Tips & Trik

Penyebab Gearbox atau Transmisi Mobil Berbunyi

30 Agustus 2025

account iconAdmin

Cropped Image1756365505692

Bagikan

Gearbox adalah kotak transmisi yang berfungsi untuk mengganti gigi. Komponen tersebut dapat ditemukan di mobil manual maupun otomatis. Jadi, semua pemilik dan pengguna mobil harus memahaminya.

Sayangnya, kotak tersebut bisa mengalami kerusakan sehingga menimbulkan bunyi yang aneh. Tak perlu khawatir karena ada solusi di balik semua kerusakan tersebut. 

Penyebab dan Solusi Gearbox Berbunyi Aneh

Kotak transmisi yang memiliki kondisi baik harus bisa digunakan dengan lancar tanpa menimbulkan bunyi apapun. Sayangnya, terkadang kotak tersebut mengalami masalah sehingga muncul bunyi aneh, seperti krek krek, cetak cetak, hingga mendengung.

Bila mendengar bunyi tersebut dari komponen ini, penyebabnya harus diketahui terlebih dahulu agar bisa diperbaiki sesuai dengan kebutuhan. Berikut beberapa penyebab komponen transmisi tersebut berbunyi dan solusi yang bisa dilakukan.

1. Roda Gigi Aus

Kotak transmisi mempunyai roda agar gigi bisa berpindah dengan mulus. Sayangnya, roda yang terbuat dari logam ini bisa mengalami keausan hingga keretakan. Terkadang, gigi-giginya juga sudah rusak.

Akibatnya, kotak ini akan berbunyi kletek-kletek atau layaknya logam yang bergesekan saat digunakan. Bunyi tersebut akan semakin terdengar saat mobil berpindah ke kecepatan yang cukup tinggi, gigi dipindah, atau pada posisi transmisi tertentu.

Jika mengalaminya, Anda bisa mengganti bagian yang aus saja. Namun bila kerusakan sudah cukup parah dan menyebar ke bagian-bagian lain, Anda bisa melakukan overhaul, yaitu pembongkaran untuk memperbaiki secara menyeluruh.

2. Kekurangan Oli

Berbagai komponen gearbox dilapisi oleh oli khusus. Dengan demikian, komponen-komponen tersebut bisa bergerak secara mulus tanpa melukai satu sama lain. Namun terkadang, bagian ini bisa mengalami kekurangan oli.

Baca Juga : Apa Itu CVT? Ini Perbedaan Mobil Transmisi CVT dan AT

Secara umum, ada dua penyebab hal ini terjadi. Penyebab pertama adalah pemilik atau pengguna lupa untuk mengganti oli secara berkala. Lalu, bisa jadi terjadi kebocoran sehingga cairan tersebut merembes. Akibatnya, bunyi kasar muncul saat digunakan.

Untuk mengatasinya, Anda perlu mengganti cairan ini sesuai jadwal yang ada pada panduan buku agar tidak sampai habis. Selain itu, periksa juga apakah ada kebocoran atau tidak. Jika ada, maka segera perbaiki sebelum komponen mengalami keausan.

3. Oli Kotor atau Tidak Sesuai

Selain mengalami kekurangan, oli bisa saja tidak sesuai dengan standar pabrikan yang telah ditetapkan oleh produsen. Bila cairan tersebut terlalu encer atau kental, maka suara gesekan logam pada kotak transmisi bisa terdengar.

Di sisi lain, cairan ini juga bisa mengalami kotor akibat lama tidak diganti. Tentu hal tersebut akan mengganggu penggunaan mobil. Selain itu pada transmisi otomatis, kotornya cairan ini dapat mengganggu proses fluida hidrolik.

Maka dari itu, Anda perlu mengganti secara berkala dengan cairan sesuai standar pabrik. Bila perlu, carilah pelumas yang memang diproduksi khusus untuk mobil Anda. Dengan demikian, kualitasnya dapat tetap terjaga.

4. Bearing Rusak

Gearbox mobil mempunyai berbagai bearing atau juga disebut sebagai laher. Fungsinya adalah untuk menjaga poros transmisi agar tetap sejajar. Bagian tersebut juga bisa menjaga transmisi agar tetap berputar dengan lancar.

Namun bearing ini bisa mengalami kerusakan karena aus. Akibatnya, poros menjadi lebih longgar sehingga roda gigi tak berputar dengan presisi. Bunyi seperti ngorok atau mendengung pun akan muncul.

Bila hal ini terjadi, bearing perlu segera diganti sesuai dengan standar pabrik. Akan lebih baik lagi bila Anda menggantinya di bengkel resmi. Jika tak segera diganti, maka kerusakan akan meluas dan mempengaruhi jalannya mobil.

