Tips & Trik

Penyebab Aki Tidak Bisa Menyimpan Setrum & Solusinya

PUBLISHED DATE : 12 Desember 2021

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/127497229_s.jpg

Penyebab aki tidak bisa menyimpan setrum yang terakhir adalah kerusakan dinamo ampere karena overcharge. Kerusakan komponen ini akan membuat air aki yang diisi lebih cepat menguap. 

Otomatis kerusakan beberapa elemen aki lainnya juga akan terjadi secara berkesinambungan. Aki pun tidak dapat menyimpan setrum kembali dan kerusakan mungkin membuat Anda harus menggantinya. 

116332889_s

Solusi Aki Tidak Bisa Menyimpan Setrum

Semua penyebab aki tidak bisa menyimpan setrum sudah Anda ketahui, kini saatnya untuk mencari tahu solusi apa yang bisa dilakukan. Apakah Anda harus mengganti aki yang baru atau ada trik lain yang bisa dilakukan. 

Secara umum ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mencoba memperbaiki aki. Berikut langkahnya. 

  • Melepaskan Hubungan Arus Aki

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melepaskan semua hubungan arus aki. Penting sekali untuk melepaskannya agar Anda bisa leluasa memperbaiki tanpa harus merusak rangkaian arusnya. 

Caranya cukup dengan melepaskan dua kabel dari positif ke negatif yang tersambung. Berhati-hatilah melakukannya agar tidak terjadi arus pendek. Jika terjadi arus pendek maka akan banyak kabel yang harus diganti. 

Apabila semua sambungan sudah terlepas, keluarkan aki dari tempatnya. Kini Anda bisa mengecek secara menyeluruh. 

  • Membuka Penutup Aki 

Selanjutnya adalah membuka penutup aki dan juga penutup karetnya. Anda bisa membukanya dengan memotong tepi strip atau segel agar sedikit longgar dan hampir bisa dilepas. 

Kemudian congkel tutup sehingga terbuka secara menyeluruh. Kemudian lepaskan tutup dari masing-masing sel. Proses selanjutnya, Anda bisa mengeluarkan air aki yang lama. 

Cara mengeluarkannya harus dengan pipet atau jarum suntik. Hati-hati mengeluarkannya sampai hanya tersisa 30 hingga 40% air saja. Simpan air aki di wadah kaca karena bisa berbahaya untuk kulit. 

Pastikan juga Anda membuang air aki di tempat yang aman. Tingkat keasaman baterai bisa menimbulkan korosif. 

  • Mengisi Ulang Air Aki 

Proses selanjutnya adalah dengan mengisi air aki kembali, hanya saja Anda perlu menggunakan aki zuur bukan air aki yang biasa untuk isi ulang. Belilah aki zuur terlebih dahulu dan pastikan produknya tepat. 

Cara mengisi air aki juga bisa menggunakan pipet atau suntikan dan pastikan masuk ke lubang sel. Pengisian jumlahnya harus tepat sesuai dengan batas yang muncul berwarna putih pada masing-masing sel. 

Jika jumlahnya berlebihan justru akan merusak komponen aki lainnya mengingat aki zuur sangatlah keras.

  • Tutup Aki dan Pasang Kembali

Apabila air aki sudah diisi kembali, Anda bisa menutup kembali setiap sel. Kemudian tutup aki secara keseluruhan dan pastikan karet penutupnya sempurna. Jangan sampai ada air aki yang keluar. 

Baru setelah itu pasang kembali aki di tempat semula dan sambungkan kabel negatif dan positif yang tadi telah dilepaskan. Pastikan juga untuk tetap berhati-hati melakukannya. 

  • Menyalakan Mesin

Usai memasang aki, Anda bisa menghidupkan mesin kendaraan. Pastikan saja bahwa stasioner RPM mesin tidak ada di bawah 600 RPM. Apabila di bawah angka tersebut artinya pengisian daya belum optimal. 

Jika RPM sudah di atas 600 artinya aki sudah bisa menyimpan setrum dan Anda berhasil memperbaikinya. 

Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya