Tips & Trik

Syarat, Cara dan Biaya Mutasi Motor Tanpa Calo

PUBLISHED DATE : 26 Oktober 2020

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/118822948_s.jpg

Bagi pemilik kendaraan bermotor mungkin istilah mutasi sudah tidak asing lagi. Mutasi pada dunia otomotif sering kali disebut dengan pemindahan identitas pemilik secara administratif saat pemiliknya berpindah domisili.  Prosedur ini pada dasarnya cukup mudah dan biaya mutasi motornya pun tidak banyak.

Namun, kebanyakan orang cenderung tidak suka ribet saat mengurus administrasi seperti ini. Anggapan orang yang tidak mau ribet ini sering digunakan sebagai alasan untuk melakukan mutasi kendaraan melalui jasa calo. Padahal Anda bisa melakukannya sendiri dengan mudah tanpa calo dengan cara berikut.

Prosedur Mutasi Motor

64202563_s

Baca Juga : Memahami Kapasitas Maksimal Sokbreker Sepeda Motor

Saat mengurus berkas administrasi perpindahan domisili kendaraan bermotor atau sering juga disebut mutasi kebanyakan orang memang tidak sabaran.  Mutasi motor ini sebenarnya memang butuh waktu yang cukup panjang, namun tidak begitu rumit.

Nah, jika Anda ingin melakukannya sendiri, pastikan mengetahui prosedurnya secara jelas terlebih dahulu. Dalam hal ini, ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan terlebih dahulu. Berikut beberapa langkah yang harus dilakukan pemilik kendaraan saat mengurus mutasi motor:

  • Melengkapi Berkas-berkas

Prosedur pertama yang harus dilakukan saat mutasi motor adalah melengkapi berkas-berkas. Sebelumnya perlu diketahui bahwa pengurusan berbagai macam jenis berkas administrasi seputar kendaraan harus dilakukan di kantor SAMSAT di daerah setempat supaya sah secara hukum.

Baca Juga : Ini Bahayanya Memakai Peninggi Shock Breaker Sepeda Motor

Cara mutasi motor yang paling dasar adalah melengkapi berbagai berkas yang diperlukan untuk balik nama kendaraan. Kelengkapan berkas ini perlu disiapkan jauh-jauh hari karena proses mutasi hanya bisa diproses setelah berkas masuk semuanya.

Berkas yang dibutuhkan untuk balik nama kendaraan ini diantaranya STNK asli dan hard copynya. Perlu juga disiapkan BPKB kendaraan yang asli beserta hardcopynya. Jika pemilik berubah, pemilik baru kendaraan juga harus menyiapkan data diri pribadi mulai dari KTP sampai kwitansi tanda beli kendaraan.

Pada saat mengurus mutasi, pemilik kendaraan harus menyiapkan materai 6000 untuk melengkapi kwitansi pembayaran supaya dianggap legal. Jika seluruh persyaratan ini sudah dipenuhi, maka selanjutnya mutasi bisa segera dilakukan dan Anda bisa mulai melanjutkan ke langkah berikutnya.

  • Mengecek Kelengkapan Kendaraan

Baca Juga : Begini Teknik Tepat Pengereman Motor di Kecepatan Rendah

Setelah berkas dipastikan lengkap, pemilik harus siap ke proses selanjutnya yaitu pengecekan kondisi fisik kendaraan di SAMSAT daerah masing-masing. Pada saat melakukan pengecekan ini biasanya lembaga akan memungut biaya sebesar 30 ribu rupiah sebagai bentuk pajak administrasi.

Pengecekan fisik kendaraan yang dilakukan mulai dari mengecek nomor mesin dan rangka kendaraan. Setelah di cek keaslian perangkat kendaraan, hasilnya bisa langsung dimasukkan ke loket antrian balik nama kendaraan beserta berkas-berkas yang sudah disiapkan sebelumnya.

Pengecekan kelengkapan komponen kendaraan ini berguna untuk mencegah penipuan dengan menjual barang curian berkedok kendaraan second. Hal semacam ini akan mudah diminimalisir jika pemilik cermat dan segera melakukan tindakan mutasi setelah melakukan transaksi jual beli kendaraan.

  • Pelayanan Mutasi

Tahap berikutnya setelah berkas-berkas untuk persyaratan masuk, petugas akan melakukan pemeriksaan sekaligus melegalisirnya secara resmi. Tahap ini biasanya berlangsung agak lama karena pemilik kendaraan harus mengantri menunggu giliran namanya dipanggil.

Ketika sudah dipanggil, berkas yang sudah dilegalisir akan dikembalikan dan bisa diserahkan ke bagian pelayanan mutasi. Pada tahap ini pemilik kendaraan biasanya diarahkan untuk mengisi formulir pendaftaran pelayanan mutasi kendaraan.

