Tips & Trik

Rem Cakram Motor: Jenis dan Cara Merawatnya

PUBLISHED DATE : 28 Januari 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/nex_cross1.jpg

Saat berkendara, mengetahui motor dalam kondisi prima sangat penting. Dalam hal ini, salah satu cirinya adalah rem cakram motor bisa berfungsi dengan baik. 

Motor sudah menjadi komoditas utama dari semua kalangan masyarakat. Saat berkendara pun, mengetahui motor dalam kondisi prima sangat penting. Dalam hal ini, salah satu cirinya adalah rem cakram motor dapat berfungsi dengan baik.

Kondisi ini perlu diupayakan oleh setiap pemilik motor agar dapat berkendara dengan nyaman. Jadi, merawat komponen ini dengan baik juga perlu untuk dilakukan. Berikut penjelasan terkait rem cakram motor dan cara merawatnya.

Apa Itu Rem Cakram?

Baca Juga : Panduan Merawat Wiper Dan Karet Jendela Mobil

Rem dalam hal ini merupakan komponen yang berfungsi untuk menghentikan laju kendaraan. Sedangkan cakram sendiri merupakan komponen yang dipasang pada bagian motor untuk dapat dioperasikan sehingga membantu rem dalam cara kerjanya.

Rem dan cakram ini nantinya akan bekerja bersama, sehingga menjadi identik disebut rem cakram. Sederhananya, cara kerjanya adalah rem nantinya akan menjepit bagian cakram sehingga roda yang berputar akan berhenti.

Lebih rincinya lagi, rem cakram ini adalah salah satu jenis sistem pengereman yang sudah banyak digunakan pada motor. Sistem pengeremannya dilaksanakan dengan metode jepit.

Jenis Rem Cakram yang Tersedia di Pasaran

Baca Juga : Aturan Mengencangkan Rantai Motor

Rem sudah menjadi kebutuhan penting bagi kendaraan. Mengingat fungsinya yang sangat vital, maka menyediakan rem yang baik perlu diupayakan. Ketersediaan rem di pasaran relatif banyak. Ini karena motor juga memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga komponennya juga perlu menyesuaikan.

Dalam hal ini, ada tiga jenis rem cakram pada motor yang sering dijumpai di pasaran. Penting bagi Anda mengetahui jenisnya agar tidak salah pilih saat membeli. Berikut di antaranya.

  • Rem Cakram Fix

Rem cakram jenis fixed atau fix umum ditemukan di bagian motor yang ber- cc kecil. Ini telah disesuaikan dengan kapasitas lajunya, yang mana motor ber- cc kecil memiliki cakram yang mini juga.

Baca Juga : Sudah Tahu? Ternyata Ini Pengertian dan Fungsi Stang Seher

Rem cakram jenis ini dapat ditemukan di pasaran dengan harga yang relatif murah dibandingkan dengan jenis lainnya. Namun, menggunakan rem fix perlu berhati-hati sebab jenis ini tidak dapat memuai maupun menyusut ketika beradaptasi dengan suhu kendaraan.

  • Semi floating

Jenis rem berikutnya adalah semi floating. Rem jenis ini biasa dipasangkan pada kendaraan yang memiliki cc 250 atau lebih.

Pada tipe ini terlihat bagian luarnya mengambang sebagai ciri utama yang mudah dikenali. Ini karena posisi cakram terpisah dengan velgnya, begitu pula bagian dudukannya.

  • Floating

Rem cakram motor jenis floating dikenal dengan jenis rem yang superior. Pasalnya, rem jenis ini digunakan untuk roda motor balap. Dari sini, sudah bisa disimpulkan bukan bagaimana kemampuan rem ini dalam kinerjanya?

Bisa dibilang rem ini memiliki harga yang mahal di pasaran, namun hal tersebut tampaknya sebanding dengan kemampuannya. Rem ini diadaptasikan dengan motor yang memiliki performa kecepatan tinggi..

Rem jenis floating memiliki keunggulan tidak penyok saat terjadi gesekan. Selain itu, daya panas yang timbul ketika laju kendaraan tinggi, akan menyebabkan timbul suhu panas yang dapat membuat rem cakram memuai.

rem_cakram_motor

Penyebab Rem Cakram Tidak Berfungsi dengan Baik

Sering ditemui kasus kecelakaan yang diakibatkan oleh rem blong. Hal ini bisa terjadi akibat rem yang bekerja tidak maksimal. Disfungsi dalam kinerja komponen motor dapat ditimbulkan oleh beberapa faktor.

Pada rem blong misalnya, berarti ada sebab yang tidak beres sehingga mengakibatkan rem tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Padahal, rem cakram dibentuk untuk kenyamanan pengemudi dalam berkendara dengan disesuaikan oleh kapasitas lajunya. Berkaitan dengan itu, ini penyebab yang mungkin terjadi.

