini Penyebab Mesin Mobil Bunyi Klotok Klotok

PUBLISHED DATE : 15 November 2021

5  SCROSS (1)

Bunyi klotok klotok juga bisa terjadi pada bagian kanan mesin yang disebabkan oleh sepatu ganda dan mangkuk kopling yang mengalami aus. Jika bagian tersebut mengalami aus, biasanya akan ditandai dengan performa mobil yang kurang bertenaga. 

Bagaimana cara mengatasi bunyi klotok klotok akibat mesin mobil aus? Cara yang paling tepat dalam permasalahan ini yaitu mengganti komponen yang sudah aus dengan komponen yang baru.

Dengan demikian, kendaraan bisa kembali berjalan normal dan bunyi klotok klotok hilang. 

Oli Mobil Belum Naik dengan Stabil

Mesin mobil yang mengeluarkan bunyi klotok klotok bisa disebabkan karena oli yang belum naik sempurna.

Gejala tersebut dapat terjadi ketika mobil dipanaskan setelah tidak digunakan dalam waktu yang lama, misalnya 1 minggu lebih. 

Perlu Anda ketahui bahwa oli mobil bisa mengalir dengan stabil pada seluruh partisi mesin dengan bantuan komponen yang bernama pompa. Pompa tersebut hanya bisa bekerja secara optimal ketika mesin mobil dinyalakan.

Oleh karena itu Anda tidak perlu khawatir kalau memang penyebab bunyi klotok klotok adalah oli mobil yang belum naik. Anda bisa mengatasi masalah tersebut dengan menghidupkan kendaraan selama beberapa menit sebelum dijalankan. 

Baca Juga : Mika Lampu Mobil Rawan Kusam Saat Musim Hujan, Ini Penjelasannya

Ketika oli sudah naik, bunyi klotok klotok akan otomatis menghilang juga. Akan tetapi jika bunyi masih berlanjut, maka Anda harus segera membawa mobil ke bengkel untuk diperiksa oleh ahlinya.

Celah Katup yang Mengalami Pelebaran

Celah katup yang dimaksud disini adalah jarak antara batang katup dengan komponen rocker arm yang fungsi utamanya adalah untuk memberikan ruang jika ada komponen logam yang mengalami pemuaian saat mesin bekerja.

Jika celah katup terlalu lebar atau kendor, maka risiko komponen ini akan mengalami pemuaian  menjadi lebih cepat.

Jarak aman antara celah katup agar tidak mengalami pemuaian sekitar 0,3 mm. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari menyetel celah dalam keadaan terlalu lebar untuk mencegah rocker dan batang arm berbenturan. 

Bantalan Poros Engkol Sudah Usang atau Mengalami Aus 

Poros engkol atau yang biasa disebut dengan crankshaft merupakan komponen di dalam mesin mobil yang berfungsi untuk menggerakan piston agar gerakannya bisa memutar. 

Halaman 1 2 3 4 Tampilkan Semua

Berita Lainnya