Petugas administrasi layanan mutasi akan secara langsung meminta pemilik kendaraan menunjukkan berkas-berkas yang sudah disiapkan sebelumnya. Setelah pengisian formulir dan pengecekan ulang berkas ini, Anda bisa langsung menunggu verifikasi.

  • Mengambil Berkas Verifikasi

Prosedur selanjutnya yaitu pengambilan berkas verifikasi setelah proses ini selesai. Saat mengambil berkas ini biasanya petugas akan meminta tanda bukti pembayaran sebagai bukti telah mengajukan berkas verifikasi.

Petugas akan mencocokkan struk tanda pembayaran dengan berkas yang hendak diminta. Setelah terbukti kecocokannya, petugas akan menyerahkan berkas aslinya kemudian pemilik kendaraan harus menyerahkan kembali berkas tersebut pada bagian mutasi kendaraan.

  • Mendatangi Loket

Cara mutasi motor yang selanjutnya adalah dengan mendatangi loket pengecekan kelengkapan persyaratan yang terakhir. Pada tahap ini petugas akan melihat berkas-berkas yang sudah dimintakan legalisir di SAMSAT setempat untuk antrian mutasi.

Kebanyakan loket yang disediakan ada dua macam yaitu cek fisik dan berkas. Pada saat cek fisik petugas hanya akan melihat kelengkapan berkas legalisir. Ketika berada di loket mutasi, petugas akan memberikan BPKB untuk memudahkan pemilik kendaraan melakukan prosedur berikutnya.

  • Membayar STNK

Tahap terakhir untuk mutasi motor adalah membayar berkas yang sudah dibalik nama. Biasanya saat pembayaran ini petugas akan meminta hardcopy dari BPKB. Ketika pemilik kendaraan sudah menyerahkan berkas yang diminta, petugas akan langsung memberikan STNK yang baru atas nama pemilik yang sah.

Perkiraan Rincian Biaya Saat Mutasi Motor

Kebanyakan orang menganggap biaya mutasi motor sangat mahal sehingga banyak orang yang menunda-nunda untuk membalik namakan kepemilikan kendaraan.

Anggapan seperti ini sebenarnya tidak benar karena biaya untuk mutasi motor justru sangat terjangkau. Rincian biaya yang umum dikeluarkan saat mutasi kendaraan mulai dari tahapan pertama sampai terakhir hanya sekitar seratus lima puluh ribu.

Biaya tersebut sudah termasuk fotocopy dan keperluan kecil lainnya yang harus pemilik kendaraan siapkan. Rinciannya ini dimulai dari persiapan berkas hardcopy membutuhkan biaya sekitar 5 ribu saja.

Kemudian, saat tahap pengecekan fisik petugas akan meminta biaya sebesar 30 ribu. Pada tahap berikutnya di bagian pelayanan administrasi legalisir petugas mematok tarif 75 ribu.

Pada saat mengambil berkas, pemohon juga harus menyiapkan uang kurang lebih 10 ribu untuk biayanya. Biaya lain selain pungutan-pungutan wajib tersebut adalah modal membeli materai 6000 untuk melengkapi kwitansi pembayaran kendaraan.

Syarat yang Harus Dipenuhi Saat Mutasi Motor

Ketika melakukan mutasi kendaraan, selain mengerti prosedur dan biaya yang perlu disiapkan agar tidak terburu-buru, Anda juga harus mengetahui persyaratannya. Pertama, melakukan mutasi motor hanya boleh dilakukan untuk jual beli motor secara legal saja.

Kendaraan yang dijual dengan izin yang sah biasanya dilengkapi dengan surat-surat untuk kemudahan pencatatan pajak. Beberapa kelengkapan berkas pembelian kendaraan itu juga harus disiapkan saat melakukan mutasi kendaraan.

Disini, berkas yang harus diantaranya mulai dari STNK asli dari kendaraan, BPKB motor yang sudah dibeli, data diri pemilik baru seperti KTP dan KK, serta kwitansi pembeliannya. Persyaratan-persyaratan tersebut harus dilengkapi dengan hardcopynya juga supaya kantor layanan punya salinan dokumentasinya.

Beberapa berkas persyaratan tersebut harus benar-benar milik kendaraan yang akan dimutasikan. Jika tidak, memiliki akan diberi sanksi sesuai Undang-Undang yang mengaturnya.

Berbagai persyaratan dan biaya mutasi motor yang sudah disiapkan pemilik kendaraan tersebut adalah jumlah yang murni di luar pajak. Biaya Dan langkahnya tentu akan berbeda lagi jika hal ini dilakukan bersamaan dengan pembayaran pajak kendaraan.

Sebenarnya sangat mudah bukan mutasi motor ini? Jika memang memiliki segala persyaratan dan dokumen kendaraan yang sah, biasakan untuk mengurus administrasi kendaraan secara mandiri, dan tidak perlu menggunakan calo lagi.

 

Berita Lainnya