Sistem Suspensi Mobil: Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya
10 Februari 2026
Admin
Bagikan
Pegas berfungsi menopang beban kendaraan sekaligus menyerap guncangan awal saat roda melewati permukaan tidak rata.
Komponen ini memiliki sifat elastis yang memungkinkan roda bergerak naik turun mengikuti kontur jalan. Tanpa pegas, getaran akan langsung terasa pada bodi kendaraan.
2. Shock Absorber
Shock absorber bekerja mengontrol gerakan pegas agar tidak memantul berlebihan. Komponen ini berperan penting dalam menjaga kestabilan kendaraan setelah melewati guncangan.
3. Control Arm
Lengan suspensi menghubungkan roda dengan rangka kendaraan dan memungkinkan roda bergerak secara vertikal.
Komponen ini membantu menjaga posisi roda tetap stabil saat mobil bergerak atau berbelok. Kerusakan pada lengan suspensi dapat mempengaruhi keseimbangan dan arah kendaraan.
4. Stabilizer Bar
Stabilizer bar berfungsi mengurangi kemiringan bodi kendaraan saat berbelok. Komponen ini bekerja dengan menyeimbangkan beban antara roda kanan dan kiri, sehingga mobil terasa lebih stabil saat bermanuver.
Jenis-Jenis Suspensi Mobil
Setiap kendaraan memiliki karakteristik dan kebutuhan berbeda. Oleh karena itu, terdapat beberapa jenis suspensi mobil yang umum digunakan. Berikut jenis-jenis suspensi mobil beserta penjelasannya:
1. Suspensi MacPherson Strut
Baca Juga : Jenis-jenis Klakson Mobil: Suara yang Tepat untuk Kendaraan Anda
Suspensi MacPherson merupakan jenis suspensi yang paling banyak digunakan pada mobil penumpang.
Desainnya sederhana dan ringkas karena menggabungkan pegas dan shock absorber dalam satu unit. Selain efisien dari segi ruang, jenis suspensi mobil ini juga relatif mudah dalam perawatan.
2. Suspensi Double Wishbone
Jenis suspensi mobil ini menggunakan dua lengan berbentuk wishbone yang memungkinkan roda bergerak lebih presisi.
Double wishbone umumnya digunakan pada mobil dengan performa tinggi karena mampu memberikan kestabilan dan pengendalian yang lebih baik, terutama saat bermanuver.
3. Suspensi Multi-Link
Suspensi multi-link menggunakan beberapa lengan penghubung untuk mengontrol pergerakan roda.
Jenis ini menawarkan keseimbangan antara kenyamanan dan stabilitas. Karena konstruksinya lebih kompleks, suspensi multi-link sering ditemukan pada mobil kelas menengah hingga premium.