5. Mounting Longgar atau Pecah

Mounting berfungsi sebagai dudukan transmisi pada mobil. Tujuan keberadaannya adalah untuk menahan serta menjaga posisi transmisi agar tetap stabil. Selain itu, getaran yang dihasilkan juga bisa diredam.

Namun, dudukan ini bisa mengalami kerusakan. Akibatnya, kotak transmisi bergeser saat mesin sedang bergetar. Bunyi aneh pun bisa muncul, seperti jedug atau gluduk. Tentu hal ini akan mengurangi kenyamanan saat berkendara.

Solusi dari masalah ini adalah dengan mengganti mounting yang rusak sesuai standar pabrikan. Jangan menunggu terlalu lama karena hal tersebut bisa merusak kotak transmisi. Bahkan, masalah ini bisa mengganggu perjalanan Anda.

6. Synchromesh Rusak

Pada mobil yang menggunakan transmisi manual, ada komponen bernama synchromesh. Komponen tersebut bertugas untuk menyamakan kecepatan gigi saat perpindahan dilakukan oleh pengguna mobil selama perjalanan.

Bagian ini juga bisa mengalami kerusakan. Akibatnya, gigi susah masuk atau nyantol. Bunyi krek pun akan terdengar saat melakukan perpindahan dengan gearbox. Selain itu, transmisi juga bisa terasa mentok atau keras saat digunakan.

Bila mengalaminya, Anda perlu segera mengganti synchromesh. Tak hanya bisa membuat kotak transmisi mengalami kerusakan bila tidak diganti, perjalanan Anda juga menjadi lebih berbahaya karena ada hambatan saat mengganti gigi.

7. Masalah pada CV Joint

CV joint adalah singkatan dari Constant Velocity Joint. Komponen ini cukup penting pada mobil terutama yang mempunyai sistem penggerak roda depan. Fungsinya adalah meneruskan putaran dari transmisi ke roda sembari menjaga kecepatannya.

Bila bermasalah, bagian ini akan berbunyi cetok atau klak-klak terutama saat mobil belok atau menambah kecepatan. Terkadang, bunyi tersebut seperti terdengar dari kotak transmisi.

Tak perlu khawatir bila mengalaminya, karena Anda bisa langsung memeriksa bagian yang bermasalah. Bila memang CV joint yang mengalami kerusakan, maka segera ganti sesuai standar.

8. Masalah pada Kopling

Kopling adalah komponen yang tak kalah penting pada mobil manual. Fungsinya adalah untuk memutuskan dan menghubungkan putaran mesin ke transmisi. Jadi, mobil bisa dihentikan dan dipindahkan tanpa perlu mematikannya.

Baca Juga : Apa Itu CVT? Ini Perbedaan Mobil Transmisi CVT dan AT

Layaknya bagian lain pada mesin mobil, kopling juga bisa mengalami masalah yang menimbulkan bunyi saat pedalnya diinjak atau dilepas. Contohnya adalah release bearing yang rusak, tekanan tak sempurna, hingga plat kopling aus.

Solusi dari masalah ini adalah segera melakukan servis mobil untuk memperbaikinya. Bila kerusakan tak bisa diperbaiki lagi, maka Anda perlu mengganti kopling dengan yang baru sesuai standar.

9. Gigi Tidak Terpasang Sempurna

Seperti yang telah disebutkan di atas, kotak transmisi mempunyai komponen roda berbentuk gigi. Tentu komponen tersebut harus terpasang sempurna agar bisa digunakan dengan lancar.

Namun terkadang, pemasangannya sedikit keliru sehingga bunyi gesekan logam akan terdengar. Akibatnya, transmisi akan lebih sulit untuk dipindahkan. Berbagai bagian lain di sekitarnya pun dapat mengalami kerusakan.

Tak perlu risau jika mengalaminya karena Anda bisa membawa ke bengkel untuk membuka kotak transmisi kembali. Setelah itu, pengukuran dan penyetelan posisi gigi ulang bisa dilakukan. Dengan demikian, roda ini akan terpasang secara lebih presisi.

Jadi, setidaknya ada sembilan penyebab gearbox berbunyi aneh. Bunyi-bunyi aneh tersebut bisa menjadi tanda bahwa ada masalah pada bagian di dalam kotak transmisi atau komponen lainnya yang terhubung sehingga perlu segera diperbaiki.

Bila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, klik di sini segera. Di sana, ada juga mobil-mobil Suzuki baru yang berteknologi canggih sehingga layak untuk dipertimbangkan.

 

Sumber gambar:

loraks - https://www.shutterstock.com/image-photo/crosssection-car-gearbox-clutch-157044455

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat