Perbedaan CBS dan ABS pada Motor, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?
19 Mei 2026
Admin
Bagikan
Dengan ABS, Anda tetap bisa membelokkan motor sambil melakukan pengereman darurat, misalnya untuk menghindari lubang atau rintangan yang tiba-tiba muncul di depan.
3. Efektivitas
Dalam hal efektivitas, CBS terbukti sangat berguna pada kondisi berkendara normal hingga kecepatan menengah, sekitar 40-60 km/jam.
Di lingkungan perkotaan yang padat dengan banyak persimpangan, CBS membantu pengendara melakukan pengereman halus tanpa perlu memikirkan teknik pengereman yang rumit.
Namun, ketika kecepatan mulai tinggi atau kondisi jalan licin akibat hujan, efektivitas CBS cenderung menurun karena sistem ini tidak mampu mencegah penguncian roda jika tuas rem ditarik terlalu kuat.
Sebaliknya, ABS justru menunjukkan efektivitas terbaiknya pada situasi darurat dan kecepatan tinggi. Di jalan basah, berpasir, atau licin sekalipun, ABS akan terus bekerja menjaga roda tetap berputar sehingga motor tidak mudah tergelincir.
Studi keselamatan berkendara menunjukkan bahwa penggunaan ABS dapat mengurangi risiko kecelakaan fatal hingga signifikan, terutama pada motor dengan kapasitas mesin besar yang biasa melaju dengan kecepatan tinggi.
4. Tujuan Penggunaan
Baca Juga : Tips Menghilangkan Jamur di Body Motor
CBS umumnya ditujukan untuk pengendara yang mengutamakan kemudahan dan kenyamanan dalam berkendara sehari-hari. Motor matik perkotaan, motor bebek, dan beberapa motor entry-level menjadi segmen yang paling banyak mengadopsi sistem ini.
Jika Anda adalah tipe pengendara yang tidak ingin repot mengatur pengereman sendiri dan lebih sering menggunakan motor untuk aktivitas jarak dekat hingga menengah, CBS adalah pilihan yang sangat masuk akal.
ABS, di sisi lain, ditargetkan untuk pengendara yang membutuhkan tingkat kontrol dan keselamatan tertinggi dalam berbagai kondisi. Motor sport, motor touring, dan adventure bike hampir selalu dilengkapi ABS sebagai standar.
5. Kondisi Penggunaan
CBS bekerja paling optimal di jalanan kering dengan kondisi lalu lintas yang tidak terlalu ekstrem. Anda akan merasakan manfaatnya saat berhenti di lampu merah, mengurangi kecepatan di jalan ramai, atau saat melakukan pengereman bertahap.
Namun, saat hujan deras atau di jalan menurun terjal, Anda tetap perlu berhati-hati karena tarikan rem yang terlalu kuat pada CBS tetap bisa menyebabkan roda terkunci, terutama roda belakang.
ABS dirancang untuk justru paling berguna di kondisi jalan yang kurang bersahabat. Permukaan basah, licin, berbatu, atau bahkan sedikit berpasir bukanlah masalah besar bagi ABS.