  • Kampas Rem Yang Sudah Aus

Kondisi kampas rem juga dapat menurun seiring dengan lamanya penggunaan. Hal ini perlu diperhatikan oleh pemilik motor. Meskipun tidak menyebabkan hal yang fatal seperti rem blong, tetap saja kampas yang aus akan menurunkan performa rem.

Kampas yang sudah aus menandakan kondisinya sudah tidak maksimal. Sehingga apabila tetap dipaksa dan tidak diganti, justru akan menimbulkan kondisi yang cukup riskan.

  • Selang Rem Bermasalah

Selain kampas, rem cakram sangat dipengaruhi oleh selang remnya. Kondisi selang rem ini akan mempengaruhi daya cepat atau lambatnya rem untuk mencengkeram.

Pengendara yang suka menggunakan kendaraan dengan mode agresif dan cepat, wajib mengenakan selang rem aftermarket yang memiliki kualitas tinggi. Motor yang dikendarai dengan akselerasi tinggi dan high speed membutuhkan performa rem yang lebih baik untuk menjaga keselamatan berkendara.

Selang yang berkualitas tinggi umumnya akan memiliki kemampuan beradaptasi dengan baik dalam kondisi apapun. Ini sangat cocok untuk pengendara yang suka melaju dengan kecepatan tinggi. Untuk pengguna yang suka dengan kecepatan biasa saja, selang yang sesuai standar sudah cukup.

  • Spesifikasi Cairan Rem Yang Tidak Tepat

Cairan untuk rem juga disesuaikan dengan kebiasaan penggunaan motor maupun kecepatannya. Motor dibekali kecepatan tinggi tentu harus dibekali dengan cairan rem yang lebih berkualitas dari motor biasa.

Hal tersebut menunjukkan bahwa cairan rem juga memiliki tingkatan kualitas. Pada intinya, memilih cairan rem yang sesuai dengan jenis rem dan kapasitas kecepatan kendaraan perlu untuk diperhatikan.

Cara Merawat Rem Cakram

Penurunan performa pada motor mungkin saja terjadi karena penggunaannya yang sudah cukup lama. Semakin sering digunakan, maka perlu perhatian lebih dalam merawatnya. Ini berlaku pula untuk rem motor.

Memantau performa rem cakram agar tetap maksimal sangat diperlukan. Beberapa tips sederhana merawat rem cakram motor yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.

  • Memperhatikan Kondisi Pemasangan Rem

Agar rem dapat bekerja dengan baik, perlu pemasangan yang tepat sesuai dengan yang disarankan. Bila Anda tak cukup yakin dengan pemasangan yang dilakukan sendiri, maka membawanya ke bengkel resmi Suzuki dapat menjadi solusi terbaik.

  • Cek Minyak Rem Secara Berkala

Minyak rem memiliki peran yang cukup banyak dalam menunjang performa rem cakram. Agar rem cakram dapat difungsikan dengan baik, maka memperhatikan minyak rem wajib dilakukan.

Memeriksa kondisi minyak rem secara berkala dapat menjadi tips merawat rem dengan sederhana. Anda dapat menemukan dengan mudah dan memilih penanganan yang tepat bila dalam pemeriksaan telah menemukan kondisi minyak rem yang tidak baik.

  • Cek Kondisi Selang

Apabila minyak rem sudah berada dalam kondisi baik, maka komponen selanjutnya yang perlu diperiksa adalah kondisi selang. Ini akan mempengaruhi aliran minyak rem ke rem ketika sedang digunakan.

Hindari kebocoran selang agar tidak terjadi ketumpahan minyak rem. Sifat minyak yang licin nantinya pasti akan mempengaruhi kinerja rem cakram.

  • Mengganti Kampas Rem Bila Sudah Aus

Berbicara mengenai rem, sudah pasti bersangkutan dengan gaya gesek. Kinerja rem yang memanfaatkan gaya gesek secara langsung dibantu oleh kampas rem. Bila telah menemukan kondisi kampas yang aus, maka sebaiknya segera menggantinya.

Kampas rem memiliki peluang aus yang tinggi dalam penggunaannya. Maka dari itu, penting sekali menjaga rem agar tidak bergesekan dengan kampas yang aus. Kondisi ausnya kampas, akan membuat rem menjadi lebih licin karena gaya gesek yang ditimbulkan semakin kecil.

Berita Lainnya

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/shutterstock_306192254.jpg

Aturan Mengencangkan Rantai Motor

Rantai sepeda motor yang terlalu kendur memang bisa menyebabkan suara berisik dan tenaga mesin menjadi terasa berkurang. Karena itulah, banyak pengendara motor yang memutuskan untu...

selengkapnya