Tips & Trik

Tips Meningkatkan Umur Rantai pada Motor

PUBLISHED DATE : 26 Juni 2023

Rantai Sepeda Motor

Rantai motor adalah salah satu komponen penting yang berfungsi untuk mentransmisikan tenaga dari mesin ke roda belakang. Namun, umur rantai dapat berkurang seiring waktu pemakaian, kondisi rantai yang tidak terawat, serta gaya berkendara yang kurang baik.

Jika kondisi rantai tidak terawat, maka dapat menyebabkan kinerja kendaraan menurun, menimbulkan suara yang tidak wajar, hingga menimbulkan risiko putusnya rantai saat berkendara. Oleh karena itu, selalu jaga kondisi rantai untuk menjaga performa motor Anda.

3 Tips Memperpanjang Umur Rantai Sepeda Motor

Cara utama untuk meningkatkan umur pakai rantai sepeda motor adalah dengan menjaga kondisinya agar tetap bersih dan optimal. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

1. Atur Ketegangan Rantai

Ketegangan rantai yang tidak tepat dapat memiliki dampak negatif pada performa kendaraan dan usia rantai itu sendiri. Sebab jika rantai dipasang terlalu kendur, risiko terlepas dari gir roda gigi akan meningkat.

Di sisi lain jika rantainya terlalu tegang, maka tekanan berlebih yang diterima oleh rantai dapat mengakibatkan rantai cepat aus serta merusak komponen lainnya. Karena itu, pastikan kondisi ketegangannya sesuai dengan rekomendasi pabrikan motor Anda.

2. Bersihkan Rantai Secara Rutin

Tips memperpanjang umur rantai selanjutnya yaitu dengan membersihkan rantainya secara rutin. Pasalnya, rantai yang kotor akibat terkena kotoran, kerak, sisa oli, atau karat dapat mengurangi performa dan meningkatkan keausan.

Sebaiknya bersihkan rantai Anda setidaknya sebulan sekali, atau bersihkan lebih sering jika Anda kerap berkendara di lingkungan yang berdebu atau lembab. Namun saat membersihkan, pastikan motor berada dalam keadaan mati.

Selain itu, gunakan pembersih rantai yang direkomendasikan atau yang dirancang khusus untuk sepeda motor. Tuangkan cairan pembersih ke sikat atau kain bersih, lalu gosok rantai secara perlahan sambil memutar roda belakang hingga bersih merata.

3. Beri Pelumas (Oli) untuk Mengurangi Gesekan

Terakhir, jangan lupa untuk rutin melumasi rantai sepeda motor Anda. Pelumas dapat membantu mengurangi gesekan antara rantai dan roda gigi, sehingga mengurangi keausan dan memperpanjang umur rantai.

Baca Juga : Jangan Langsung Gunakan Aki Baru! Ini Alasannya

Jangan lupa, gunakan pelumas yang direkomendasikan oleh produsen motor Anda atau pelumas khusus rantai sepeda motor. Pastikan seluruh bagian rantai terkena pelumas, termasuk bagian dalamnya.

Selain itu, hindari penggunaan pelumas secara berlebihan, karena dapat menyebabkan penumpukan kotoran yang lebih cepat. Kemudian setelah memberikan pelumas, biarkan rantai mengering lalu bersihkan sisa kelebihan pelumas dengan kain bersih.

Cara Memeriksa dan Mengatur Ketegangan Rantai Motor

rantai motor

Pixabay

Salah satu tips meningkatkan umur rantai sepeda motor adalah dengan mengatur ketegangan rantainya agar tetap optimal. Berikut ini langkah-langkah untuk melakukannya:

  • Persiapkan motor di posisi yang tepat. Tempatkan motor pada standar tengah di atas permukaan yang datar, lalu matikan mesin dan pastikan gigi dalam posisi netral.
  • Periksa kekenduran rantai. Untuk memulai proses pengukuran, tekan rantai ke arah atas pada bagian tengah rantai. Berikan tekanan sedang untuk memastikan kekendurannya sambil memperhatikan pergerakan rantai saat ditekan.
  • Saat mengukur pergerakan rantai, gunakan mistar atau alat pengukur lain. Tempatkan mistar sejajar dengan rantai dan perhatikan jarak antara mistar dengan rantai pada titik terdekat dan terjauh. Catat hasil pengukuran tersebut.
  • Bandingkan hasil pengukuran tersebut dengan jarak bebas yang direkomendasikan oleh produsen sepeda motor Anda, yaitu jarak antara titik terdekat dan terjauh rantai saat dalam keadaan rileks.
  • Jika pergerakannya melebihi standar, berarti rantai terlalu kendur dan perlu disetel. Untuk menyetel ketegangannya, gunakan alat yang sesuai seperti kunci pas atau kunci wrench dengan cara memutar baut penyetel pada roda belakang.
  • Jika sudah sesuai standar, uji kembali ketegangannya secara langsung dengan menggerakkan sepeda motor secara perlahan.
  • Apabila tidak ada masalah seperti rantai terlepas dari gir roda gigi atau motor tidak bisa berjalan, artinya proses penyetelan sudah selesai.

Kebiasaan Berkendara yang Perlu Dihindari untuk Meningkatkan Umur Rantai Motor

Selain menjaga kondisi ketegangan rantai, Anda juga perlu mengontrol kebiasaan berkendara agar usia pakai rantai semakin lama. Berikut ini beberapa kebiasaan berkendara yang buruk dan dapat merusak rantai sehingga perlu dihindari:

 

  • Hindari Akselerasi dan Pengereman Mendadak

 

Akselerasi dan pengereman secara tiba-tiba dapat memberikan tekanan berlebih pada rantai sepeda motor. Sebab saat melakukan akselerasi yang tiba-tiba, gaya tarikan yang kuat dapat menyebabkan rantai meloncat atau terlepas dari gir roda gigi

Begitu pula saat melakukan pengereman yang tiba-tiba, tekanan yang besar pada rantai dapat menyebabkan rantai cepat aus. Jadi,  lakukan akselerasi dan pengereman dengan halus dan perlahan.

 

  • Ganti Gigi dengan Halus

 

Selain akselerasi dan rem yang mendadak, proses pergantian gigi yang kasar atau tidak halus juga dapat menyebabkan lonjakan tekanan. Sebab jika proses ganti gigi dilakukan dengan kasar, rantai akan memperoleh beban berlebih dan cepat aus.

Untuk menghindari hal ini, perhatikan teknik pergantian gigi yang tepat. Gunakan gigi atau kopling dengan lembut dan pastikan pergantiannya dilakukan secara halus tanpa perlakuan berlebihan.

 

  • Hindari Membawa Beban Berlebih

 

Terakhir, membawa beban melebihi kapasitas kendaraan juga dapat mempercepat keausan rantai. Pasalnya, jika Anda membawa beban yang terlalu berat atau melebihi kapasitas maksimum kendaraan, rantai akan menerima tekanan yang berlebihan.

Hal ini dapat menyebabkan ketegangan rantai yang tidak seimbang dan mempercepat keausan rantai serta komponen lainnya. Karena itu, pastikan untuk mengikuti batasan beban yang dianjurkan oleh pabrikan kendaraan Anda.

Manfaat Memperpanjang Umur Rantai Motor

Dengan menerapkan berbagai tips di atas, maka umur pakai rantai motor Anda akan lebih panjang. Selain itu, Anda juga bisa memperoleh berbagai manfaat berikut ini:

 

  • Meningkatkan Performa Kendaraan

 

Rantai yang terawat dengan baik akan memberikan transmisi daya yang lebih efisien dari mesin ke roda. Ketegangan yang tepat juga akan memastikan transfer tenaga yang lancar, meminimalkan kehilangan tenaga akibat gesekan yang berlebihan

Baca Juga : Ini Kebiasaan yang Membuat Cat Mobil Rusak

Dengan demikian, Anda akan merasakan akselerasi yang lebih baik, respons yang lebih cepat, dan pengendalian yang lebih stabil saat berkendara. Sehingga, performa kendaraan akan terasa lebih maksimal.

 

  • Mengurangi Resiko Kerusakan Komponen Lain

 

Rantai yang terlalu kendur maupun terlalu kencang dapat menyebabkan gesekan berlebih pada gir roda gigi dan poros roda. Hal ini dapat mengakibatkan keausan pada rantai maupun komponen sekitarnya.

Termasuk komponen roda gigi, poros roda, dan sistem transmisi. Jadi, memperpanjang umur rantai motor juga bisa membantu memperpanjang umur pakai komponen-komponen penting lainnya.

 

  • Menghemat Biaya Perawatan Jangka Panjang

 

Perawatan rutin dan pemeliharaan yang baik akan membantu menghemat biaya perawatan jangka panjang. Rantai yang terawat akan mengurangi risiko kerusakan dan aus, sehingga Anda tidak perlu mengganti rantai secara terlalu sering.

Selain itu, pemeliharaan rutin juga membantu mendeteksi masalah pada rantai menjadi kerusakan yang lebih serius, sehingga Anda dapat mengambil tindakan pencegahan lebih cepat.

Terakhir, perawatan rantai yang baik juga dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat berkendara. Jadi, perpanjang umur rantai Anda dengan melakukan servis rutin. Kini, Anda bisa memesan layanan servis secara online di bengkel Suzuki melalui halaman berikut!

Berita Lainnya

Ertigaa1

Mengapa Harus Memanaskan Mobil?

Tidak memanaskan mobil setiap hari memang tidak menimbulkan resiko kerusakan pada kendaraan kesayangan Anda. Namun kegiatan memanaskan mobil tetap perlu dilakukan meskipun tidak se...

selengkapnya